
Happy Reading.
"Maya ... sayang kenapa kau tak mengangkat ponsel mu ... kenapa kau juga tak membalas pesan ku" Fahri terus memandangi ponsel nya berharap Maya membalas pesan nya.
Sabar ya babang Fahri Maya bobo cantik dulu😀.
...----------------...
Cindy dan Salsha tiba di warung bakso langganan mereka.
"Selamat datang neng silahkan mau pesan apa?"
"Seperti biasa aja mang" ucap Cindy.
"Bakso kosong buat neng Salsha dan mie ayam bakso Tampa tauge buat neng Cindy" ujar pak Maman memperjelas.
"Nah cakep" ujar Cindy mengacungkan kedua jempol nya.
"Minum nya neng"
"Es jeruk mang"
"Oke di tunggu ya neng" pamit pak Maman.
"Cin aku makin penasaran nih ada apa dengan Maya gak seperti biasanya dia begini" ucap Salsha.
"Apa Maya sedang ada masalah ya sama Fahri, jangan-jangan mereka berantem lagi" tebak Cindy asal.
"Jangan sampe deh Cin" ucap Salsha.
"Dari pagi Maya udah terlihat berbeda Sha, ketika Fahri mengantar Maya ke sekolah seperti nya Maya menghindari Fahri dengan alasan ada tugas sekolah" Cindy menjeda ucapan nya ketika pak Maman mengantar minuman mereka.
"Terus"
"Padahal kan kita gak ada tugas apa-apa dan Maya, sejak kapan bisa melupakan tugas sekolah." cerita Cindy pada Salsha.
"Aku harap masalah ini gak serius" harap Salsha.
Tak lama datang lah para pangeran mereka.
"Hai sayang" sapa Malik pada kekasihnya.
Malik menghampiri kekasihnya merangkul dan mencium pipi Salsha.
Demikian juga Niko yang langsung menghampiri kekasihnya menyapa dan mencium kening kekasihnya Cindy.
"Kita udah pesan bakso kalian mau makan apa" tanya Cindy pada Malik dan Niko.
"Kita tadi udah makan sayang pesankan minuman aja" ucap Niko.
Cindy mengangguk sembari menyesap minuman nya.
"Mang es jeruk nya dia lagi ya" seru Cindy.
"Oke neng" sahut pak Maman.
Niko meraih minuman Cindy dan langsung meminumnya dan menyisakan setengah.
"Inikan minuman aku" ucap Cindy sambil memanyunkan bibirnya.
"Karena minuman ini terasa sangat manis sayang"
"Jelas aja manis kalau pahit siapa mau minum" sahut Salsha.
"Minuman pahit sekalipun kalau bekas bibir Cindy pasti akan terasa manis" puji Niko pada kekasihnya.
"Gombal"
Mereka semua tertawa.
Kemudian pak Maman mengantarkan pesanan mereka.
"Beneran gak mau ikutan makan sayang " tanya Salsha pada Malik.
"Masih kenyang sayang" jawab Malik.
"Mau di suapin" tanya Niko pada Cindy.
__ADS_1
"Gak ah aku bisa makan sendiri"
"Jadi apa sebenarnya yang terjadi pada Maya" tanya Cindy.
"Jadi ini semua awalnya karena ponsel Malik yang tertinggal di tas Maya"
"Iya tadi pagi aku lihat Maya udah kasih ponselnya ke Fahri" sela Cindy.
"Nah sewaktu ponsel Fahri ada di Maya ada pesan masuk dari mantan nya Fahri"
"Terus" kata Salsha makin penasaran.
"Isi pesan nya si cewek ini panggil Fahri sayang" Fahri menjelaskan.
"Apa ..." teriak Salsha.
"Uhuk uhukkk" Cindy ter batuk kerena tersedak dan terkejut mendengar penjelasan Cindy.
Dengan sigap Niko membuka botol air mineral dan memberikan pada kekasihnya sambil mengelus punggung Cindy untuk meredakan batuk akibat tersedak tadi.
"Minum yang banyak sayang pelan-pelan dong" ucap Niko penuh perhatian.
"Itu cewek udah jadi mantan kenapa masih genit sih panggil-panggil sayang" ucap Salsha dengan kesal.
"Bukan itu aja sayang sepertinya Maya juga sempat menjawab telpon dari mantan nya Fahri, karena ada riwayat panggilan masuk" jelas Malik lagi.
"Kira-kira apa yang di bicarakan wanita itu pada Maya ya?" tanya Cindy kembali.
"Itu yang kita tidak tau"
"Kenapa si cewek ini masih menghubungi Fahri, apa mereka masih ada komunikasi?" tanya Cindy menyelidik.
"Sebenarnya..." ucap Malik terhenti dia memandang Niko meminta persetujuan.
Cindy dan Salsha ikut menoleh mengikuti kemana arah mata Malik memandang kemudian Niko mengangguk tanda setuju.
Malik menjelaskan bagaimana hubungan Fahri dan Amanda.
