
Butik yang sangat ramai dan berjejer pakaian dengan desain yang mewah dan elegan.
Nyonya Rose sangat pagi datang ke butik nya, baru pukul 7 pagi hanya ada satpam dan beberapa karyawan OB. Seorang wanita yang manis dan ayu berkulit kuning Langsat dengan bola mata yang lebar dan berbulu mata lentik. Tidak terlalu tinggi hanya 155cm dengan bibir yang mungil. Wajahnya penuh harapan dan senyuman. Sriwati dia memenuhi janjinya datang Sangat pagi menemui Nyonya Rose.
"Selamat pagi Nyonya pekerjaan apa yang harus saya kerjakan hari ini?"
"Kamu tidak perlu mengerjakan pekerjaan butik"
"Maksudnya Nyonya"
"Dengar Sri sebenarnya saya tidak membutuhkan karyawan saya membutuhkan mu untuk menjadi istri kedua Suamiku dan ingat kamu sudah menandatangani kontrak dan harus menyetujui nya."
"Mengapa harus saya Nyonya?"
"Aku yang memilih Mu, aku sudah menikah 10 tahun lamanya dan belum mendapatkan momongan. aku hanya membutuhkan mu untuk keturunan suami ku. dan kami tidak perlu mencintai nya"
"Mata Sriwati mulai berkaca-kaca apakah tidak ada pilihan lain untuk saya"
"Tidak ada dan ingat Sri Wati setelah kamu mempunyai anak dengan suami ku kamu boleh meminta cerai dan meneruskan hidup mu. atau tetap menjadi istri kedua itu adalah pilihan mu. hanya saja anak mu nanti akan dalam pengasuhan kami"
__ADS_1
"Kalau memang itu yang Nyonya ingin kan saya akan melaksanakan nya"
hanya bisa mengangguk dengan terpaksa
Pagi itu Nyonya Rose membawa Sriwati untuk mengenalkan kepada suaminya.
Setibanya di rumah Mata Sriwati memandang takjub melihat rumah yang begitu mewah dan indah. Tuan Rafi dan Mama Ujing sudah menunggu di ruang tamu.
Ketika bertemu dengan Tuan Rafi. Sriwati pun tak kalah takjub nya melihat betapa tampannya Tuan Rafi nyaris sempurna.
"Suamiku perkenalkan ini dia Calon istri kedua mu namanya Sriwati"
sedangkan Sriwati hanya bisa tertunduk.
Pandangan mata mama Ujing menatap sinis.
"Hei Rose apa kami tidak salah memilih. Lihat wanita ini tampilan nya seperti gembel. dan lihat tubuhnya begitu pendek dan kurus seperti kekurangan gizi. Apa mungkin dia wanita yang bisa memberikan keturunan?"
"Mama saya harap mama bisa menerima pilihan ku, dia wanita yang baik hati. Dan mama dia wanita yang sangat polos dan imut"
__ADS_1
"Ha ha polos apa. tidak ada wanita di dunia ini yang tidak menyukai uang. Hari ingat kamu siapa nama mu tadi Sri nama mu saja seperti nama kampung an. ingat apabila dalam 1 tahun kamu tidak memberikan keturunan maka kamu akan dibuang dan diceraikan dan saya akan mengembalikan ke tempat mu pasti di kampung kan"
sambil menatap sinis dan langsung pergi meninggalkan mereka.
Air mata Sri Wati pun berderai tanpa ia bisa menahan nya lagi.
sudah terbayang hidup bagaikan neraka didepannya
Rose pun merasa iba dan merangkul pundak Sri Wati
"Jangan kamu dengar kan Sri. Kamu harus bisa menjalankan tugas mu dengan baik'
Sriwati hanya bisa pasrah dan mengangguk.
Dan ingat Suamiku kita tidak bisa menunda dan berlama-lama. Pesta pernikahan mu akan segera dilaksanakan Minggu depan.
"Bisakah kita hanya mengundang saudara dekat saja istri ku? biarlah sementara hanya kita saja yang tahu masalah ini'
"Baiklah suamiku"
__ADS_1
Sriwati hanya bisa tertegun tanpa bisa menjAwab apa-apa. Karena dia tahu hidupnya sudah untuk Nyonya Rose dan apapun yang diperintahkan, Dia hanya bisa menurut dan pasrah.