
Sarah kini beranjak,Hilman menahannya dan meminta maaf. Selama ini Hilman kira Sarah wanita polos tak tahu bahwa ia memiliki perempuan lain dihatinya. Sarah kembali duduk, ia tidak bisa kembali kekamar dalam keadaan seperti ini bagaimana jika ibu mertuanya tahu.
"Aku akan bertahan mas, bertahan dengan keadaan bahwa aku hanyalah budak nafsumu. Tiket kita ke bali sudah aku return, tidak usah lagi kau risau. Aku hanya berharap Elea wanita yang sering kau sebut namanya itu tak pernh datang kerumah kita karena aku tidak mau ibu tahu semua ini."
Hilman memandang Sarah, ia wanita yang sangat baik. ia rela mengorbakan seluruh perasaanya demi menjaga nama baik keluarganya. Sarah kini telah berlalu, ia masuk kedalam menemani mertuanya lagi. Hilman melihat di balik kaca, bagaimana istrinya memperlakukan dengan lembut ibunya, ia merasa sangat bersalah menodai pernikahannya.
Elea menelpon Hilman namun tak pernah diangkat, ia kirim pesan pun tak pernah dibalas hanya dibaca saja. Hilman ingin menenangkan diri dulu, sejak ibunya keluar dari rumah sakit ia banyak berpikir dan merenung. Ia masih enggan melepas Elea dan juga mulai enggan melepas Sarah. Hilman setiap hari memandangi Sarah ia selalu tersihir dengan pesona Sarah yang lembut dan menenangkan. Tapi dengan Elea Hilman merasa bergairah, Elea mampu membangkitkan semangatnya.
Elea mengira Hilman pergi ke Bali ia tidak tahu apa yang terjdi dengan Hilman setelah malam itu. 1 bulan kemudian Ruko dan bengkel Hilman rampung, mereka membeli peralatan bengkel dan semua bahan-bahan yang berhubungan denga pekerjaan Hilman. Mereka juga sibuk pindahan, memilih perabot dll.
Sejak sebulan itupun Elea tak pernah bertemu Hilman ia hanya sering emngabari lewat pesan. Sekarang Hilman lebih menjaga jarak dengan Elea. Elea merasa Hilman berubah, Elea wanita itu nekat ke bengkel Hilman pura-pura ingin memeriksakan motornya.
"Maaf yah mba, kami belum buka" ucap salah seorang karyawan Hilman, adi yang melihat Elea mulai panik. Ia tahu hubungan Hilman dengan Elea tapi ia tak berani berterus terang kepada Sarah maupun bu Romlah karena ia sering diperingatkan oleh Hilman.
Baru saja Adi ingin menghampiri Elea, Sarah datang dari dalam. Ia menghampiri Elea dan berkata " aduh,maaf sekali yah mba, bengkel kami belum buka,ini alat-alatnya masih berceceran. Kalau misalnya tidak terlalu genting bisa datang lain kali mba" jelas Sarah lembut. Elea memandangi Sarah dari atas sampai bawah, gadis yang masih muda, cantik, berwibawa, dan religius terlihat dari panjangnya hijab dan gamisnya.
"maaf, pemiliknya ada? Saya ingin bertanya langsung dengan pemiliknya" tantang Elea. Sarah agak curiga,ia merasa wanita ini tidak asing. Tapi ia kembali bersikap ramah "saya istri pemeilik bengkel ini mbak,kebetulan hari ini kami juga pindahan jadi suami saya sibuk angkutin barang dari desa" ucap Sarah berbohong. Kini ia tahu siapa wanita ini,yah wanita ini Elea wanita yang sering disebut suaminya,wanita yang menjadi duri dalam pernikahannya.
__ADS_1
Elea,pergi begitu saja. Ia mengendarai motornya dengan wajah kesal. Ia tak menyangka istri Hilman seperti itu, jika dibandingkan dirinya ia merasa minder sendiri. Elea tidak pulang ia kerumah Andini,ia ingin menginap disana menghabiskan malam minggu bersama sahabatnya karena kekasihnya tak bisa diandalakan.
Elea tahu resiko menjadi selingkuhana tapi ia juga harus diprioritaskan, ia mengirimi pesan Hilman dengan nada mengancam "jika besok kamu tidak menemuiku dirumah, aku akan datang kerumahmu"biar istrimu tahu aku simpananmu". Tulis Elea kesal.
Hilman sudah merapikan semua perbaotannya diatas,ia juga sudah merapikan tempat tidur. Hanya ada dua kamar, ruang makan dan dapur serta ruang tv. mereka tak memiliki ruang tamu karena kata Sarah jika ada tamu suruh duduk di bawah saja. Diatas adalah daerah kekuasaannya. Hilman terima saja ide istrinya, toh semua ini uang ayahnya.
Hilman duduk dikasur sambil memegangi teleponnya,ia melihat ancaman Elea. Iyya tak membalas tapi ia juga takut jika ia tak datang pasti Elea nekat. Sarah menjatuhkan badannya ke kasur tepat disamping Hilman. Ia senang sekali Hilman sebulan ini menuruti semua inginnya. Hilman memang sudah luluh dengan Sarah ia sedikit demi sedikit membuka ruang untuk Sarah, doa-doa Sarah di shalat tahajjudnya satu persatu terijabah Allah.
Hilman memabalas pelukan Sarah,ia mengecup keningnya dan mereka tidur bersama. Mereka sangat lelah seharian pindahan membuat badannya remuk.
