
Bab 25
Disiang hari yang terik dan panas di sebuah pabrik rotan,dimana tempat lawan jenis itu bertemu kedua nyaa berpapasan lawan arah,laki² itu bernama Kardun,dia jatuh cinta pada pandangan pertama sama perempuan yang bernama Diani,tapi Diani cuek ajjha dan tidak ada kesan yang istimewa ketika bertatap muka dengan Kardun,beda halnya dengan Kardun,Kardun sangat mengagumi sosok Diani yang begitu cantik,memiliki kulit putih bersih,badan yang mungil lekuk tubuhnya bagaikan biola dan Diani masih sangat mudah tentunya.
Diani dan Kardun masih saling tatap,Diani yang menyadari langsung memutus pandangannya ke Kardun.
" Hem... Permisi " Ucap Diani,pas akan melewati laki² di depannya,karna saat ini posisinya Kardun berdiri di tengah pintu masuk pabrik,Kardun yang mendengar suara merdu Diani langsung ajjha mengajak berkenalan sosok perempuan yang ada di depannya...
" Boleh kenalan tidak nenk... " Ujar Kardun,tapi yang di tegur tidak meladeni dan hanya berlalu pergi melewati Kardun begitu ajjha...
Kardun yang merasa tak di ladenin pun berucap...
" Sombong pisan,Awas kamu yah pasti kena... "
Dari situlah awal pertemuan Kardun dan Diani.
Besoknya ketika Diani baru sampai di pabrik dan duduk di tempat dimana ia biasa packing kursi yang sudah jadi,ia di hampir sama teman satu divisi dengannya.
" Hey Ian...huuuuh pagi² begini kamu koq melamun..." Ujar teman Diani yang tiba² datang sambil menepuk pundaknya.
" Eh iyah Ju... " Ucap Diani kaget.
" Ian ada yang ingin aku sampaikan sama kamu..." Ujar Juju.
" Kamu mau menyampaikan apa Ju,apa ada yang salah sama kerjaan aku,pengawas ada negur kamu kah...?" Tanya Diani penasaran dan ada rasa sedikit khawatir...
" Bukan ian,bukan masalah kerjaan,kerjaan kamu mah bagus dan tidak ada teguran dari pengawas... " Ujar Juju
" Lalu apa Ju,,, ih kamu mah bikin aku penasaran ajjha " Ucap Diani
__ADS_1
" Itu tadi ada laki² kesini sebelum kamu dateng,dia nanyain kamu ke aku,Eh ganteng lho ian... " Ujarnya ke Diani.
" Laki² yang mana yah Ju,perasaan aku tidak ada kenalan dan deket sama laki² disini... Ah kamu mah ngadi² " Ucap Diani tidak percaya.
"Eh aku tidak ngadi² ian,beneran lho laki² itu namanya bang Kardun yaah dia kenalan sama aku namanya Kardun,terus dia ada bilang lagi sama aku,katanya tolong sampaikan sama Diani bang Kardun nyariin gitu... " Ujar Juju.
" Ouh... Laki² itu,dih ogah tidak mau aku Ju,sudah tua dia... " Ucap Diani...
" Eh jangan ngomong begitu kamu ian,nanti kalau kamu di pelet jaran goyang gimana,jangan suka menghina laki² lho,kamu mah mentang² cantik asal ajjha ngomongnya " Ujar Juju mengingatkan Diani.
" Aku tidak menghina Ju,tapi memang kenyataannya dia sudah tua... " Ucap Diani.
" Sudah ah terserah kamu ajjha ian,yang penting aku sudah menyampaikan amanah dari laki² itu ke kamu dan ouh iyah...aku ingatkan kamu yah,jangan menghina laki²,takutnya kamu di pelet jaran goyang,kalau tidak suka lebih baik jaga mulut kamu... " Ujar Juju panjang lebar ke Diani.
" Okey Ju okey...sudah sana kerja ih,nanti pengawas lihat bisa kena semprot kita " Ucap Diani sambil mendorong badan Juju dan keduanya tergelak bersama.
