
Happy Reading.
Maaf ya guys ceritaku masih banyak typonya🤣, sering juga salah typing nama, duh malunya 🤣.
Mirza mengeluarkan ponselnya mengubungi Amanda.
Amanda meraih ponsel dan tersenyum. "Panjang umur banget dia, baru aja aku mikirin dia" ucap Manda dalam hati.
📞 Iya halo.
📞Selamat siang Tuan putri, sudikah kiranya Tuan Putri menemani hamba makan siang? ucap Mirza.
📞Kamu apaan sih bercandanya garing.
📞Hehehehe
📞Aku sudah mulai masuk kerja nih, gimana kalau makan siangnya di dekat kantor aku kerja. Ucap Amanda memberi usulan.
📞Dengan senang hati Tuan putri, silahkan kirim lokasi alamatnya.
📞Oke. Amanda langsung mematikan ponselnya.
"Main langsung matiin aja, gak ada basa-basi nya, untung aja sayang" ucap Mirza sambil tersenyum.
Tak lama masuk pesan dari Amanda yang telah mengirim lokasi dimana mereka bertemu.
Mirza segera melajukan motornya menuju alamat yang di kirim oleh Amanda sang pujaan hati.
Amanda sudah lebih dulu sampai kemudian dia melihat kedatangan Mirza, lalu Manda melambaikan tangan ke arah Mirza.
Mirza menghampirinya. "Maaf sayang, lama nunggu ya?"
"Gak lama kok" ucap Manda.
"Sudah pesan makanan nya?"
"Sudah dong sebentar lagi juga datang pesanan nya"
Mirza menghampiri Amanda dan duduk di sebelahnya.
Mirza menatap Amanda, dan Amanda merasa sedikit grogi.
"Kenapa ada yang aneh di wajahku" ucap Amanda sambil meraih tasnya dan ingin mengeluarkan cermin, namun tangan nya di tahan oleh Mirza.
"Gak ada yang salah, kamu tetap cantik, tetap mempesona bagiku" ucap Mirza.
"Awas nanti kalau cewek yang kemarin dengar bisa cemburu loh" ucap Amanda asal, demi menyembunyikan perasaan nya yang tak karuan.
Mirza meraih tangan Amanda "Jangan bercanda lagi"
Amanda memandangi tangan Mirza yang menggenggam kedua tangan nya, kemudian memberanikan diri memandang ke arah mata Mirza.
Detak jantung Amanda tak beraturan "Aduh ini aku kenapa ... apa iya aku sudah punya perasaan pada Mirza, kenapa jantung ku berdebar saat berdekatan dengan nya, kenapa dia menatap ku seperti ini, kenapa aku baru sadar ya Mirza punya senyum yang manis banget ... aduh Amanda sadar"
Amanda menarik lengan nya, tapi masih di tahan oleh Mirza.
"Amanda ... aku"
"Silahkan mba mas" ucap salah satu pelayang yang menghantar makanan.
Duh mbak bisa gak sih datang nya nanti aja, ganggu deh 🤣.
Amanda mendapat kesempatan melepaskan genggaman tangan Mirza.
"Ya udah kita makan dulu yuk" ucap Mirza dan Amanda hanya menganggukkan kepala.
__ADS_1
Amanda mengelus dada tanda lega.
"Duh aku harus jawab apa kalau dia sampai nembak aku lagi" Amanda membatin.
Mirza dan Amanda menikmati makanan mereka, sembari mengobrol kecil.
Amanda terlebih dahulu menyelesaikan makan nya kemudian Mirza juga.
Mirza menatap Amanda sambil tersenyum, kemudian mendekat mengulurkan tangan nya Amanda mengedip-ngedip kan kedua matanya.
Mirza semakin mendekat Amanda terlihat gusar, kemudian Amanda menutup kedua matanya.
Mirza mengusap sisa makanan di sudut bibir Amanda.
Kemudian Amanda membuka kedua matanya dengan perasaan lega, tapi Mirza masih saja memandanginya, hal ini membuat Amanda perlahan mengalihkan arah pandangan nya.
Wajah nya di tahan oleh Mirza.
Mirza meraih wajah Amanda agar kembali menghadap ke arah nya. Mirza mendekatkan wajah nya dan mencium lembut bibir Amanda.
Tak sengaja Amanda menyenggol gelas, kemudian membuat baju Mirza sedikit basah.
Mirza menghentikan aksinya sambil tersenyum.
"Maaf" ucap Amanda.
"Gak apa-apa, aku ke toilet dulu ya bersihin ini" pamit Mirza.
Setelah melangkah ke toilet, Santi dan Bella menghampiri Amanda.
"Kalian ngapain disini" ucap Amanda.