Bagaimana Amanda dulu meninggalkan Fahri tanpa pesan.
Bagaimana kacau nya Fahri ketika di tinggalkan Amanda dulu.
Cindy dan Salsha mendengarkan penjelasan Malik sambil menikmati makanan mereka masing-masing.
"Jadi apa si ... siapa nama cewek tadi ...?"
"Amanda"
"Iya si Amada ini sudah tau apa.belum kalau Fahri sekarang sudah punya Maya?" tanya Cindy.
"Seperti nya Amanda belum tau karena mereka baru sekali bertemu setelah Amanda menghilang" jelas Niko.
"Seharusnya Fahri menjelaskan kepada mantan kekasihnya itu kalau sekarang Fahri sudah punya kekasih, wajar aja kalau Maya marah" ucap Salsha membela sahabatnya.
"Kamu benar sayang aku juga udah menasehati Fahri."
"Aaaa" Niko membuka mulutnya minta di suapin.
Kemudian dengan patuh Cindy menyuapi kekasihnya.
"Udah tinggal dikit baru minta, kenapa gak dari tadi sih" ucap Cindy.
"Cuma pingin cicip aja sayang, lagian kan aku pengen di suapin pacar" ucap Niko.
"Kayak anak kecil aja"
"Jadi gimana cara kita membatu Fahri dan Maya" ucap Salsha.
"Ini tugas kalian gimana meyakinkan Maya agar mau bertemu dengan Fahri" ucap Malik.
"Oke besok kita coba bantu bicara dengan Maya"
"Saran aku jangan ceritakan Amanda pada Maya, biar Fahri terlebih dahulu yang menyampaikan pada Maya" Niko menyarankan.
"Aku setuju karena Maya pasti akan lebih marah jika dia menyadari, dialah orang yang terakhir yang mengetahui soal Amanda." ucap Cindy.
Ponsel Malik berdering.
__ADS_1
"Fahri" ucap Malik kemudian menjawab ponselnya.
📞Ya hallo
📞Dimana Bro. tanya Fahri.
📞Lagi Di warung bakso pak Maman, disini ada Cindy dan juga Salsha.
📞Maya tidak menjawab telpon ku dan juga tidak membalas pesanku, bahkan sekarang ponsel nya mati. kata Fahri dari sebrang sana.
📞Kamu tenang saja kita lagi bantu usahain buat kamu bertemu dengan Maya besok. ucap Malik menyemangati Fahri.
📞Thanks Bro sampaikan terimakasih ku pada Cindy dan Salsha bye. Fahri menyudahi panggilan nya.
"Sayang kalian harus bantu meyakinkan Maya untuk bertemu Fahri besok ya" pinta Malik pada Salsha dan Cindy.
"Oke" ucap Salsha dan Cindy bersamaan.
"Besok aku share lokasi dimana kita bertemu"
"Udah cukup lama nih kita ngobrol udah waktunya aku dan Salsha pulang" ucap Cindy mengingatkan.
"Kenapa waktu berjalan sangat cepat ya ... perasaan baru lima menit" ucap Niko.
"Ini udah telat sayang" ucap Cindy menghampiri kekasihnya dan memeluknya untuk berpamitan pulang.
Namun di tahan oleh Niko. "Sebentar lagi sayang masih kangen" ucap Niko sambil terus memeluk Cindy.
"Pilih aku tetap tinggal atau besok kita gak bisa ketemu lagi" ancam Cindy.
Mendengar gertakan Cindy Niko terlihat pasrah.
"Oke hati-hati di jalan ya sayang sampai ketemu besok, sampai rumah jangan lupa berkabar" ucap Niko sembari menarik kembali Cindy kedalam dekapan nya. Kemudian Niko secepat kilat mencium bibir seksi kekasihnya.
"Ehem ehem" Malik mengganggu aktivitas Niko.
"Ganggu aja lo bro" sungut Niko sembari memeluk lagi Cindy
Malik hanya tertawa kemudian memeluk kilat Salsha, mencium kening dan bibir kekasihnya.
Kemudian Salsha dan Cindy berpamitan .
...----------------...
Tampak Fahri tengah terbaring di kamar nya.
Menggulingkan badan nya ke kanan dan ke kiri.
Fahri bangkit meraih ponselnya di atas meja mencoba menghubungi kembali ponsel Maya namun tetap tidak aktif.
Fahri membuang nafas dengan kasar dan meraih segelas air dan menenggaknya habis.
"Aku harus segera memberitahu Amanda, bahwa aku sudah memiliki kekasih supaya Amanda berhenti berharap padaku. Fahri bergumam.
Bagaimanakah pertemuan Fahri dan Maya besok ya?
Akankah mereka berdamai atau sebaliknya?
❁ ════ ❃ BERSAMBUNG ❃ ════ ❁
Terimakasih yang sudah mampir.
Terus dukung karyaku dengan komentar positif kalian.
Ayok
Like
Komentar
Gift
Vote
Rate bintang lima
Favorite
__ADS_1
Salam cintaku
Rey🥰