
Di sebuah restoran bawah laut, di dalam sebuah tabung raksasa yang adalah ruang restoran, Devian dan Rika duduk bersama menikmati makan malam mereka sambil sesekali melihat keluar menikmati pemandangan ikan-ikan yang bergerak bebas di balik kaca tebal yang melindungi mereka.
"Ini adalah makan malam terbaik yang pernah kulakukan sambil memandangi ikan-ikan yang berenang di bawah laut dan menikmati makanan yang disajikan dengan begitu sempurna." Ucap Rika dengan suara yang begitu senang membuat beberapa orang yang tak jauh dari mereka Langsung menatap ke arah perempuan itu.
Bagaimanapun, sedari tadi mereka sudah memperhatikan kedua orang itu dan interaksi mereka membuat semua orang menjadi baper, apalagi mereka yang telah melihat video kemesraan kedua orang itu di balkon hotel.
Seorang wartawan yang tak jauh dari sana duduk di tempatnya sambil mengambil beberapa gambar dan pria itu sama sekali tidak menyesal atas uang senilai 1000 dolar yang dia bayar untuk masuk ke tempat itu.
'Aku akan naik jabatan setelah berita ini!!!' ucap pria itu dalam hati sambil tersenyum melihat foto-foto yang ia dapatkan.
Sementara Devian dan Rika, mereka berdua terus bercakap-cakap sampai akhirnya makan malam mereka telah selesai dan keduanya pergi dari restoran itu untuk kembali ke hotel tempat mereka menginap.
"Hari ini berjalan dengan sangat lancar. Aku merasa sangat senang dan berterima kasih padamu." Ucap Rika langsung diangguki oleh Devian.
"Besok kita masih ada jadwal, jadi kita harus istirahat lebih awal malam ini supaya besok kau memiliki tenaga yang cukup untuk liburan kita." Ucap Devian langsung membuat Rika tersenyum dan entah kenapa dia tidak ingin berbicara satu kata pun pada pria di sampingnya karena dia merasa apapun yang ia katakan adalah sebuah sandiwara di mata pria itu.
Pada akhirnya, mereka semua hening dalam mobil sampai mereka tiba di hotel dan memasuki kamar hotel.
__ADS_1
"Kau mandilah dulu," ucap Devian langsung diangguki oleh Rika, lalu perempuan itu segera masuk ke kamar mandi, sementara Devian mengambil ponselnya yang sedari pagi telah dibuat dalam keadaan tidak aktif.
Pria itu mengabaikan catatan panggilan tak terjawab dari anak angkatnya dan hanya membuka internet dan melihat berita-berita yang viral hari itu, semuanya tentang dirinya dan Rika.
'Sedikitpun, agensi mereka tidak bertindak untuk masalah ini, sepertinya mereka terlalu takut untuk melakukan sesuatu,' ucap Devian dalam hati sembari memutar-mutar berulang kali video berciumannya dengan Rika, sebab Dia merasa sangat bersemangat setiap melihat video mereka itu.
'Entah bagaimana reaksi Rika ketika dia melihat video ini, Tapi aku harap dia tidak akan marah.' ucap Devian dalam hati bersamaan dengan pintu kamar mandi yang telah terbuka memperlihatkan seorang perempuan yang memakai jubah handuk.
"Paman sudah bisa masuk," ucap Rika lalu tanpa menunggu jawaban Devian, perempuan itu segera masuk ke ruang ganti dan mengganti pakaiannya.
Rika terus tersenyum sepanjang waktu dan dia benar-benar senang atas hari yang baru saja dilalui dan dia berpikir bahwa malam ini dia akan tidur dengan nyenyak karena saking bahagianya dia.
Dia menemukan ada banyak panggilan tak terjawab dari Hana, asistennya, dan dari manajernya.
Tetapi dia merasa bahwa saat itu bukanlah saat yang tepat untuk meneladeni mereka semua, jadi Rika mengabaikannya dan hanya beralih membuka internet untuk melihat berita-berita mereka hari itu.
Tiba-tiba saja, Rika melototkan matanya ketika dia melihat video paling viral hari itu.
__ADS_1
"Ini,, astaga,," wajar Rika menjadi memerah melihat video itu, terlihat jelas bahwa itu adalah dirinya yang memulai ciuman mereka.
'Gila!!! Aku benar-benar gila, aku sangat berani bertindak apapun ketika aku dikuasai oleh alkohol.!!!!' geram Rika dalam hati menyadari kebodohannya yang malam mencium Devian ketika dia sedang mabuk.
Rika membuka komentar yang ada di bawah video itu dan melihat bahwa ada banyak sekali orang yang mendukung hubungan mereka, bahkan banyak dari mereka yang menuliskan ke-irian Mereka melihat video tersebut.
'Tidak,, ini tidak benar, aku sudah benar-benar lancang terhadap Paman Devian. Tapi bagaimana aku akan meminta maaf dengan benar???' ucap Rika dalam hati yang merasa begitu malu untuk menatap Devian setelah Apa yang terjadi.
Perempuan itu membungkus tubuhnya dengan selimut sambil berpikir-pikir dalam hati, 'seharian ini dia sama sekali tidak mengungkit hal itu, ataukah saat itu dia juga sedang mabuk? Tapi itu tidak mungkin, jelas-jelas dia yang membawaku ke tempat tidur jadi dia tidak mungkin mabuk. Tapi dari video itu, aku bisa melihat bahwa Paman Devian membalas ciumanku, tapi mungkin saja Paman Devian terpaksa melakukan itu karena wartawan sedang mengintai kami.' Ucap Rika dalam hati yang benar-benar merasa malu pada dirinya sendiri, dan terlebih Dia sangat malu pada Paman Devian setelah apa yang ia lakukan.
Perempuan itu terus memikirkan kebodohannya sampai akhirnya dia mendengar suara pintu kamar mandi terbuka, hingga membuatnya berpura-pura tidur.
Dia merasakan pria itu memasuki ruang ganti, Lalu setelah beberapa saat lagi, dia merasakan pria itu sudah keluar dari ruang ganti jadi Lisa menggertakan giginya dan dia akhirnya membuka selimutnya lalu duduk di ranjang sambil melihat ke arah Devian.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!
__ADS_1
Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....