"Astaga dia sendiri kemarin yang ngajak janjian ketemu disini" ucap Santi kesal
"Iya kamu apaan si Manda, kenapa wajah mu tegang gitu" ucap Bella.
"Kita mau kemana Amanda?" ucap Bella.
"Kalian duduk disini, jangan tunjukkan wajah kalian di depan Mirza, oke" pinta Amanda.
"Mirza" tanya Santi.
"Nanti aku ceritain, kalian tetap disini, ingat jangan sampai Mirza lihat kalian" ucap Amanda, kemudian meninggalkan kedua sahabatnya dan kembali ke meja nya semula.
Amanda bernafas lega.
Mirza kembali duduk di sebelah Amanda.
Amanda tersenyum pada Mirza demi menutupi kegugupan nya.
"Coba senyum nya yang ikhlas, pasti lebih cantik" ucap Mirza, kemudian Amanda tersenyum manis.
"Nah ini baru cantik, sempurna" ucap Mirza sambil mengarahkan kedua jempolnya.
"Mbak" Mirza melambaikan tangan nya ke arah pelayan meminta bil.
Kemudian Mirza mengeluarkan beberapa lembar uang dan memberikan tips kepada pelayan tadi.
Amanda mencuri pandang ke arah Santi dan Bella, kedua sahabatnya tersenyum mengejek Amanda memelototi mereka.
"Kamu lihat apa sayang" ucap Mirza sembari ingin menoleh kemana arah mata Amada.
"Gak ada apa-apa sayang" ucap Amanda sambil meraih wajah Mirza mengarah kan ke arah yang berbeda, supaya Mirza tidak melihat Santi dan Bella.
Mirza tertegun mendengar apa yang baru saja di ucapkan Amanda.
__ADS_1
"Coba ulangi sayang" ucap Mirza.
Amanda memelototinya.
"Udah sana balik, udah habis jam istirahat ini, aku mau ke toilet dulu"
"Oke aku balik dulu ya sayang" ucap Mirza berpamitan.
Mirza bangkit ingin meraih jaket nya, namun tiba-tiba Amanda memeluknya, demi menghindari Mirza melihat kedua sahabatnya.
Amanda memelototi kedua sahabatnya dan memberi kode agar mereka pergi menjauh.
Santi dan Bella ini iseng banget ya, bukan nya menghindar mereka berdua malah pindah ke meja yang berdekatan.
Mirza yang di peluk tersenyum penuh kemenangan. Mirza ingin melepaskan pelukan nya namun Amanda malah mengeratkan pelukan nya.
"Katanya jam istirahat sudah habis, kenapa masih mau peluk-pelukan, kalau masih kangen nanti pulang nya aku jemput deh, boleh peluk sepuasnya" ucap Mirza.
Mendengar ucapan Mirza sontak Amanda melepaskan pelukan nya dengan wajah cemberut.
"Udah jangan cemberut, nanti pulang nya aku jemput ya" ucap Mirza.
"Aku pulang duluan ya" pamit Mirza yang kemudian mengecup kening Amanda "bye sayang"
Mirza melangkah pulang, kemudian Bella dan Santi menutupi wajah mereka dengan buku menu. Mirza melihat heran ke arah mereka kemudian melangkah pergi dan Amanda bernafas lega.
Setelah memastikan Mirza pergi Amanda menghampiri kedua sahabatnya.
"Santi .... Bella kalian ini apa-apan sih, di suruh menghindar malah makin mendekat, mau kalian apa?" ucap Amanda sedikit kesal dengan keisengan kedua sahabatnya ini.
"Kita hanya sedang menguji mu" ucap Santi.
"Menguji... menguji apaan?" tanya Amanda heran.
"Nanti juga kamu tau" ucap Santi yang membuat Amanda semakin heran.
"Kenapa kamu dan Mirza bisa berduaan disini, sampai kamu lupa ada janji dengan ku dan Santi" ucap Bella.
"Aku..."
"Jangan bilang kamu gak sengaja ketemu Mirza, karena yang aku lihat kalian seperti pasangan kekasih, kalian terlihat sangat mesra, benar kan Santi?" ucap Bella sambil memandang ke arah Santi meminta pembelaan, dan di beri acungan kedua jempol oleh Santi.
Amanda terdiam serba salah, bingung bagaimana menjelaskan kepada kedua sahabatnya ini.
❁ ════ ❃ BERSAMBUNG ❃ ════ ❁
Terimakasih yang sudah mampir, terus dukung DUNIA MAYA ya guys.
Silahkan beri komentar yang membangun, maafkan kalau masih banyak typo dalam penulisan maupun salah typing dalam menyebutkan nama🤭.
Tinggalkan jejak kalian
Like
Komentar
Gift
Vote
Rate bintang lima
Favorite
Salam sayangku
__ADS_1
Rey🥰