Diantara Dua Pria

Diantara Dua Pria
aku mencintaimu


__ADS_3

"Kenapa kalian begitu egois, aku melakukan ini karena aku mencintai mu!!" kata Aida dengan keras


"Kamu gila, aku punya istri dan aku sangat menyayanginya," kata Benny


"Tapi kamu bohong, saat mabuk kamu bilang jika kamu hanya mencintaiku," kata Aida yang membuat semua orang terkejut.


"Sudah, aku tak ingin mendengar mu bicara lagi, cukup mau hapus atau aku akan mengurus semua ini ke kantor polisi, karena ini adalah pencemaran nama baik," kata Benny tegas.


Itu sudah membuat panik keluarga Aida, hingga akhirnya mereka memutuskan untuk tak menggubris Aida lagi


Hingga dengan paksa, kakak Aida mengambil ponsel adiknya itu dan langsung menghapus video itu.


Dan tak membiarkan nama baik keluarganya menjadi olok-olokan warga.


Akhirnya video itu sudah di hapus, tapi sayangnya Benny tak tau jika sekarang di rumahnya sudah ada masalah yang lain.


"Ada apa mas, kenapa kesini tanpa bilang dulu, maaf ya aku tak punya camilan apapun nih," kata Nia yang merasa sedikit tak enak.


"kenapa, kamu takut, atau apa? aku kesini hanya ingin bertanya pada diriku, kenapa kamu hanya diam seperti ini saat situasi separah ini menimpamu," kata Anas yang datang bersama dengan Adi dan pak Amir.


"Anas tolong diamlah, biarkan adik mu melakukan apa yang menurutnya benar, ini rumah tangganya," kata pak Amir yang mencoba membuat putra-putranya tenang.


"Tapi pak, sepertinya aku sangat menyesal karena menyetujui pernikahan mu," kata Adi.


"tolong ... aku mohon pada kalian semua, aku tak ingin membicarakan ini, karena mas Benny melakukan hal itu saat dia mabuk, jadi itu di lakukan saat sepenuhnya sadar," kata Nia.


"tapi apa kamu baik-baik saja, bapak tak mau kamu terluka nduk, karena kami adalah putri kesayangan kami semua," kata pak Amir yang memeluk putrinya.


"Nia ... " panggil Adi yang langsung membuat wanita itu terisak di pelukan bapaknya.


Benny batu sampai rumah, dia kaget saat melihat ada dua motor yang dia kenali.


tapi nyatanya saat dia akan masuk, dia kaget melihat istrinya sudah menangis di pelukan ayah mertuanya.

__ADS_1


"kalian datang pak," tanya Benny yang melihat mertuanya itu.


"iya, bapak kangen dengan istrimu, dari mana le?" tanya pak Amir yang bersikap seperti tak ada sesuatu yang terjadi.


"kami rindu masakan istri mu, itulah kami datang kesini, lihatlah pisang goreng buatan adikku ini, uh... begitu aku rindukan," kata Anas.


"baiklah, kalau begitu saya masuk kamar dulu," pamit pria itu yang merasa atmosfer di ruangan itu tak enak


Benny memilih di kamar, Nia memastikan jika orang tua dan kakak-kakaknya tak mengatakan apapun karena dia ingin semua masalah selesai dengan baik.


akhirnya setelah berbincang dengan ketiga pria yang selalu menyayanginya itu.


mereka semua pamit pulang, dan tentu saja Benny juga mengantarkan para tamu yang datang.


Nia terlihat memeluk ketiganya sebelum pergi, dan setelah itu dia memutuskan untuk masuk kedalam rumah.


