
Setelah mengambil barang di apartemennya, Rika buru-buru kembali ke rumah sakit sebab janjinya untuk bertemu dengan Cherry ialah jam 10.00 pagi setelah gadis kecil itu menyelesaikan sekolah paudnya.
Ketika dia tiba di rumah sakit dia langsung bertemu dengan asistennya yang sudah menunggunya di lobby rumah sakit, lalu kedua orang itu kemudian memasuki lift dan pergi ke kamar Hana.
Begitu sang asisten hendak membuka pintu kamar, asisten itu menahan tangannya sembari menatap ke arah Rika yang kini perempuan itu sedang melihat ke dalam kamar melalui kaca kecil yang terletak pada pintu kamar tersebut.
"Kau saja yang masuk duluan, aku akan berpura-pura datang terlambat." Ucap Rika yang tidak mau membuat kedua orang itu mengetahui bahwa dia sudah tahu segala sesuatu yang disembunyikan oleh Aksa dan Hana di balik punggungnya.
Sang asisten menghela nafas, lalu dia akhirnya membuka pintu dan masuk ke dalam ruangan dengan pura-pura terkejut melihat kedua orang yang sedang berpelukan itu.
"Ahh,," Hana langsung melepaskan pelukannya dari Aksa Karena Dia pikir tidak tepat untuk memberitahu semua orang tentang hubungan mereka.
Jadi sang asisten kemudian duduk di sofa lalu tiba-tiba saja ponselnya bergetar memperlihatkan sang manajer yang menelpon.
"Halo," ucap asisten itu mengangkat panggilan telepon dari manajer sembari melihat ke arah dua orang yang kini duduk seperti tidak terjadi apa-apa.
"Perketat penjagaan di rumah sakit, sedang ada skandal yang tersebar di media sosial!!!" Ucap Manager langsung membuat sang asisten begitu terkejut, karena tidak tahu skandal Apa yang sedang tersebar.
__ADS_1
Tetapi dia belum sempat menanyakan skandal Apa yang dimaksud oleh manajer ketika panggilan telepon itu sudah tertutup lalu asisten itu kemudian membuka media sosial dan melihat foto Aksa dan Hana yang sedang berpelukan di lahan parkir agensi mereka kini tersebar luas.
"Astaga,," ucap asisten itu bersamaan dengan Rika yang memasuki ruangan.
"Ada apa?" Tanya Rika menatap ke sang asisten yang wajahnya tampak pucat dan sangat terkejut.
"Ini,, ada berita mengejutkan di internet." Sang asisten langsung membuat Rika berjalan ke samping Aksa lalu dia tersenyum pada pria itu sembari mengambil ponselnya untuk melihat berita apa yang membuat asistennya begitu terkejut.
Ketika dia membuka media sosial, Rika berpura-pura terkejut dan tangannya gemetar memegang ponsel itu hingga terjatuh di atas ranjang, tepat di sebelah kaki Hana.
"Ada apa sayang?" Tanya Aksa sembari mengambil ponsel Rika dan langsung disuguhi dengan sebuah foto dirinya yang sedang berpelukan dengan Hana.
'Sepertinya aku tidak bisa menyimpannya lebih lama lagi, jadi mungkin ini adalah yang terbaik untuk membuat mereka lebih cepat bersatu. Dengan begini juga, aku tidak akan terbebani apapun.' ucap Rika dalam hati lalu dia menatap kedua orang di depannya yang mana Hana sudah melihat foto yang ada di layar ponsel Rika.
"Pakaian yang kalian kenakan di foto itu, Bukankah itu pakaian yang kalian kenakan ketika kita bertengkar dan memutuskan untuk putus?? Hah,, Ternyata kalian sudah merencanakan semuanya, dan benar-benar ingin putus denganku. Dasar sialan!!!" Geram Rika langsung merebut kembali ponselnya dari tangan Hatta lalu perempuan itu segera berlari keluar dari ruangan dengan air mata yang diteteskan.
Aksa yang melihat itu langsung berdiri untuk mengejar Rika demi memberikan penjelasan atas apa yang terjadi, tetapi sang asisten menghentikannya.
__ADS_1
"Kau jangan keluar, karena berita ini sudah tersebar dan para wartawan sudah mengelilingi rumah sakit ini. Biar aku yang mengejarnya." Ucap asisten itu langsung keluar mengejar Rika hingga ia menemukan Rika berdiri di depan lift.
"Bagaimana?" Tanya Rika dengan suara yang senang sembari perempuan itu menghapus air matanya yang masih berderai di pipinya karena dia pikir Aksa yang akan mengejarnya keluar, tapi ternyata pria itu Bahkan tak repot repot mengejarnya dan malah membiarkan sang asisten yang mengejarnya.
"Berita ini sudah tersebar jadi para wartawan pasti berada di rumah sakit untuk mencari informasi." Ucap asisten itu yang takut bila saja Rika nantinya terjebak di antara para wartawan.
"Ahh,, baiklah," ucap Rika yang sudah menyiapkan sebuah rencana untuk kabur dari tempat itu karena beberapa waktu setelah Hana masuk ke rumah sakit dia sudah menyiapkan ambulans palsu untuk berjaga-jaga Jika saja tiba-tiba ada banyak wartawan yang mengepungnya untuk mencari informasi tentang Hana.
"Kau yakin akan pergi?" Tanya Asisten.
"Jangan khawatir, aku sudah menyiapkan pelarianku sendiri, jadi tolong jaga mereka berdua dan pastikan kalau hubungan mereka akan terbongkar ke publik!!!" Ucap Rika langsung diangguki oleh sang asisten lalu dia melihat perempuan itu memasuki lift.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!
Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....
__ADS_1