Diantara Dua Pria

Diantara Dua Pria
aku menyesal


__ADS_3

"tidak Nia, jangan lakukan itu aku tak ingin berjauhan dengan mu, karena aku tak bisa hidup dengan mu," kata Benny menahan lengan Nia.


"maafaku tak mau berbagi suami, terlebih dengan Wanita murahan, lagi pula kamu selalu tak bisa membuat ku puas, jadi kamu bisa memuaskan wanita mu itu," kata Nia yang menghempaskan tangan Benny


"apa maksud mu dengan aku tak pernah bisa membuat mu puas?" tanya Benny marah.


"itu kenyataannya, karena aku selalu saja kecewa saat bersama mu, dan jika wanita itu memujimu karena permainan ranjang mu, bukankah kalian bertindak gila sekali," kata Nia yang membungkam semua orang


"kamu itu wanita hina, bagaimana bisa kamu membongkar aib suamimu sendiri," marah Aida yang membuat Benny terdiam.


"lihatlah, bahkan kamu saja mengakuinya," kata Nia.


"aku takkan menceraikan mu Nia, dan Aida aku sudah memberi mu apa yang di inginkan, sekarang aku memilih istriku," kata Benny mengandeng tangan istrinya.


"tidak bisa, bagaimana bisa kamu melakukan itu, aku sedang hamil," kata Aida yang membuat ibu dari Benny sangat senang.


sedang itu berbanding terbalik dengan Nia yang memang tau semuanya,"sudahlah jangan di bahas lagi, semuanya saya mohon biarkan kami menyelesaikan masalah ini, dan jika memang mereka sudah menikah, hubungan ini tak salah," jawab Nia.


"baiklah mbak Nia, tapi sebisa mungkin lebih baik segera resmikan karena mereka sudah sering melakukannya di rumah." kata pak RT.


Nia mengangguk, ternyata Benny benar-benar sudah selama ini menghianati durinya.


"sudah puas jadi tontonan bukan, ayo masuk kita bahas di dalam dan aku ingin semua di bagi sesuai dengan adil, jika tidak ingin aku mengambil semuanya secara paksa," kata Nia yang tak ingin kembali pada suaminya.


tapi hanya ingin membahas harta yang di miliki Benny selama menikah dengan dirinya.


Aida kini pendukung kuat yaitu ibu dari Benny, ya wanita itu berbalik mendukung selingkuhan suaminya saat wanita itu bilang sudah hamil.


"kita harus tetap pisah, aku tak ingin melihat kalian seperti ini, jadi aku akan membawa semua harta atas namaku, karena sesuai perjanjian kita kamu yang melakukan kesalahan," kata Nia.

__ADS_1


"ternyata kamu serakah, bagaimana pun aku yang mencari uang, gaji mu bahkan tak ada separuh gajiku," kata Benny yang mulai itung-itungan.


"itu memang benar mas, tapi kamu sudah menjual sawah di desa santren tanpa persetujuan ku untuk membiayai selingkuhan mu itu, dan satu kartu juga kamu berikan padanya, dan banyak lagi tagihan yang ibu minta aku bayarkan, jadi gaji mu itu bukan aku yang habis kan melainkan ibu dan saudara mu, dan selam kamu menikahi wanita itu, kamu sudah menjual satu sawah dan satu truk tanpa di ketahui siapapun, tapi sayangnya aku tau itu karena yang membelinya adalah partner perusahaan tempatku bekerja," kata Nia yang tak bisa di bantah.


"apa Nia, bagaimana bisa Benny menjual sawah milik ibu yang dia berikan padaku sebagai janjinya," kata Bu Sumini kecewa.


