Fake World Online

Fake World Online
Ch 16 [Bantuan Datang]


__ADS_3

Ren melihat inventory yang dimana dia melihat tiga item yang dia dapatkan melawan iblis..


[Tanduk Iblis Abaddon]


Tiup tanduk ini dan kau dapat memanggil iblis merah yang melayani Iblis Abaddon..


Jumlah yang dapat terpanggil : 4


Semakin sering kau gunakan maka semakin kuat item ini..


[Gigi Iblis Abaddon]


Gunakan ini untuk bahan senjata dan yakinlah akan ada efek tersembunyi yang muncul..


[Otong Iblis Abaddon]


Raja iblis abaddon sebelum mati dia berharap otongnya tidak menjadi kelemahan akan kekalahannya..


Otong ini dapat digunakan sebagai pemukulan yang memberikan efek pingsan secara instan jika serangan tersebut terkena kepala..


Kesempatan pingsan 50:50


Efek pingsan : 5 Detik..


...


Ren hanya bisa sedih melihat item terakhir yang dia dapat..


Ren sekarang merasa kasihan kepada iblis abaddon karena otongnya sekarang menjadi sebuah senjata setelah harapannya mati..


Namun Ren hanya bisa bersyukur setelah melihat efek mengerikan yang didapatkan..


(Apakah aku harus memegang benda menjijikan ini)


Ren memberikan komentar serius akan hal itu..


Namun dia tidak berani menyentuhnya.. untuk saat ini..


Setelah tahu itemnya Ren bersiap untuk keluar dari penginapan..


Saat dia keluar semua pemain menatap kearahnya..


"Bukankah itu orangnya"


"Yah aku melihat ciri ciri yang digambarkan"


"Menggunakan pedang bercorakkan matahari yang melambangkan pahlawan cahaya dan wajah yang pas - pas an"


Ren yang mendengar hal itu tidak bisa menyangkal tentang wajahnya..


Namun dia tidak mengkhawatirkan itu melainkan pemain yang menatap dengan aneh kearahnya..


Ren menyadari bahwa mereka sedang mengincar dirinya..


(Kenapa pemain mengincarku ?)


Ding!!


[Pemberitahuan]


Raja juga memberikan misi kepada seluruh pemain untuk menangkap dirimu..


Jadi bukan hanya Kesatria Kerajaan tapi juga para player akan mengejar dirimu..


Maaf lupa memberitahumu.. tehee ;)


...


Ren mulai berlari menjauhi mereka..


"Hei dia melarikan"


"Sialan dia melarikan diri dengan cepat"


Tentu Ren tidak nemiliki kepercayaan diri melawan mereka semua walaupun secara teori Ren mampu mengalahkan mereka namun tetap kualitas akan kalah dengan kuantitas..


Ren terus berlari hingga dia memasuki gang kecil.. namun Ren salah langkah, karena gang yang dia masuki adalah gang buntu..


Ren ingin mengeluarkan pedangnya bersiap untuk melawan mereka namun tangannya langsung ditarik oleh seseorang dan membawanya ke ujung dinding yang gelap...


...


"Hei kemana dia ?"

__ADS_1


"Aku sangat yakin dia mengarah ke sini"


Pemain kebingungan akan hilangnya Ren..


Lalu tidak lama mereka akhirnya menyerah dan pergi..


...


Ren yang menahan napasnya akhirnya dapat melegakan diri..


Ren menatap orang yang menyelamatkan dirinya itu adalah seorang pria berambut pirang dengan mata berwarna biru dan syukurnya wajahnya tidak terlalu tampan..


Jadi Ren tidak terlalu minder akan wajahnya..


"Syukurlah bro.. kita selamat" Ucap Pemuda berambut pirang tersebut..


"Kenapa kau menolongku ?" Tanya Ren dengan penasaran.


"Aku orangnya tidak suka mengukir jalan yang di tempa banyak orang.. aku tipe orang yang lebih suka menempa jalanku sendiri" Ucapnya dengan keren sambil memegang rambutnya..


"Bicara yang normal.." Balas Ren dengan suara datar.


"Anuu.. kau tahu mereka menerima Quest dari raja untuk menangkapmu.. namun aku tidak melakukan itu dan malah menyelamatkanmu.. dan sesuai dengan tebakanku sekarang aku menerima pemberitahuan sistem untuk mencegah dirimu ditangkap" Jawabnya dengan panik..


"Nah gitu.. jangan sok keren di depanku.. yang boleh sok keren hanya aku sendiri.." Kata Ren tanpa malu..


"Baaikk boss" balasnya sambil memberikan hormatnya.


...


Ren menyadari bahwa dirinya bersembunyi di balik kegelapan gang yang mana sebenarnya itu mudah sekali ditemukan.. namun anehnya mereka tidak menemukan dirinya..


"Kau penasarankan kenapa mereka tidak menemukanmu.. itu karena skill langka yang aku dapat.. jika aku menyentuhmu aku dapat membuatmu menghilang bersamaan dengan diriku" Ucapnya dengan memperagakan dengan tangannya..


"Jangan sok keren"


"Baik boss.."


...


"Aku lupa menanyakan namamu ?"


"Namaku Chaos, kau tahu arti Chaos itu adalah kekacauan.."


"Oh maaf.."


Ren lalu memikirkan rencana yang akan dia lakukan untuk melawan raja tamak kampret yang ingin mengambil pedang miliknya..


Saat dia sedang memikirkannya tiba tiba panggilan dalam game miliknya berbunyi..


Ren langsung tersenyum melihat siapa yang memanggilnya..


