
Bab 26
Azan magrib terdengar berkumandang dari masjid yang di lewati oleh angkutan umum yang di naiki Kardun dan Diani,kini mereka ada di dalam angkutan umum tujuan Ciwaringin,Kardun dan Diani ingin mendatangi rumah yang konon di kontrakan,syukur² belum terisi,kalau belum kan ia dan suami akan langsung bayar cash,agar mereka bisa menempati rumahnya malam ini juga...
Dari kampung temannya Diani menuju Ciwaringin setengah jam perjalanan... 30 menit kemudian mereka berdua sampai di alamat rumah yang tertulis di selembar kertas pemberian teman Diani.
Diani bingung mau tanya ke siapa,tengok kanan kiri tidak ada orang yang lewat,di kampung kalau sudah masuk magrib memang tidak ada orang yang keluyuran,makanya sepi,sedangkan dirinya dan Kardun sudah di depan rumah yang ada tulisan di-kon-trak-an,keduanya tidak tahu siapa yang punya rumah ini,hingga keduanya kebingungan karna tidak ada orang yang bisa mereka tanyai,Kardun dan Diani akhirnya lebih memilih menunggu di pelataran rumah itu dan tak lama kemudian ada seorang bapa² lewat yang roman²nya mah dari masjid dilihat dari pakaian yang bapa itu pakai,seperti peci,kokoh dan sarung ( cap Gajah ).
Mumpung ada yang lewat Kardun pun langsung bertanya...
" Assalamualaikum pak...Punten mau nanya "
" Wa'alaikumsalam... Iyah nak,mau tanya apa ?" Jawab sang bapa...
" Pak kalau rumah ini pemiliknya siapa yah pak,saya dan istri ingin mengontrak rumah ini... " Ucap Kardun di sebelahnya Diani yang hanya diam ajjha.
" Ouh rumah ini...kebetulan Mas saya sendiri yang punya " Ujar bapa² itu sambil menunjuk rumah yang di maksud...
" Kebetulan ini pak saya bertemu langsung dengan pemilik rumahnya,jadi tidak usah tanya sana sini lagi atuh yah,pak kenalkan nama saya Kardun dan ini di sebelah saya istri namanya Diani " Ucap Kardun memperkenalkan dirinya dan sang istri.
" Mari nak ikut saya kerumah yang ada di sebelah sana,tidak enak kalau harus ngobrol di jalan " Ujar sang bapa sambil menunjuk rumah bercat kuning tersebut lalu beliau berjalan lebih dulu di depan...
" Iyah pak..." Ucap Kardun menggenggam tangan Diani dan keduanya berjalan mengikuti sang bapa di belakang...
Hanya berjarak 5 rumah dari rumah yang akan mereka kontrak,kini mereka sudah sampai di depan rumah sang pemilik kontrakan tersebut...
__ADS_1
" Assalamualaikum... Bu ibu,sini ada tamu Bu... " Bapa itu memanggil istrinya pas sudah di ruang tamu...
" Wa'alaikumsalam pak... Lho koq tumben belum sholat isa sudah pulang ?" Tanya sang istri sambil menyalami punggung tangan suaminya...
" Bapa lupa ada janji sama teman bapa bu,mau jenguk teman yang masuk rumah sakit,abis sholat isa nanti teman bapa kesini,jadi bapa sholat isa nya dirumah ajjha biar dia tidak menunggu lama Bu,apa ibu juga mau ikut jenguk sama bapa sekalian,,, " Ucapnya kepada istrinya ?
" Ouh yah sudah,ibu tidak ikut pak,bapa ajjha sudah sama teman bapa...Lah pak itu diluar 2 orang siapa yah " Tanya sang istri kepada suaminya...
" Aih iyah bapa lupa,Mari sini nak masuk,Bu mereka itu yang mau mengontrak rumah kita yang satunya... " Ucapnya kepada sang istri.
Kardun dan Diani pun melangkah masuk kerumah itu...
" Assalamualaikum... " Ucap keduanya barengan.
" Ah iyah bapa lupa,perkenalkan nama bapa Heri dan ini istri saya Yeni... " Ucap bapa kontrakan.
" Iyah pak bu... " Ucap Kardun dan Diani berbarengan.
" Kalian dari mana,,, ?" Tanya bu Yeni
" Kami dari kota Cirebon bu pak... " Ucap Kardun.
" Ouh hee em...rumah kami yang akan di kontrakan itu nak,ada kamar tidur 2,1 kamar tidak ada kamar mandi dalam,sedangkan 1 kamar utama ada kamar mandi di dalam,ruang tamu,ruang tengah,dapur dan kamar mandi dekat dapur... " Ucap pak Heri.
" Iyah pak bu,kami minat,kira² satu tahunnya berapa yah,,,?" Tanya Kardun.
__ADS_1
" Pertahunnya 4 juta nak "
" Baik pak,saya malam ini akan bayar lunas,apakah bisa kami langsung menempati rumahnya malam ini juga pak,,, " Ucap Kardun kepada pak Heri.
" Bisa nak,nanti kuncinya saya suruh istri yang ambilkan,tunggu sebentar yah,Bu tolong ambilkan kunci rumah itu di tempat penyimpanan kunci,dikuncinya ada gantungan Doraemon tapi kecil tolong ambilkan yang itu bu " Ucap pak Heri.
Tak lama kemudian istri pak Heri membawakan kunci yang di minta sama suaminya,pak Heri langsung menyerahkan kunci itu ke Kardun,Kardun pun menerima kunci dari sang pemilik rumah kontrakan tersebut dan ia langsung membayar cash uang sewanya satu tahun.
Pasutri itu langsung pamit kepada pemilik kontrakan setelah menerima kunci.
Sebelum mereka meninggalkan rumah pak Heri Bu Yeni berkata...
" Kalian tidak usah membersihkan lagi rumah itu,karna rumah itu setiap harinya selalu saya bersihkan,lebih baik kalian langsung beristirahat ajjha " Karna Kardun dan Diani terlihat sangat lelah...
" Iyah bu pak,terima kasih banyak..." Ucap Diani.
" Sama² nenk,ouh iyah ini ada tiker dan 1 bantal guling,bisa kalian pakai buat malam ini tidur... "
Beruntung rumah itu selalu dibersihkan sama pemiliknya jadi Kardun dan Diani tidak perlu repot² membersikan rumah yang mereka sewa.
Mereka juga sangat bersyukur karna pemilik kontrakannya memberikan tiker dan bantal guling untuk mereka tidur malam ini,besok pagi Kardun akan membeli kasur,bantal,guling,seprei,karpet,kompor,gas,piring,mangkok,gelas,sendok,garpu,pisau,baskom,kuali,panci,sutil,ember,gayung,galon air dan perlengkapan rumah tangga lainnya.
Bersambung...☕☕☕
terus dukung karya aku yah guys,maaf di sebutin semua biar rame hehehe. 🙏🤣🤭
__ADS_1