Benny tau jika istrinya itu masih marah,dan Nia memutuskan untuk tidur di kamarnya.


entahlah sepertinya sulit untuk memaafkan Benny, terlebih pria itu memang sudah menunjukkan keberpihakannya pada wanita yang pernah dia cintai itu


"terus aku harus apa, aku harus bagaimana mas, kamu terlalu melalui kesalahan fatal, mas tau demi aku bisa menikahimu, bapak ku sampai harus menentang semua keluarga kami yang ingin menjodohkan ku dengan seorang pria, dan aku tau aku istri tak sempurna karena belum bisa memiliki anak dengan mu tapi mas... apa pantas aku di perlakukan seperti ini," kata nya yang sudah tak tahan lagi.


"maaf... aku tak bisa mengontrol diri saat mabuk," kata Benny.


Nia pun hanya bisa diam saat Benny memeluknya, Benny sadar jika dia memang salah, tapi tak seharusnya bukan dia di marahi sampai seperti ini.


akhirnya Nia pun memaafkan suaminya itu. dan mereka kembali bersama dengan tenang.


sedang di rumah Dimas, pria itu sedang santai, dia tak menyangka saja jika Nia punya hati setegar ini.


pasalnya wanita itu bisa memaafkan suaminya yang sudah menyelingkuhi dirinya.


"kenapa kalian tak memaksanya pulang?" tanya Anas pada Anas yang sedang main ke tempatnya.

__ADS_1


"kau kira semuda itu, kamu tentu tau bagaimana bapak ku, dia itu sangat menyayangi Nia, jadi kami hanya bisa menasehatinya saja," jawab Anas yang selalu main ke tempat Dimas.


ya Anas dan Dimas adalah teman sekolah, dan mereka dulu tukang tawuran.


tapi Dimas selalu menjadi anak emas di sekolah karena pemuda itu memang memiliki otak pintar di banding semua temannya.


sedang Anas adalah murid yang selalu menjadi ketua dalam semua jenis olahraga.


Dimas masih belum bisa ikhlas sebenarnya atas pernikahan Nia, terlebih saat dia tau afik sepupu jauhnya itu sengsara.


dia bertekad akan mengambil Nia dari tangan Benny bagaimana pun caranya,


toh dia juga tak kalah kaya Dati Benny sebenarnya, dia sudah memiliki rumah sendiri dan kendaraan juga mentereng, belum lagi pekerjaan yang sudah sangat baik dan bisa di bilang mapan.


dia juga punya beberapa ruko di kota yang di sewakan, itu investasi besar.


jadi dia pun tak kalah dari Benny dari segi materi, di tambah dia juga memiliki tubuh sehat dan adik yang normal


Aida masih tak bisa terima, dia yakin jika hubungan antara Benny dan istrinya pasti sudah hampir selesai.


dia harus melakukan sesuatu agar hubungan itu sepenuhnya hancur, dan dia bisa memiliki Benny.


jadi dia membeli beberapa obat yang dapat membuat seseorang menjadi tak sadarkan diri.


dan untuk menentukan waktu yang pas, dia memikirkan saat ini Benny masih libur.


sedang Nia ini selalu sibuk dengan pekerjaannya, jadi dia punya banyak waktu.


keesokan hari, seperti biasa Nia berangkat kerja ke pabrik, sedang suaminya masih di rumah karena beberapa alasan dia masih belum kembali untuk ikut semua usahanya.


Nia kini mulai memikirkan sesuatu yang mungkin harus mulai dia lakukan, "ada apa Nia, dari tadi kamu murung begitu?"


"sebenarnya mbak aku ini bingung, aku rasa aku seharusnya, mulai memiliki beberapa investasi sendiri yang suamiku tak tau, aku takut jika amit-amit dia melakukan kesalahan, dan aku tak memiliki apapun kan gak lucu, padahal aku ini bekerja juga tanpa henti," terang Nia yang memang satu kantor dengan Lusi.

__ADS_1


"kebetulan nih, ada teman kemarin nawarin ruko untuk di jual, jika kamu mau kamu bisa melihatnya dan kalau cocok kamu bisa beli dan buka toko Frozen food loh," kata Lusi.


"ide bagus," jawab Nia.


__ADS_2