
Seminggu kemudian Elea kini sudah berada di gedung termegah di kotanya. Calon suaminya sudah memesan gedung itu bersama kamar hotel untuk istirahat. Pagi-pagi MUA sudah datang mendandangi Elea, gaun putih di bawah ke hadapannya. Ia terkesima, gaun itu sungguh mewah dan elegan. Di seluruh gaunnya terdapat payet dan dikelilingi mutiara di lengannya. Elea meneteskan air mata tak pernah ia membayangkan ia bisa menerima semua ini.
Elea kini sudah siap, ia berkali-kali mendongak agar air matanya tak jadi tumpah. Meski sampai detik ini ia hanya mengantongi sebuah nama namun ia belum pernah bertemu calon suaminya. Ia hanya tahu nama calon suaminya Muhammad Arsyad.
Pukul 08.00 mempelai lelaki sudah memasuki gedung ijab kabul, gedung dengan dekorasi cantik full bunga. Meja besar dihiasi terdapat sebuah bingkisan indah yang didalamnya terdapat logam mulia. Proses ijab kabul akan segera berlangsung.
Elea masih dikamarnya, ia ditemani dua irang kerabat yang bertugas membawanya nanti ke tempat ijab kabul. Elea berselawat sepanjang acara. Ia sangat bersyukur kepada Rabbnya bahwa akhirnya ia juga bisa sampai dititik ini. Dimana ia akan memulai hidup baru.
Dengan lantang dan tegas Raka mengucapkan ijab kabul di depan orang tua dan para saksi. Kini Elea telah sah menjadi istri Raka. Lelaki yangb3 tahun yang lalu hanya bisa memandang sayu mata sembab Elea kini telah sepenuhnya menjadi miliknya. Ijab kabul berlangsung hidmat.
Elea di bimbing keluar mendekati suaminya,ia masih menunduk sepanjang jalan sambil berkaca-kaca. Bagai mimpi ia menelusuri lorong demi lorong hotel hingga sampai di aula semua mata tertuju padanya gaun putih dibalut hijab syari putih dan makhkota di kepalanya menambah kesan cantiknya. Elea tersenyum kepada semua orang hingga pada akhirnya ia mematung didepan lelaki yang kini berdiri menyambutnya. Lelaki itu Raka sepupu Andini sahabatnya. Apa ia tak salah lihat?
Raka meraih tangan Elea, Elea seakan berada di dimensi lain. Otaknya beku seluruh tubuhnya dingin. Tatapan dan sentuhan Raka membuatnya semakin mematung. Raka tersenyum manis seolah mengerti apa yang ada dipikiran Elea ia kini telah meletakkan tangannya ke ubun-ubun Elea sambil membaca doa. Elea meleleh kali ini air matanya sudah tak bisa lagi ia bendung.
__ADS_1
Semua orang di ruangan itu ikut menangis, mereka tahu perasaan Elea terharu tapi mereka tidak tahu persis apa yang membuatnya menangis. Elea duduk di depan ayahnya dan para saksi ia kini sudah sedikit tenang berkali kali ia memandang Raka seoalah masih tidak percaya.
Elea dan Raka kini melaksanakan sesi foto,ia masih berusaha mencerna semua namun ia tetap menyalami para tamu yang hadir. Setelah semua rangkaian selesai mereka berdua kini kembali ke kamar hotel. Elea masih memakai gaunnya ia masih berusaha bertanya-tanya dari mana semua ini berasal. Ia kembali menangis, ia merasa Raka tahu semua masa lalunya tapi dengan mudah ya ia menerima Elea menjadi istrinya.
Raka masuk kamar,ia mendapati Elea melamun. Ia duduk di samping Elea menggenggam tangannya, Elea sontak berbalik,ia kini memandangi Raka lekat-lekat dengan tatapan penuh tanda tanya.
"aku tahu kamu penasaran, aku menyukaimu sejak dulu sejak kita masih sering kesungai dan sawah bersama, Elea kamu mungkin tak mengenaliku tapi aku selalu ingat senyummu. Senyum yang selalu ku kenang sebelum aku terlelap".
