Dikhianati Sahabatku, Kuputuskan Menggoda Ayahnya

Dikhianati Sahabatku, Kuputuskan Menggoda Ayahnya
24.


__ADS_3

Setelah kejadian di kantin, Hana terus mengalami kesialan sepanjang hari membuat perempuan itu merasa amat kesal hingga ketika malam hari mereka meninggalkan agensi, Hana tampak suntuk di dalam mobil membuat Rika tersenyum.


'Orang-orang di perusahaan benar-benar membantuku, ini benar-benar menghiburku dan aku bahkan melupakan Bagaimana pengkhianatan yang mereka lakukan terhadapku,' ucap Rika dalam hati yang entah kenapa merasa bersyukur atas semua kesialan yang menimpa Hana.


"Oh ya, besok kita kan pergi lagi perawatan ke salon yang sudah kita pesan itu, Bagaimana kalau sebelum pergi kita lebih dulu makan siang di restoran langganan kita?" Ucap Rika yang tiba-tiba saja mengingat jadwal mereka besok untuk pergi ke salon demi tampil sempurna di acara ulang tahun perusahaan AIX.


Hana yang dengar itu hanya menganggukkan kepalanya karena dia masih merasa kesal atas kesialan berturut-turut yang ia alami sepanjang hari.


Rika jelas mengerti dengan perasaan perempuan itu, tetapi dia tidak terlalu peduli dan tidak berniat untuk menghiburnya, karena apa yang dialami Hana hari ini belum setimpal dengan apa yang ia alami di malam ketika dia melihat perempuan itu bersama dengan kekasihnya sedang melakukan adegan enak-enak tepat di sampingnya yang sedang tertidur.


Jadi Rika kembali menatap keluar jendela dan menunggu mobil mereka tiba di apartemen Hana, lalu melihat Hana keluar dari apartemen diantar oleh sang asisten.


Hana lebih dulu diantar karena apartemennya yang paling dekat dengan agensi lalu yang terakhir ialah Rika.

__ADS_1


Begitu Hana sudah tidak ada di dalam mobil, sang asisten yang sedang menyetir kemudian berkata, "Apakah kau baik-baik saja?"


Rika yang mendengar itu langsung bisa mengetahui bahwa asisten itu khawatir padanya, karena pasti dia telah mendengar rumor yang tersebar luas di agensi.


"Iya, kau tidak perlu khawatir." Ucap Rika dengan santai langsung membuat sang asisten memperhatikan wajah Rika dengan seksama.


Setelah dia memastikan bahwa wajah perempuan itu memang sesuai dengan ucapannya, maka sang asisten kembali melihat ke arah depan.


"Aku benar-benar tak menyangka kalau Hana yang adalah saudaramu dari panti asuhan bahkan menjadi orang yang paling dekat denganmu malah akan melakukan hal seperti itu. Padahal kau selalu menceritakan apapun padanya dan tidak menyembunyikan apapun darinya." Ucap sang asisten yang jelas tahu bagaimana hubungan kedua perempuan itu, di mana mereka sangatlah dekat dan bahkan Rika menceritakan berbagai hal tentang hubungannya dengan Aksa pada Hana.


Namun asisten itu tidak mengatakan apapun lagi sampai akhirnya Rika tiba di apartemennya, lalu perempuan itu kemudian membuka tasnya dan menemukan bahwa Hana sudah diam-diam memasukkan kembali ponselnya.


'Kenapa dia melakukan ini? Bukankah Jika dia mengembalikan ponselku dengan cara seperti ini, maka akan sangat ketahuan bahwa dialah yang telah mengambil ponselku?' ucap Rika dalam hati yang merasa bahwa apa yang dilakukan Hana itu jelas-jelas ingin menunjukkan dan mengatakan padanya bahwa dialah yang telah mencuri ponsel itu.

__ADS_1


Rika menyalakan ponsel itu dan melihat bahwa tidak ada sesuatu yang berubah di ponselnya, hanya ada beberapa pesan teks dan juga panggilan tak terjawab dari beberapa orang-orang terdekatnya, terutama Aksa yang memang kemarin pria itu terus menghubungi Rika karena mereka hendak bertemu.


Setelah beberapa saat memeriksa ponselnya, Rika kemudian berkata, "Apakah Hana sebenarnya berusaha memberitahuku tentang hubungannya dengan Aksa? Itu sebabnya dia memeluk Aksa di tempat umum di agensi, dia juga mengembalikan ponselku secara terang-terangan."


Namun begitu, Rika tidak ingin menjaga perasaan Hana, jadi dia tidak mau memberitahu pada perempuan itu bahwa dia sudah mengetahui hubungan Hana dengan Aksa.


"Lihat saja, aku akan membuat Aksa berusaha kembali padaku lalu kau akan merasa sangat sakit hati atas apa yang terjadi." Ucapan Rika dalam hati, kemudian dia menggunakan ponselnya lalu mengirim pesan pada Aksa.


*Aku benar-benar minta maaf atas apa yang terjadi, saat ini Aku berusaha mencari cincin yang hilang itu, karena aku benar-benar menghilangkannya dan bukannya sengaja membuangnya. Aku harap kau bisa mempercayaiku sama seperti kepercayaanmu yang dulu kau berikan padaku.* Ketik Rika kemudian mengirimkan pesan itu pada Aksa.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!

__ADS_1



__ADS_2