Dikhianati Sahabatku, Kuputuskan Menggoda Ayahnya

Dikhianati Sahabatku, Kuputuskan Menggoda Ayahnya
60.


__ADS_3

Setelah makan malam mereka disajikan di atas meja, maka keduanya makan sambil bercakap-cakap meski percakapan mereka tidak jauh dari bisnis Devian yang sangat membuat Rika begitu ingin tahu tentang segala sesuatu yang menyangkut pria itu.


Sehingga dia yang tak tahu apapun tentang bisnis tiba-tiba saja kepikiran untuk membuat alasan mempelajari bisnis agar dia bisa terus berbincang-bincang dengan pria di depannya.


"Oh ya, sayangku, kemana kita akan pergi besok?" Tiba-tiba tanya Rika langsung membuat Devian tersentak di tempatnya karena tak menyangka perempuan itu benar-benar akan mengatakan sayangku.


Jadi jantungnya kembali berdegup amat kencang lalu dengan segenap tenaganya dia berusaha tetap bersikap santai dan melemparkan senyumnya pada Rika.


"Aku sudah mengirimkan jadwal kita padamu, apakah kau belum membacanya?" Tanya Devian.


Dengan lembut, Rika menggelengkan kepalanya sambil berkata, "aku belum sempat mengeceknya."


Mendengar itu, maka Devian kembali lagi tersenyum dan Dia berkata, "pertama kita akan pergi ke pantai yang ingin kau kunjungi, dan setelah itu kita akan menaiki kapal menuju pulau untuk melakukan snorkeling di sekitar pulau itu untuk melihat keindahan terumbu karangnya.


"Pada sore harinya kita akan pergi menara tertinggi di kota G lalu kita akan menikmati pemandangan matahari terbenam dari menara itu. Malam harinya kita akan makan malam di restoran xx sekaligus menikmati keindahan bawah laut." Ucap Devian menjelaskan rencana mereka untuk keesokan harinya.

__ADS_1


Suara Devian tidak pelan dan tidak terlalu keras juga, tetapi sang wartawan yang sudah menggunakan alat untuk memperjelas percakapan seseorang langsung mendeteksi semuanya itu dan dia benar-benar bersemangat untuk mengikuti kedua orang itu Di keesokan harinya.


'Aku yakin, saat ini para wartawan sudah datang ke kota G untuk berebut mendapatkan kencan mereka berdua, tapi sayang sekali aku sudah lebih dulu mengetahui semuanya, jadi akan mudah untukku mengikuti mereka besok.' ucap wartawan itu dalam hati yang jelas tahu bahwa percintaan konglomerat seperti Devian pastilah sangat digandrungi gosipnya oleh para wartawan.


Terlebih, sekarang sedang panas-panasnya kekasih dari pri itu dikabarkan sebagai orang ketiga dalam hubungan sahabatnya sendiri, hingga membuat berita Devian dan Rika menjadi semakin populer untuk diberitakan.


Maka setelah makan malam selesai, Rika dan Devian meninggalkan restoran hotel dengan saling bergandengan tangan dan berjalan mesra memasuki lift.


Sementara sang wartawan, dia langsung meninggalkan restoran itu dan kembali ke kamarnya, lalu menyiapkan kamera dengan resolusi tingkat tinggi untuk mengawasi kamar Devian dan Rika agar dia mengetahui apapun yang dilakukan oleh sudah pasang kekasih itu di dalam kamar mereka.


Sementara di kamar yang diawasi oleh wartawan itu, Rika menatap Devian, "Ada wartawan yang mengawasi kita dari kamar lain Di tempat ini, Bagaimana kalau kita membuat adegan mesra di balkon untuk memperkuat dugaan terhadap hubungan kita?" Ucap Rika langsung membuat Devian tersenyum menganggukkan kepalanya, karena Tentu saja dia tidak akan pernah menolak apapun yang akan dilakukan Rika padanya termasuk beradegan mesra-mesraan!!


Maka setelah mendapatkan persetujuan dari Devian, Rika kemudian memesan anggur ke kamar mereka lalu keduanya berakhir di balkon sambil menikmati anggur di gelas mereka masing-masing.


Balkon yang menghadap ke pantai itu langsung membuat Rika merasa sangat senang dan dia berdiri membiarkan Devian merangkulnya dengan mesra dan dia terkejut ketika dia merasakan sebuah sentuhan di puncak kepalanya.

__ADS_1


'Oh Astaga, Apakah sentuhan itu adalah sentuhan yang tak sengaja ataukah dia sengaja menciumku?' ucap Rika dalam hati sembari menelan air liurnya dan dia merasakan jantungnya berdegup amat kencang.


Karena merasa bahwa suasana hatinya sangat sulit untuk dikendalikan, maka dia kemudian meneguk anggur dalam gelasnya sampai habis lalu dia menatap Devian sambil berkata, "sayang, bolehkah aku tambah anggurku?"


Devian yang melihat pipi gadis itu sedikit memerah ingin menghentikannya minum anggur, tetapi ketika dia kembali ingat Bagaimana gadis itu menyatakan cinta padanya ketika sedang mabuk, maka Devian kemudian mengambil botol anggurnya dan menuangkan segelas anggur untuk Rika.


Setelah itu, mereka kemudian berdiri bersama dengan Devian yang membela-balai rambut Rika hingga membuat Rika menjadi semakin tidak tenang.


Perempuan itu berusaha menguasai dirinya sendiri, tetapi begitu sulit untuk melakukannya hingga dia akhirnya meminum terus anggurnya sampai anggur dalam gelasnya sudah habis, lalu perempuan itu mulai merasakan panas di sekujur tubuhnya.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....

__ADS_1



__ADS_2