
Waktu berlalu tak terasa sudah berjalan satu Minggu. Nyonya Rose sibuk menyiapkan orderan Billy teman nya SMA.
Ketika baru pulang dari butik baru menginjakkan kaki ke teras rumah. Mama Ujing menyambut nya. Dia menggandeng seorang wanita cantik dengan dandanan yang sedikit vulgar.
Dengan pakaian dada yang terbuka dan rok yang sangat minim.
"Hei Rose kenalkan ini Stella, dia salah satu model terkenal, lihat tubuhnya dia cantik dan seksi bukan?"
"Ya dia cantik, siapa dia ma?" sambil melirik dan wajah tidak suka.
"Dia calon mantuku dan dia pasti subur"
"Mama kan sudah berjanji bahwa aku yang akan mencarikan istri ke dua untuk Rafi!"
"Kapan? Rose ini sudah satu Minggu tidak ada tanda-tanda kau mencari nya. sebenarnya apa kamu tidak ikhlas, dan lihat Stella , Rafi pasti sangat berselera padanya!"
"Tidak Mama, Aku yang akan mencari kan istri kedua untuk suamiku"
Dengan wajah cemberut Nyonya Rose pergi meninggalkan Mama Ujing dan Stella.
"Mama jadi begitu perlakuan Rose kepadamu?"
"Kamu tenang saja Stella kamu akan menjadi Nyonya muda dirumah ini, dan apabila kamu benar-benar dapat memberikan keturunan kamulah yang akan mewarisi seluruh perusahaan nya Rafi"
"Stella tersenyum sinis dan misterius"
Tak lama terdengar suara mobilnya Tuan Rafi memasuki rumah.
__ADS_1
Mama Ujing dan Stella dengan senyum an berkembang menyambut Tuan Rafi.
"Anakku Rafi ini mama kenalin dengan calon mantu mama"
"Siapa dia ma?" jawab Rafi bingung.
"Ini Stella anak temen mama lihat dia cantik dan seksi kan, dia model juga lho Rafi"
Tanpa sungkan Stella langsung mencium pipi Rafi dan menempelkan dada nya yang sedikit terbuka ke dada Rafi.
Rafi kelihatan sedikit gusar dan jengah.
"Bukannya Rose yang akan mencarikan calon istri kedua ku ma"
"Iya Mama tahu tapi sudah satu Minggu mama belum melihat juga usaha Rose menemukan Istri kedua untuk Mu"
"Tidak apa Rafi menjelang itu kamu bisa saling berkenalan dan dekat dengan Stella. Dan untuk jaga-jaga mana tahu Istrimu tidak menemukan calon istri keduamu"
Dengan gaya genit dan manjanya Stella merangkul bahu Rafi.
"Benar Mas Rafi, kalau mas Rafi kelelahan Stella pintar mijit lho Mas. Mau yang plus-plus juga boleh" sambil mengedipkan mata.
Dengan pelan Rafi menurunkan tangannya Stella yang mulai menggerayangi dadanya.
"Semua harus izin Rose terlebih dahulu"
Mama Ujing hanya tersenyum senyum simpul.
__ADS_1
Melihat Stella merayu Tuan Rafi.
"Tidak apa Rafi kau bisa dekat dan saling mengenal dengan Stella. dan mama rasa Rose tidak akan marah"
Rafi pun meninggalkan Mama Ujing dan Stella, bergegas masuk ke kamar.
di kamar ditemui isteri nya yang sedang melihat-lihat majalah Fashion.
"Sudah pulang suami ku, apakah kamu tadi bertemu dengan Stella dibawah"
"Iya aku bertemu tadi, Mama mengenalkan nya kepadaku"
"Bagaimana menurut mu"
"Yah lumayan cantik"
"Apakah begitu mau mu dia seksi dan genit kan" Nyonya Rose kelihatan cemburu
"Hanya kamu yang aku cintai istriku" sambil memeluk Rose.
Sedangkan dilantai bawah Stella masih berbincang-bincang dengan Mama Ujing.
"Mama andaikan aku merayu dan menempel terus dengan Rafi mama menyetujui nya kan?"
"Lakukan saja Stella mama sudah bosan menunggu, rumah sebesar ini rasanya kok sepi tanpa kehadiran cucu"
"Baiklah mama aku akan melakukan segala cara agar Mas Rafi tergila-gila padaku"
__ADS_1
Stella tersenyum senyum sendiri seperti ada maksud yang tersembunyi.