Derita Anak Tidak Diakui

Derita Anak Tidak Diakui
Surti Dan Sulis Berdebat


__ADS_3

Bab 20


Sulis sedari tadi bolak balik terus di teras rumahnya,ia menunggu kepulangan ibu dan adiknya dengan perasaan khawatir,ia takut terjadi sesuatu dengan keduanya yang tak kunjung pulang sedangkan malam telah tiba,Tak lama kemudian,Orang yang Sulis tunggu² pun tiba Sulis segera berlari untuk menolong adiknya turun dari sepeda dan langsung memeluk Sabrina karna ia rindu seminggu tidak bertemu,berdebat dan berantem dengan adik kecilnya ini.


Setelah melepaskan pelukannya ke Sabrina,Sulis segera menyalami punggung tangan ibunya.


Dilihatnya Surti kelelahan karna mengayuh sepeda,sedangkan adiknya nampak muram,perasaan tadi saat ia peluk,Sabrina tersenyum kepadanya,pasti terjadi sesuatu sama adiknya itu.


Tapi Sulis tak ingin banyak bertanya terlebih dahulu,yang penting ibu dan adiknya pulang dengan keadaan baik² saja ia sangat bersyukur.


Mereka bertiga pun berjalan memasuki rumah bersama²,ketika sampai diruang tamu Surti pun bersuara, " Sabrina sana pergi mandi nak "


" Baik Mak,Ka... Sabrina mandi dulu yah " Ujar Sabrina.


" Okey... Mandinya jangan lama² dek nanti kamu kedinginan ini sudah malam lho" Ucap Sulis.


Sabrina pun mengangguk dan segera pergi menuju kamarnya untuk segera mandi karna takut kemalaman.


Tinggallah Surti dan Sulis di sofa ruang tamu,melihat ibunya yang diam saja akhirnya Sulis yang memulai pembicaraan.


" Mak,Ada apa ? Cerita lah sama Sulis,apa Bapak tidak mau pulang "


" Mak menemukan Bapak Kamu di kampung perempuan itu,dia sedang asyik berJudi di sana Lis " Ujar Surti kesal

__ADS_1


" Bapak kan memang begitu kelakuannya dari dulu Mak,lalu apakah Emak berantem sama Bapak di sana ?"


" Yang nyamperin Bapak Kamu bukan Emak tapi Sabrina,tujuan Emak agar Bapak Kamu malu dan segera pulang tapi dugaan Emak salah " Ujar Surti.


Akhirnya Sulis menemukan jawaban dari muramnya Sabrina tadi,setelah mendengarkan cerita ibunya.


Mereka pun mulai berdebat, " Maksud Emak,Emak yang menyuruh Sabrina nyamperin Bapak dan menyampaikan pesan Emak yang menyuruhnya pulang " Tanya Sulis yang tak habis pikir sama ibunya kenapa menyuruh Sabrina,dia kan masih kecil pasti takut mendekati tempat lucnut itu.


" Mau gimana lagi,kalau Emak yang kesitu takut Bapak Kamu marahi Emak "


" Emak,harusnya Emak yang mendatang Bapak dan menyuruhnya pulang,kenapa Emak takut Bapak marah,dia kan Suami Emak jika berbuat salah Mak wajib menegur,Bapak itu sudah keterlaluan,berhari² tidak pulang " Ucap Sulis,Mendengar ucapan Anak Sulungnya Surti pun Emosi.


" Kamu tahu sendiri Lis Bapak Kamu itu keras kepala,setiap Emak mengingatkan dia yang baik² Emak selalu diancam akan di pukuli dan dikatai Cerewet,kalau Emak yang ke sana sudah pasti Bapak Kamu itu marah² " Ujar Surti emosi.


Sulis yang mendengar jawaban ibunya,ia Paham apa yang di maksud,Wajar kalau ibunya Takut sama Bapaknya,karna Sulis pun tahu betul Sifat dan Sikap Bapaknya kalau di usik.


" Yah sudah Mak Sulis mau ke dapur dulu "


" Mak juga mau membersihkan diri,ouh Iyah Lis jangan lupa sisihkan lauk dan sayur sup buat Bapak Kamu,karna Bapak ada bilang ke Sabrina kalau malam ini dia pulang " Ujar Surti setalah itu ia bangkit berdiri dan berjalan menuju kamarnya tanpa mendengarkan jawaban dari Sulis.


Sulis pun hanya bisa menghela nafas lalu melanjutkan kembali langkahnya.


Ketika sampai di dapur Sulis segera menyiapkan makan malam.

__ADS_1


Tak lama kemudian Sabrina datang dan duduk di kursi sambil memakan buah anggur. Sulis yang melihat tingkah Sabrina pun tersenyum memang kebiasaan asal comot adiknya itu tidak perna berubah.


" Ih main comot saja,disini kan ada Kakak bilang minta kek " Ujar Sulis sambil mencubit pipi Sabrina.


" Auh Kakak,tidak usah pake cubit pipi segala napa,sakit tahu kena kuku Akak,nanti kalau gores muka Sabrina jelek " Ujar Sabrina mengelus elus pipinya.


" Lebay banget si adik Akak ini,Sabrina memang jelek kata siapa cantek hahaha "


" Kata ibu guru Sabrina... " Ujarnya percaya diri.


" Serah Bina saja deh "


" Ouh Iyah Ka,Sabrina ada PR matematika bisa bantu ajarkan tidak,sebenarnya Sabrina sudah janjian sama Nita mengerjakan PR sama² tadi siang,tapi Emak tidak izinin karna cuaca panas dan nyuruh Sabrina tidur siang ?" Aduh Sabrina ke Kakaknya.


" Betul lah apa yang Emak bilang itu,otak kita itu butuh istirahat juga dek,Kita makan dulu,habis makan nanti Akak bantu Sabrina kerjakan PR "


" Yeh Akak baik deh " Ujar Sabrina yang kini sudah memeluk Kakaknya.


15 menit kemudian Surti datang dan mereka bertiga langsung menyantap makan malam bersama dengan diam dan hanya bunyi dentingan sendok dan piring yang terdengar.


Setelah makan malam selesai Sulis menepati perkataannya kepada Sabrina,ia membantu mengerjakan PR matematik adiknya,kini mereka sedang di kamar Sabrina.


Sulis dengan cermat menerangkan,mengajari cara Pembagian dan Perkalian kepada Sabrina agar mudah mengerti dan di pahami oleh adik kecilnya itu.

__ADS_1


Sorry guys baru Update lagi,dukung terus yah karya aku. ☺️☺️🙏


Selamat beristirahat ...


__ADS_2