"Tolong handuknya dek," pinta Hilman. Sarah yang masih asyik rebahan terpaksa bangun dan mengetuk pintu kamar mandi, tak dijawab oleh Hilman ia menggeser pintu kaca itu dan terbuka, Hilman sudah siap di balik pintu, ia menarik Sarah dan seketika seluruh badan Sarah basah. Mereka bercumbu mesra sambil mandi bersama. Hilman sudah berubah Sarah sudah ia perlakukan seperti iatri meski ia masih memiliki hubungan gelap dengan Elea wanita yang masih ia cintai.
Pagi itu Hilman memakan sarapannya dengan lahap, ia sangat senang dimasakkan Sarah dirumahnya sendir. Ia memuji masakan Sarah berkali-kali. Sarah merasakan kebahagiaan mereka sudah sempurna. Kini Sarah sudah mulai tak kecoh dengan hubungan Hilman dan Elea,Sarah sudah merasa hubungan mereka sudah berakhir denga Hilman kembali ke pangkuan Sarah. Sarah tak tahu Elea juga wanita keras kepala ia akan menjaga apa yang menurutnya miliknya,terlebih Hilman mencintainya lebih dulu.
Hilman membuka bengelnya dengan mata berbinar. Kni bengekl itu sudah luas ada tiga karyawan yang ia pekerjakan semua lukusan STM hasil seleksi Sarah. Semua keuangan di bengkel ini dipegang oleh Sarah,bahkan uang saku Hilman pun Sarah yang kendalikan.
Malam itu setelah makan malam Hilman pamit kepada Sarah ingin bertemu dengan seorang teman. Ia menjelaskan kepada Sarah ia hanya sebentar ada temannya yang ingin bekerja sama dengannya, ingin dijualkan produk motor katanya. Hilman tentu saja berbohong. Ia pandai merangkai kata jika ingin dipercaya oleh wanita.
__ADS_1
Hilman sudah bertekad akan menyelesaikan hubungannya denga Elea sudah lama ia memikirkan semuanya, Elea oantas mendapatkan lelaki yang lebih baik. Apalgi Hilman semakin tak bisa melepas Sarah ia sudah mulai mencintai Sarah.
"masuk syang," ajak Elea manja. Malam itu Elea dandan cantik ia memakai pakaian mini sengaja memperlihatkan tubuh seksinya kepada Hilman. Elea ingin memberikan hadiah kepada Hilman. Elea menggandeng tangan Hilman menuju kamar, Hilman yang tergodan dan juga rindu dengan Elea kini melupakan niatnya untuk menyelesaikan hubungannya dengan Elea.
Hilman tersungkur kini Elea membuka kancing baju Hilman namun Hilman sadar ia tak bis alagi menghianati istrinya rasa berdosa memenuhi hatinya. Ia mendorong Elea,dengan cepat ia berdiri dan memakai kancing bajunya lagi
"elea, aku datang sekarang ingin mengatakan bahwa aku mulai mencintai Sarah" plakkk belum sempat Hilman menyelesaikan perkataannya tamparan keras Elea sudah mendarat dipipinya. Ia murka, ia dulu telah menyerah namun Hilman datang kepadanya dengan mengemis cintanya lagi sehingga ia luluh dan memberikan semuanya kini dengan gampangnya ia melupakan semua janjinya.
"sekarang aku sudah kotor Hilman, aku bukan lagi Elea yang dulu. Kamu sudah mejamahi tubuhku, dan dengan mudahnya kamu bilang akan pergi"... Elea mencengkram Hilman dengan keras sekali. "kamu tahu, aku berjuang dengan segalanya kamu dengan santainya ingin mengakhiri semuanya, mana janjimu daulu,mana?" isak Elea.
Tapi ia bisa apa? Ia hanya wanita yang tak ounya kuasa. Ia menjadi duri di pernikahan orang lain,ia harus terima jika suatu saat ia benar-benar ditinggalkan. Kita tak pernah tahu kapan perasaan orang bisa berubah, kapan orang akan menghianati kita. Hilman yang selama ini Elea kira adalah penyembuh luka kini membawa luka. Ia kembali terluka dan kali ini lukanya sangat dalam.
"maafkan aku Elea, aku sudah berjanji kepada Sarah bahwa aku akan memulai hidup yang baru dengannya. Ia sangat baik, bahkan ibuku sangat ia sayangi. Aku tidak tega kalau ibuku harus menderita jika ia tahu bahwa aku memiliki hubungan terlarang. Percayalah Elea kamu berhak bahagia, aku kini melapasmu, selama engkau bersamaku kau akan terdelenggu dengan rasa bersalah begitupun aku. Elea kamu berhak mendapatkan lelaki yang lebih baik" ucap Hilman
"dengan aku yang ternoda adakah lelaki baik yang akan menerimaku Hilman. pergilah Hilman dan jangan pernah kembali aku akan mengubur semuanya sendiri, selamat atas pernikahanmu dan semoga engkau bahagia" ia terisak dan masuk kekamarnya.
Hilman pergi meninggalkan Elea, ia merasa bersalah tapi kini ia ingin hidup baru bersama Sarah wanita yang ia cintai. Sarah sudah menunggunya dirumah, Sarah tahu kemana ia pergi. Melihat Hilman payah, Sarah memeluknya, Hilman menangis dipelukan Sarah. Ia meminta maaf kepada Sarah dan berjanji akan membahagiakan Sarah.
__ADS_1