"tiga tahun lalu aku menemukannmu dan kamu sudah menjadi wanita yang mencintai lelaki lain, aku sakit tapi aku coba ikhlas karena tahu kau akan bahagia. Tapi mendengar semua cerita hidupmu membuatku sakit, dan rasa itu kembali menjadi sangat kuat" lanjut Raka.
Elea menangis sesegukan ia menunduk dan tak bisa berkata-kata, Allah menggantikan seseorang yang sangat baik untuknya setelah semua drama hidupnya beberapa tahun terakhir, kini ai temukan teman hidup yang siap melangkah dengan cinta bersamanya. Elea mendapatkan semua yang selama ini ia sabarkan. Allah memeberinya semua kebahagiaan itu.
"aku tak akan menyakitimu, aku berjanji akan selalu menyayangimu Elea, kita akan bersama. Mari lupakan semua masa lalu. Bukankah manusia berproses. Aku akan menerima semua kekuranganmu dengan ikhlas kamupun harusnya seperti itu. " lanjut Raka dengan mata yang sangat menyakinkan.
__ADS_1
Kini Elea mendongak ia menatap Raka suaminya dengan penuh pengharapan. Raka memeluk Elea dengan penuh cinta kedua pasangan itu kini larut dalam keharuan. Elea menerima semua cinta Raka dan ia berusaha juga memberi cintanya.
Malam itu mereka bertolak ke Turki, hadiah pernikahan dari ayahnya Raka untuk mereka berbulan madu tanpa menunda malam itu juga mereka terbang ke negeri cappadokia nun jauh disana. Elea mengenggam tangan suaminya ia menyandarkan kepalanya di bahu suaminya. Elea kini melewati fase terbaik dalam hidupnya.
Liburan ke Turki adalah impian Elea sejak dulu, kini ia menginjakkan kakinya disana bersama orang yang paling ia cintai sekarang. Lengkap sudah kado hidup yang Allah berikan kepada Elea, setelah terombang ambing dan dipermainkan cinta kini ia sampai disini, dimana ia dipenuhi cinta setiap saat. Bener kata orang tidak semua yang kita cintai akan kita miliki dan kita harus bisa mencintai apa yang kita miliki. Elea menikmati perjalanannya, ia dan suaminya kini menginap di hotel mewah lagi-lagi hadiah pernikahan dari mertuanya. Siapa sangka Elea akan menjadi menantu pengusaha sukses.
"Belum tidur sayang,?" suara Raka membuyarkan lamunan Elea. Ia sibuk menikmati pesona malam Turki, memandangi lampu-lampu jalanan dan bangunan membuatnya masih haru. "belum," jawab Elea. Kini Raka sudah mendekapnya dari belakang. Mereka menikmati pemandangan malam itu dengan suasana yang romantis.
Elea membalikkan badannya, aroma tubuh Raka membuatnya tergoda,ia memeluk suaminya dengan penuh hasrat. Raka yang terpancing kini mengangkat Elea ke kasur. Satu persatu pakaian mereka tertanggal. Malam itu menjadi malam panas antara keduanya. Kedua pasangan itu kini menikmati cinta suci yang setiap sentuhannya bernilai pahala.
Tak ada yang lebih indah dari sebuah hibungan pernikahan,memang tak selalu menjanjikan kebahagiaan tapi percayalah jika keduanya menjadikan pernikahan itu sebagai ibadah kepada sang pencipta maka ia akan diberkahi dan dirahmati. Manusia sering kali salah paham dengan konsep menikah, melihat orang lain menikah kemudian ikutan menikah hingga akhirnya tidak siap secara mental.
Pernikahan itu adalah ibadah terlama, Raka dan Elea mengerti betul itu sehingga mereka berdua kini selalu hidup rukun. satu tahun pernikahannya kini mereka sudah dikaruani putri cantik yang mereka beri nama Salsabilah.
__ADS_1
.............TAMAT...........