Dikhianati Sahabatku, Kuputuskan Menggoda Ayahnya

Dikhianati Sahabatku, Kuputuskan Menggoda Ayahnya
45.


__ADS_3

Setelah selesai berfoto-foto dalam mobil, akhirnya ketiga orang itu keluar, lalu mereka pergi ke bagasi mobil untuk mengeluarkan belanjaan yang telah dibeli oleh Devian di supermarket.


"Dewi pasti akan kesulitan untuk membawa semua barang belanjaan ini, bagaimana kalau kita membantunya untuk membawakannya?" Ucap Cherry sembari menatap pamannya dengan mata berbinar-binar, berharap sekali agar keinginannya bisa dipenuhi oleh pamannya.


Devian yang mendengar itu tentu saja ingin melakukannya, tetapi mengingat bahwa akan ada banyak orang yang melihatnya ketika dia pergi ke sana, maka dia mengurungkan,0 niatnya dan menatap Cherry dengan tatapan menyesal.


"Kita tidak bisa melakukannya karena Paman akan dikenali banyak orang dan--"


"Kalau begitu Biar aku saja yang pergi membantu Dewi, karena aku bukan orang yang terkenal." Ucap Cherry langsung membuat Devian menggelengkan kepalanya.


"Tidak boleh, Kau hanya akan mengganggu Tante Rika jika kau--"


"Tidak!!!" Teriak Cherry langsung memeluk Rika dan menatap Devian dengan tatapan tajam, "pokoknya aku akan tetap pergi bersama dengan Dewi, nanti baru aku akan menyuruh ayahku untuk menjemputku."

__ADS_1


Ucapan gadis kecil itu langsung membuat Devian merasa kesal karena dia berpikir gadis kecil itu masih berusaha untuk menjodohkan Andika dengan Rika hingga dia mencari cara agar Andika bertemu dengan Rika.


'Kenapa aku jadi merasa bahwa aku kalah cerdik dengan anak kecil ini dalam mengurusi seorang wanita?' ucap Devian dalam hati sembari menghela nafas.


Rika yang melihat pertengkaran antara paman dan keponakan itu langsung menghela nafas lalu dia menggulurkan tangannya mengusap lembut rambut Cherry sambil berkata, "Cherry, kau harus menurut pada pamanmu."


Ucapan Rika langsung membuat mata Cherry berkaca-kaca, dan tentu saja dia sangat sakit hati karena berpikir bahwa Rika tidak ingin bersama-sama dengannya dan menebak bahwa perempuan itu memiliki pikiran yang sama dengan Devian, bahwa jika dia Bersama dengan Dewi Rika, maka dia hanya akan membebani perempuan itu.


Melihat wajah Cherry yang hampir menangis, maka Rika dengan cepat membawa gadis kecil itu kegendongannya sambil berkata, "hm,, Bagaimana kalau besok kita kembali lagi bertemu? Kebetulan Besok tante tidak punya jadwal, jadi kita bisa bertemu."


"Setuju!!!" Seru gadis kecil itu.


"Baiklah, kalau begitu kita akan bertemu lagi besok." Ucap Rika menurunkan gadis kecil itu dari gendongannya, lalu dia mengambil dua kantongan yang ada di tangan Devian.

__ADS_1


"Oh ya Paman, Hana mengatakan bahwa dia ingin Bunga hidup untuk dirawat di rumah sakit. Dan juga, untuk belanjaan Ini, paman tolong kirim nomor rekening Paman padaku biar nanti aku mentransferkan uangnya pada paman." Ucap Rika langsung diangguki oleh Devian.


"Kalau begitu, aku pergi dulu," ucap Rika sembari tersenyum ke arah Devian, lalu dia juga menatap gadis kecil di sampingnya sebelum beranjak meninggalkan kedua orang itu.


'Bagus sekali, kalau begitu besok aku akan bertemu lagi dengan paman Devian dengan alasan bertemu dengan Cherry,' ucap Rika dalam hati sembari berjalan senang menenteng semua barang-barang belanjaannya.


Sementara itu, Devian dan Cherry yang ditinggalkan kini langsung masuk ke dalam mobil dengan Cherry yang tetap terus menatap punggung dewinya, sementara Devian yang menatap Cherry dengan kesal.


'Gadis kecil ini, dia adalah ancaman!!!' ucap pria itu dalam hati sembari menghela nafas dan menyalahkan mesin mobilnya supaya mereka meninggalkan tempat itu.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!

__ADS_1


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....



__ADS_2