Kardun itu sudah menikah dengan Surti dan sudah bercerai,mereka mempunyai satu anak, perempuan bernama Sulis,status Kardun saat bertemu dengan Diani ternyata Duda.
Beberapa Minggu kemudian,Kardun dan Diani sah menikah,meski tidak mengantongi persetujuan dari Bapaknya Diani,ia tetap melanjutkan pernikahan dengan Kardun.
Laki² itu lebih peka dengan sesama laki²,mana yang baik dan tidak pasti bisa menilai...
Bapaknya Diani tahu kalau Kardun bukan laki² yang baik makanya beliau melarang anaknya menikah dengan Kardun.
Setelah menikah Kardun dan Diani tinggal di rumah Bapaknya Diani tapi cuma satu Minggu mereka tinggal di sana,karna Bapak dan suaminya sering cekcok akhirnya Diani mengajak Mas Kardun pindah dari rumah bapaknya...
Kardun dan Diani berjalan kaki dari rumah Bapaknya menuju rumah temannya kali ajjha ada rumah yang bisa di kontrak...
Kini Diani dan Kardun sedang bertamu di rumah teman Diani,temannya memberitahu Diani kalau di daerah Ciwaringin ada rumah yang di kontrakan,tanpa berlama² Diani dan Kardun pamit undur diri,mereka ingin segera ke alamat rumah yang di kontrakan tersebut,guna memastikan masih kosong atau sudah terisi...
__ADS_1
Jalan besar dari rumah temannya Diani memang cukup jauh,Diani menepi dan bersandar di salah satu pohon besar di pinggir jalan,karna ia merasa kelelahan,maklum Kardun belum mempunyai kendaraan bermotor jadi mereka berjalan kaki...
Melihat istrinya kelelahan,Kardun pun menawarkan diri mengendong Diani,lalu ia berjongkok di depan istrinya dan berkata...
" Mari naik ke punggung,Mas gendong kamu ayok... "
( namanya juga pengantin baru masih hangat²nya yah kan guys... )
Tanpa menolak atau menjawab Diani langsung naik ke punggung suaminya...
Pasutri itu melanjutkan kembali perjalanannya,dengan sang istri yang di gendong oleh sang suami,Kardun menyusuri jalanan yang becek dan berbatuan,ia tidak bisa berjalan cepat karna bukan hanya Diani yang ia gendong tapi ia juga harus membawa 1 tas jinjing berisi baju² mereka yang ia sangkutkan ke tangan kanannya...
25 menit berlalu akhirnya mereka sampai di jalan besar,terlihat tidak jauh dari tempat Kardun berdiri dengan Diani yang masih di gendong ada Jonggol,Kardun berjalan kearah Jonggol tersebut guna melepas lelah,setibanya di Jonggol itu Kardun menurunkan Diani di sana...
" Kita duduk disini yah sambil nunggu angkutan umum tiba... " Ucap Kardun sambil memijit² betis kakinya.
Diani yang melihat suaminya kelelahan ia pun mengeluarkan botol air minum miliknya dari dalam tas lalu menyodorkan botol tersebut kehadapan sang suami...
Kardun pun mengambil botol air itu dari tangan sang istri...Diani melihat suaminya tidak segera meminum air pemberiannya,ia pun berkata...
" Minum mas...mas pasti haus kan "
Setelah disuruh oleh istrinya minum,tanpa menjawab Kardun pun langsung meminum air dalam botol itu setengahnya...
" Alhamdulillah... "Ucap Diani setelah melihat suaminya selesai minum...
Kardun mendengar sang istri mengucapkan kata Alhamdulillah,ia pun tersenyum ke istrinya.
Ternyata istrinya orang yang tahu bersyukur.
__ADS_1
Bersambung...😄😄😄
Jangan lupa like dan dukung terus yah guys karya aku...maaf baru sempat update,karna seharian nie pergi kerumah sodara² mamah, silahturahmi.🙏🙏☺️