"Maaf istriku.. aku sedang dalam masalah sekarang ini"


"Aku tahu oleh karena itu aku memanggilmu, dan siapa yang kau panggil istrimu!.."


Ren hanya tersenyum mendengar protes miliknya..


"Jadi dimana kau sekarang.."


Lalu Ren mengatakan lokasinya dan menunggu sang bidadarinya datang menemuinya..


Tidak membutuhkan waktu yang lama Erna datang..


Kecantikannya masih saja tidak ada yang dapat mengalahkannya..


Bahkan sih Chaos yang sedari tadi merapikan gaya rambutnya dengan sisir di tangannya terjatuh akan kecantikannya..


"Sepertinya kau mendapatkan karma sekarang ini.. karena semua pemain sedang mencarimu"


"Yah itu benar.. bahkan mengalahkan raja tamak itu menjadi sangat sulit"


"Memangnya apa yang sebenarnya terjadi"


Setelah itu Ren menceritakan semuanya sedetail mungkin kepada Erna tentang apa yang menimpa dirinya..


"Sepertinya kita harus berkerjasama untuk ini.. lalu siapa dia" Ucap Erna menatap kearah Chaos yang sedang bengong dari tadi..


"Ah dia Chaos.. cuman orang lewat.. ngomong - ngomong kau punya rencana ?"


"Tunggu dulu boss, bukankah kita berdua rekan sekarang.. dan maaf lupa memperkenalkan diriku nona.. nama saya Chaos.. dengan nama dan wajah tampan sekaligus keren ini.. aku akan membawa kekacauan yang melanda hati nona"


Erna menatap kearahnya tanpa berkata apapun.. bahkan tatapan matanya juga sangat menyakitkan.. seperti tersirat ditatapannya.. 'siapa orang narsis ini'..

__ADS_1


Erna mengabaikan perkataan orang ini dan kembali menatap kearah Ren.


"Mungkin akan sangat susah mengingat jumlah orang kita.. apalagi melawan kesatria kerajaan yang mana NPC itu sangat kuat" Jelas Erna.


"Ah kau benar"


"Dimana Ellen ?" Tanya Erna yang sedari tadi melihat sekelilingnya.


Ren baru mengingat keberadaan Ellen yang menghilang setelah dimana dirinya masuk ke istana kerajaan.. dan setelah itu ketika dia login Ellen tidak muncul untuk menyambut dirinya..


Mungkin Ellen memiliki sesuatu yang dia lakukan.. mengingat NPC juga memiliki pikiran layaknya manusia..


...


Saat dia berpikir seperti itu sebuah lingkaran sihir teleport muncul dan di sana ada Ellen keluar..


"Tuan maaf sebelumnya saya menghilang tiba tiba" Ucap Ellen yang datang langsung menundukkan kepalanya..


"Tidak apa apa Ellen.. aku yakin kau pasti mempunyai rencana"


"Saya telah meminta bantuan kepada Ruuna-sama tentang hal ini dan dia langsung bergegas ke sini bersama bawahannya"


"Senang mendengar hal itu.. kerja bagus" Ucap Ren sambil mengusap kepala Ellen..


Ellen hanya senang akan perlakuan tersebut dan tersenyum bahagai..


Ren sangat bersyukur dalam hatinya jika dia memiliki teman yang masih bisa membantunya..


"Aku sangat bersyukur bahwa Ellen menjadi pendampingku" Ucap Ren dengan tersenyum bahagia..


Wajah Ellen langsung memerah saat mendengar perkataan itu..


...


Chaos yang melihat kedatangan Ellen lagi lagi dia terkejut akan bunga indah yang datang kepada Ren..


Chaos semakin penasaran akan siapa Ren..


"Boss sebenarnya anda siapa ?"


Chaos tidak dapat menahan diri untuk tidak bertanya..


Ren berbalik menatap kearahnya dan menyeringai sambil memegang pedang miliknya dipinggang..


"Namaku FLoxRen.. aku harap kau bisa membantuku, Chaos.. karena semakin banyak orang maka semakin besar kemungkinan untuk menang"


Cahaya matahari meninggi, angin lalu berhembus..


Cahaya matahari memancar sempurna kearah Ren dan angin yang berhembus membuat rambut Ren terurai secara perlahan..


Chaos yang melihat itu langsung sadar akan sosok yang ada di depannya..


Dia adalah perwujudan keren yang selama ini dia impikan..


"Baik boss saya akan mengikuti anda mulai dari sekarang"


Ren tersenyum mendengar hal itu..


(Ah momen ini kenapa tiba tiba terjadi.. sial ini keren)


Ren tidak dapat menahan diri untuk tidak bahagia ketika dia menyadari betapa kerennya dirinya saat cahaya matahari dan angin yang berhembus kearahnya..


(Dengan begini bantuan gratis didapatkan)


Ren bersiap untuk melawan Raja tamak itu.. namun sebelum itu mereka harus menunggu kedatangan Ruuna..


...


Bersambung...


Tanganku terluka untuk membuat Ren menjadi keren.. karena batinku tidak rela melihat ini.. jadi aku akan hiatus..


"Tunggu thor.. "


Tapi boong :v


Yah.. jujur ini memang keren aku akui.. sialan.. mimpi Ren untuk mencari harem kayaknya bukan angan angan lagi.. sepertinya..


Namun sayangnya aku tidak akan membuatnya menjadi mudah.. hahahahaha..


Jangan lupa like ya..


Walaupun satu like setidaknya ada yang like lah.. biar aku tahu bahwa masih ada yang membaca karya ini.. ;)

__ADS_1


__ADS_2