Dua Pendamping

Dua Pendamping
Makan Malam Berdua


__ADS_3

Tak terasa waktu beranjak malam. Pukul menunjukkan waktu jam 7 malam. Nyonya Rose terlebih dahulu telah sampai di Restoran Cendana Indah Ia pun memesan makanan dan minuman yang sangat disukai Tuan Rafi. Selang tak berapa lama Tuan Rafi datang dengan membawa seikat bunga Mawar Merah yang sangat indah.


"Untuk mu Rose aku sangat mencintai mu"


Sambil mengecup kening Nyonya Rose dengan lembut.


Nyonya Rose pun tersenyum tapi wajahnya tetap muram.


"Ada apa istriku mengapa wajahmu muram"


Nyonya Rose pun mengeluarkan ponsel nya dan menunjukkan gambar Wa yang dikirim kan oleh Stella.


Tuan Rafi hanya tersenyum.


"Wah jadi gara-gara ini ya, kamu muram dan cemburu. Dengan Cemburu berarti Kamu masih sangat mencintai ku Istriku. Tenang saja dia Hanya wanita penggoda yang dikirim kan Mama, aku bukan pria yang mudah tergoda"


"Tapi lama-lama kamu bisa tergoda juga kan suami ku?"


"Tenang saja Istriku, Mari menyantap makan malam kita"


Tuan Rafi pun dengan mesra menyuapi Istrinya dan menggenggam tangan Isteri nya.


"Sebenarnya suamiku bukan itu saja yang ingin aku bicarakan"


"Ada apa lagi istri ku?"


Aku sudah menemukan calon istri kedua untuk mu. Dia gadis yang manis dan baik hati. Dia rela berkorban demi Ibunya. Rencananya besok siang aku akan mengenalkan nya kepadamu suamiku"

__ADS_1


"Baiklah aku akan menuruti semua keinginanmu Istri ku, Hari sudah sangat larut mari sebaiknya kita pulang"


Tuan Rafi kemudian menggandeng tangan Nyonya Rose masuk ke mobilnya dan melaju pulang kerumahnya.


Baru saja masuk ke ruang tamu mereka sudah disambut oleh Mama Ujing.


"Rafi, bagaimana rasa masakan Stella enak bukan? tadi mama yang menyuruh nya mengantarkan makan siang untuk mu"


"Lumayan Ma, tapi sebaiknya mama tidak perlu repot-repot karena dikantin kantor sudah menyediakan menu yang beragam sehat dan bergizi"


"Kalau itu mama sudah tahu Rafi. tapi dengan sering nya bertemu kalian akan semakin akrab atau kamu yang akan mengunjungi Stella"


"Maaf Ma aku terlalu sibuk dengan pekerjaan ku, aku tidak bisa melakukan nya. Dan supaya mama tahu istri ku Rose telah menemukan istri kedua untuk ku. dan rencananya besok siang dia akan mengenalkan nya padaku"


"Benar itu Rose?"


"Tapi bukannya kamu lihat sendiri wanita pilihan mama lebih cocok untuk Rafi dan kamu lihat sendiri Rafi sangat berselera padanya" Sambil menunjukkan photo dari ponsel nya.


"Tapi Ma mama harus memenuhi syarat yang sudah saya ajukan dan terus terang saya kurang menyetujui Stella dengan suami ku"


"Mengapa, karena kamu iri dengan kecantikan dan kemolekan tubuhnya ya, dan dilihat dari posturnya dia wanita yang sangat subur"


"Maaf Ma saya sudah memilihkan wanita untuk pendamping suami ku"


"Baik , Mama ingin lihat bagaimana bentuk rupanya. dan ingat Rose kalau wanita tersebut dalam satu tahun belum juga mendapat momongan, Rafi Sharia menceraikan nya dan harus mau mengawini wanita pilihan mama Stella'


"Baiklah kalau itu yang mama ingin kan"

__ADS_1


Jawab Nyonya Rose


"Dan Maaf ma kami sudah sangat lelah dari bekerja seharian, kami ingin istirahat"


"Pergilah istirahat mama juga akan beristirahat"


Tuan Rafi dan Nyonya Rose pun beranjak menuju kamarnya dia lantai 2.


Di dalam kamar Nyonya Ujing menelpon Stella.


" Halo cantik ada kabar yang kurang baik ini"


"Kabar apa Ma. Tadi dikantor rasanya Tuan Rafi sangat menikmati makan siang nya, apalagi Ma tadi Stella suapin" Sambil tertawa renyah


"Itu mama Tahu, tapi sepertinya Rose tidak menyukai mu, mungkin dia iri dengan kecantikan mu Stella. Bahkan katanya dia sudah menemukan istri kedua untuk Rafi"


"Apa tidak boleh itu Ma saya akan berusaha merebut nya" Sambil berteriak emosi.


"Kamu tenang saja Stella Mama akan selalu mendukung mu, dan mama sudah membuat syarat kepada rose apabila wanita itu dalam setahun tidak juga mempunyai keturunan harus menceraikan nya dan mengawini mu"


"Tapi setahun sangat lama ma Stella sudah tidak tahan dengan ketampanan Tuan Rafi. Apa mama tidak bisa bertindak agar lebih cepat"


"Tenang saja Stella Mama akan mencari cara, toh besok baru Rose membawa gadis itu untuk mengenal kan ke Rafi"


"Baiklah Ma Stella percaya dan Mama sudah Stella anggap Mama mertua Stella."


"Ya Stella Mama pun merasa cocok dengan mu, hari sudah malam istirahat lah. Mama Ujing pun menutup sambungan ponselnya.

__ADS_1


__ADS_2