Derita Anak Tidak Diakui

Derita Anak Tidak Diakui
Perangai Buruk Kardun


__ADS_3

Bab 16


Kardun mempunyai perangai buruk selain menjadi Bapak yang selalu pilih kasih kepada kedua anaknya,ia juga kerap Berjudi,Mabuk²an dan bermain wanita,itu menjadi kebiasaannya dari dulu hingga sekarang,dia juga suka berjudi dan mabuk²an di kampung teman²nya dari situlah Kardun bisa mengenal Diani dan menikahi wanita ibu dari anak keduanya ( Sabrina )


Surti juga tahu perangai buruk suaminya dari pertama mengenal Kardun.


Hari sudah sore dan Kardun baru keluar dari pabriknya bersama para pegawainya,ada juga pegawainya yang lembur malam ini,dia ingin pulang ketika sudah menaiki motor dan ingin menghidupkannya sahabat lamanya bernama Anton menepuk pundak Kardun,sontak Kardun pun kaget dan langsung menoleh kebelakang ternyata sahabatnya datang yang entah dari mana. Mereka pun berjabat tangan dan berpelukan.


" Hay bro mengagetkan saja,dari mana kamu ?tumben nyasar kemari " Ucap Kardun


" Aku habis ketemuan sama seseorang di warung dekat pabrik Kamu Dun makanya Aku mampir,Aku kira Kamu sudah pulang ternyata baru mau pulang yah ?"


" Iyah Aku mau pulang karna kerjaan hari ini tidak terlalu banyak bro,Kamu ketemuan dengan seseorang,siapa Ton "? Tanya Kardun penasaran


Anton Sahabat Kardun dari jamannya masih duduk di bangku sekolah dulu,mereka memang sudah lama Bersahabat,jadi Kardun tahu perangai Sahabatnya ini.

__ADS_1


" Biasa lah Dun,kek tidak tahu Aku ajjha "


" Ketemuan sama perempuan ya kau,cantek tidak,eh ngomong² jangan ngobrol disini,kita ngobrol di ruangan kerjaku ajjha yok sambil minum² kita " Ujar Kardun kepada Sahabatnya dan mereka pun berjalan bersama menuju ruangan Kardun.


Ketika sudah sampai di dalam ruangan kerja Kardun mereka duduk di sofa yang tersedia di sana dan melanjutkan obrolannya yang bertema Perempuan yang akan menjadi selingkuhan Sahabatnya itu


" Mana ada Perempuan yang jelek dekat dengan Aku dan mana mau Aku sama Perempuan jelek Dun,pastinya cantek dia,bodinya yang aduhai,bibirnya tipis warna pink alami,matanya belo,hidungnya mancung dan pipinya tembem Dun " Ucap Anton sambil membayangkan wajah Perempuan yang sedang dekat dengannya itu.


Kardun bangkit berdiri ia mengambil sebotol bir dari lemari es mininya dan dua gelas,ia membuka bir itu lalu menuangkan kedalam gelas yang sudah ia letakan diatas meja kerjanya.


Anton yang masih duduk di tempatnya menunggu Kardun menyiapkan minuman,ia pun melihat² isi ruangan kerja Sahabatnya yang terdapat bingkai Photo yang cukup besar Kardun beserta Anak Istrinya di tembok yang bercat putih tersebut dan ada juga bingkai Photo yang agak besar tapi Photo Anak Balita yang lucu dan menggemaskan Anton pun ingin bertanya ke Kardun karna ia penasaran sama Sosok Balita yang ada di Photo.


Mereka pun menyesap minuman haram itu bersamaan,Anton meletakan minumannya lalu ia menanyakan ke Kardun siapa Balita itu ?


" Bro,siapa Balita lucu yang ada di bingkai Photo itu,mukanya itu mirip seseorang tapi Aku tidak ingat bro,siapa ya " Ujar Anton sambil mengingat

__ADS_1


"Oh itu,itu Sabrina Salsabila,Anak dari Diani,Aku tidak sudi mengakui dia Anak,padahal Aku sudah menyuruhnya untuk menggugurkan kandungannya tapi Aku dengar dari Adikku pengakuan dia berbagai obat penggugur sudah dia minum tetapi gagal dan Aku juga tidak ingin Photo nya di pajang di ruangan kerjaku tapi Surti,Istriku yang memintanya,Kau tahu sendiri Aku tidak bisa menolak keinginannya "


" Ha iya Aku ingat,Aku ingat...Diani, perempuan yang Kau nikahi Siri itu kan,wih tidak nyangka Aku bro,Kau mempunyai Anak dari Perempuan itu mana cantek lagi Anaknya,Beruntung Kau bro,Jangan bicara seperti itu nanti Kau menyesal,Anak itu tidak bersalah,sayangi dia karna memang dia Anak kandungMu kan ?" Ujar Anton menasehati Sahabatnya.


Setelah mengobrol dan menghabiskan minuman,Anton pun mengajak Kardun ke tempat biasa mereka dulu berjudi,sebenarnya Kardun menolak ajakan Anton karna Surti pasti marah dan ngambek kalau tahu ia pergi ketempat dimana ia bertemu dengan Diani yang sudah menjadi mantan istrinya itu,Anton terus membujuk dengan alasan besok dia harus kembali lagi keluar kota,Kardun yang baru ketemu Anton lagi setelah 1 tahun tidak bertemu,akhirnya menyetujui ajakan Anton,mereka selama ini silahturahmi hanya lewat via telfon,karna Anton kerjanya diluar kota,yaitu kota Brebes yang terkenal telur asinnya.


Mereka pun sampai di tempat tujuan,di Jonggol sudah ramai pemain,salah satu pemain yang bernama pak Jaya melihat kedatangan Kardun dan Anton pun berdiri menyebut.


" Wih ada Bos pabrik rotan nyasar kesini,tumben kalian datang berdua setelah sekian lama tidak kesini "


" Biasalah pak Jay,Aku dan Anton sibuk dengan pekerjaan kita masing²,Kita datang kesini karna ada waktu,jadi kita kesini ingin main kartu Remi bersama kalian " Ucap Kardun


" Oh iya,Sini Dun,Ton duduk,woi kalian geser lah biar mereka bisa duduk " Pekik pak Jay kepada pemain lainnya.


Malam ini Kardun dan Anton tengah asyik bermain judi,hingga Kardun lupa mengabari Surti,sedangkan Surti dirumah menunggu suaminya di ruang tamu dengan gelisah karna handphone suaminya tidak aktif,di tengoknya lagi jam dinding yang menunjukan pukul 11 malam,sebelumnya Surti sudah menelfon Ratna salah satu pekerja suaminya,bertanya apakah Mas Kardun masih berada di pabrik tapi jawaban Ratna Bosnya itu menjelang Magrib menerima tamu laki² dan jam 7 lewat Bos dan tamunya pergi bersama,ketika ditanya lagi kemana Bos dan tamunya itu pergi Ratna bilang tidak tahu karna Bosnya tidak memberi tahu.

__ADS_1


Lanjut lagi besok yh guys,author dah ngantuk... 🥱🥱🥱


Selamat malam semuanya.


__ADS_2