Dikhianati Sahabatku, Kuputuskan Menggoda Ayahnya

Dikhianati Sahabatku, Kuputuskan Menggoda Ayahnya
41.


__ADS_3

Ting!


Sebuah pesan masuk di ponsel Devian, jadi pria itu langsung memeriksanya dan dia tersenyum melihat daftar belanjaan yang harus ia siapkan untuk Rika.


Jadi pria itu dengan cepat mengambil jasnya, lalu dia kemudian keluar dari kantor untuk pergi berbelanja.


Dia berkeliling-keliling di supermarket sembari mendorong kereta belanjaannya dan mencari barang-barang yang dipesan oleh Rika lalu memasukkannya ke dalam kereta belanjaan.


Drrrttt... Drrrttt... Drrrttt...


Di tengah perbelanjaannya, ponselnya bergetar, jadi pria itu menghentikan langkah kakinya dan mengambil ponselnya.


'Kenapa lagi dia menelpon?' kesal Devian dalam hati melihat nama Andika yang tertera di ponselnya karena dia merasa bahwa pria itu selalu mengganggunya di saat yang tidak tepat.


Tetapi, karena mengingat bahwa pria itulah yang sudah membantunya hingga dia bisa berbicara beberapa menit dengan Rika, maka Devian akhirnya menghela nafas lalu mengangkat panggilan telepon itu.


"Ada apa?!" Tanya Devian dengan Ketus sembari meneruskan mendorong kereta belanjaannya.


Saat itu, ada seorang anak kecil yang bersama dengan ibunya bercakap-cakap tentang apa yang harus mereka beli.


"Ibu,, Ayo beli yang ini!!!"

__ADS_1


"Tidak!!! Itu tidak bagus untuk kesehatan, kau beli mainan saja, jangan membeli makanan instan!!!"


"Tapi Bu, paman itu juga membelinya," ucap pria kecil itu menunjuk Devian.


"Ibu bilang tidak!!!"


Percakapan ibu dan anak itu langsung didengar oleh Andika dan pria diseberang telepon itu mengerutkan keningnya.


"Kau dimana?" Tanya Andika yang merasa aneh dengan pikirannya sendiri di mana dia menduga bahwa saat itu Devian sedang berada di sebuah pusat perbelanjaan.


"Aku di supermarket, ada apa?" Tanya Devian dengan santai sembari melirik ke arah kiri dan kanannya untuk mencari wafer yang dipesan oleh Rika.


"Apa yang kau lakukan di supermarket?" Tanya Andika begitu penasaran.


Pertanyaan itu langsung membuat Devian mengerutkan Keningnya, "Memangnya apa lagi yang dilakukan orang kalau pergi ke supermarket selain berbelanja?" Ucap Devian dengan ada suara kesel sembari terus mendorong kereta belanjanya.


"A,, apa?!!!! Kau,, berbelanja di supermarket?!" Tanya Andika tak percaya.


"Hm! Aku tutup teleponnya karena aku harus cepat-cepat berbelanja!!!" Ucap Devian kemudian menutup panggilan telepon itu lalu dia kembali melihat daftar belanjaan yang harus ia cari.


Beberapa kali, ponselnya masih berdering memperlihatkan nama memanggil adalah Andika, tetapi Devian terus mengabaikannya dan hanya merijek panggilan itu sembari terus mencari barang-barang yang harus ia beli untuk Rika.

__ADS_1


Setelah selesai berbelanja, ia kemudian membayar barang belanjaannya lalu dia keluar dari supermarket Untuk mengantarkan belanjaan itu ke rumah sakit ketika dia terkejut melihat Cherry berlari menghampirinya.


"Paman!!!!" Teriak gadis kecil itu langsung membuat Devian terkejut dan membawa gadis itu kepelukannya sembari mencari ayah dari gadis kecil itu.


"Aku titip anakku dulu," ucap Andika yang berdiri tak jauh dari Devian lalu pria itu segera menaiki mobil dan melesat meninggalkan Devian yang belum sempat berkata apapun.


Devian hendak pergi untuk menemui kekasihnya, tetapi sekarang harus membawa seorang gadis kecil yang mungkin akan dikira oleh Rika bahwa gadis kecil itu juga adalah anaknya!!!


"Paman, ayah bilang Paman akan menjagaku seharian ini. Aku sangat senang bersama dengan paman!!!" Ucap Cherry dengan suara yang begitu gembira sembari memeluk leher Devian membuat Devian tidak tega lagi untuk menyakiti hati gadis kecil itu seperti yang ia lakukan tadi siang.


Devian menganggukkan kepalanya lalu dia kemudian membawa gadis kecil itu mengendarai mobil ke arah rumah sakit di mana Hana sedang dirawat.


'Aku harap Rika tidak akan salah paham dengan gadis kecil yang ke bawah ini.' ucap Devian dalam hati sembari menoleh ke arah gadis kecil di sampingnya yang mana Cherry sedang menikmati salah satu cemilan yang dibeli Devian di supermarket.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....


__ADS_1


__ADS_2