Dikhianati Sahabatku, Kuputuskan Menggoda Ayahnya

Dikhianati Sahabatku, Kuputuskan Menggoda Ayahnya
40.


__ADS_3

Rika berkata, "ah,, tapi apakah sungguh tidak merepotkan paman?"


"Tidak," jawab Devian.


"Ah,, baik. Kalau begitu aku akan segera mengirim pesan pada paman yang berisi barang-barang yang hendak kubeli." Ucap Rika lalu Rika mengakhiri panggilan telepon itu dengan mereka yang langsung memasuki kamar Hana dengan wajah yang memperlihatkan kegembiraannya.


Hana yang melihat itu langsung mengerutkan keningnya, 'Apakah dia baru saja berteleponan dengan Aksa hingga dia tampak begitu bahagia?' ucap Hana dalam hati yang merasa begitu marah memikirkan dugaannya.


💥💥💥


Namun, tentu saja perempuan itu tidak memperlihatkan kemarahannya. Dia hanya menatap Rika dengan santai dan berkata, "kau terlihat sangat bahagia, Apa yang membuatmu begitu bahagia?"


Pertanyaan Hana langsung membuat Rika mendekat ke arah perempuan itu dan berkata, "Hm, Aksa baru saja menghubungiku dan katanya dia akan datang kemari membawakan kita makanan. Apakah ada sesuatu yang kau butuhkan?"


Hana yang mendengar ucapan Rika langsung mengepal erat tangannya, dan dia berusaha mengontrol wajahnya agar tidak menjadi tegang dan memperlihatkan kecemburuannya jadi perempuan itu kemudian memaksakan sebuah senyum di wajahnya.

__ADS_1


"Ah,, bagus sekali, Kalau begitu Kau tidak akan kesepian berada di sini karena Aksa akan menemanimu. Oya, kalau tadi kau tanya apa yang ku butuhkan, maka aku ingin menanam sebuah tanaman sambil menunggu aku diperbolehkan keluar dari rumah sakit." Ucap Hana.


Rika langsung mengangguk, "baiklah, kalau begitu aku akan menyuruh seseorang untuk membelikanmu." Ucap Rika segera menggunakan ponselnya untuk mengirim pesan pada Devian.


Sementara Hana, dia menggertakkan giginya, 'Sial!!! Kupikir dia akan meminta tolong pada Aksa untuk melakukannya, sekaligus pria itu datang kemari, tapi malah menyuruh seseorang untuk melakukannya??????' kesal Hana dalam hati.


"Tapi Rika, bukankah kau bilang Aksa akan datang kemari, Bagaimana kalau dia yang kau suruh untuk membelikannya?" Ucap Hana langsung membuat Rika yang dari tadi fokus ke ponselnya kini mengangkat wajahnya menatap perempuan yang terbaring di atas tempat tidur.


'Perempuan ini dia benar-benar tidak mau menyerah jika hal itu berhubungan dengan Aksa,' ucap Rika dalam hati sembari menatap Hana dengan raut wajah bersalah.


'Apa?? Tidak mungkin!!!!' ucap Hana dalam hati sembari mengepal kuat tangannya lalu perempuan itu kemudian memaksakan dirinya untuk menganggukkan kepala.


Rika yang melihat itu langsung tersenyum senang lalu dia kemudian membawa ponselnya untuk pergi ke sofa dan mulai menulis beberapa barang yang hendak di pesan pada Devian.


'Aku akan menyuruh Paman untuk memberikan tanaman untuk Hana, Karena bagaimanapun Paman adalah Ayah angkat Hana, jadi dia pasti akan membicarakan masalah itu dengan Hana.' ucapan Rika dalam hati yang tidak mau mendapatkan kesan buruk dari Devian.

__ADS_1


Setelah mengetik pesan itu, dia kemudian mengirimkannya pada Devian lalu dia duduk sembari membaca majalah dengan sesekali melihat ke arah ponselnya, sebab Dia begitu antusias untuk mendapat balasan pesan dari Devian.


Belum ada balasan pesan untuk pesan yang ia kirim ketika pintu kamar sudah terbuka memperlihatkan seorang pria yang memasuki kamar.


Itu adalah Aksa, dia datang sembari membawa sebuah paper bag di tangannya.


"Sayang!!!" Seru Rika sembari berdiri dengan raut wajah yang tampak senang untuk menyambut pria itu langsung membuat Hana menggertakkan giginya karena rasa cemburu melihat Rika bersama dengan pria yang ia cintai.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....


__ADS_1


__ADS_2