"kenapa ibu tanya saya, tanya putra ibu yang menjualnya, jadi lima dari truk itu milikku, dia sawah di desa ku adalah milik ku, dan sebuah rumah yang ada di kota itu juga milik ku, sedang kamu hanya memiliki kekayaan yang kamu bawa sebelum menikah dan dua truk tambahan dariku, karena aku tak mau kamu di depak istrimu yang gila harta ini, jadi ini kesepakatannya," kata Nia yang tak bisa di bantah oleh Benny.


akhirnya Nia pun berjalan keluar meninggalkan rumah suaminya itu, tapi dia tak langsung pulang ke rumah orang tuanya.


terlebih mereka juga sedang umrah, dan dia tak mau membuat kedua kakaknya marah dan melakukan hal yang tak di inginkan.


dia sudah dewasa jadi dia harus menjalani semuanya sendiri, Nia memilih ketempat yang tak ada seorang pun tau.


yaitu sebuah rumah sederhana di perumahan baru, rumah itu memang sengaja Nia beli untuk sekedar punya saja.


nyatanya sekarang malah menjadi tempat tinggalnya, dia menghubungi Dimas untuk meminta bantuan.


ya pria itu sedang ada di Makasar untuk melakukan pekerjaan sebagai pegawai tambang yang memang sering sekali di pindah-pindah.


malam ini Nia memilih beristirahat dengan tenang karena dia ingin besok bisa fokus mengatur semuanya.


sedang kini Aida ketakutan, pasalnya demi menyingkirkan Nia, dia berbohong tentang kehamilan.


pasalnya yang tadi di ucapkan oleh Nia adalah benar, bagaimana bisa dia hamil dengan pria yang tak bisa bertahan lama.


tapi dia tentu saja punya banyak cara untuk membuat alasan nantinya.


jadi sekarang dia boleh bersenang-senang karena dia sudah siap mengantikan Nia sebagai istri Benny.

__ADS_1


suasana hening membuat Nia sedih, kenapa pria yang begitu dia perjuangkan malah memperlakukan dia seperti ini dengan kejam.


bahkan pria itu berani berselingkuh selama ini di belakang Nia, tapi tentu saja Nia tak boleh jadi lemah.


keesokan harinya, Nia menunggu seorang pria yang kemarin sudah membuat janji bersama.


Nia kaget saat Dimas datang dan langsung memeluknya erat, "dek, ada apa hingga kamu minta pengacara?" tanya pria itu.


"semuanya berakhir mas, dia sudah menduakan aku selama satu setengah tahun, dan sejalan mereka di gerebek warga," jawab Nia.


"ternyata dia memang pria brengsek, sudah aku akan bersama mu dan mendukung mu, tapi tadi aku baru dapat kabar jika pengacara yang aku tunjuk tak bisa datang karena ada kepentingannya, maaf ya dek," kata Dimas.


"iya mas, aku tau dia pasti orang sibuk,"jawab Nia.


keduanya pun duduk berbincang, dan Dimas begitu melindungi Nia, bahkan pria itu adalah sandaran Nia untuk bisa melupakan semua kejadian buruk selama ini.


sedang di rumah Benny, pria itu mulai merasa goblok karena memilih Aida di banding istrinya, terlebih setelah dia memikirkan semalaman.


merasa aneh, dia tak bisa menemukan dimana keberadaan Nia saat ini, kenapa wanita itu tak nampak di rumah orang tuanya yang tetap sepi.


dan tak mungkin dia pergi ke rumah kedua kakaknya, jadi Benny pun mencari ke beberapa tempat dan dia ingat beberapa teman istrinya di pabrik


dia langsung menghampiri beberapa wanita yang baru datang untuk bekerja, dan salah satunya adalah Nina.


Benny mendekat, "permisi mbak Nina, bisa bicara sebentar, aku suami Nia, apa anda tau mungkin tempat singgah Nia karena kami baru bertengkar dan dia pergi dari rumah, sekarang aku mau minta maaf tapi tak tau dia ada di mana?" tanya Benny.


"kenapa tanya aku, anda suaminya,"


"tolonglah aku takut dia bisa terluka, karena dia juga tak ada di rumah orang tuanya," kata Benny

__ADS_1


"coba datang ke perumahan griya permai, mungkin dia di sana, sudah ya mas, saya harus segera bekerja,"


"baiklah terima kasih..." jawab Benny.


__ADS_2