
Langit begitu cerah memancarkan cahaya pagi yang begitu indah memberikan sebuah awalan hari sempurna untuk bersantai di bawah pohon rindang yang disambut baik angin yang berhembus..
Sayang itu tidak dapat tokoh utama kita nikmati sekarang ini karena dia..
"Sebelum latihan.. kau harus lari 100 kali mengelilingi lapangan lalu push up 100 kali dan Sit up 100 kali"
Ren yang mendengar itu hanya bisa menatap tidak percaya dengan apa yang dia dengar..
"Raja pasti suka bercanda" Balasnya dengan tertawa kecil..
Raja yang mendengar itu juga tertawa..
"Benar aku bercanda.. mana mungkin 100 saja.. oke semuanya 1000"
"Tidak maaf 100 saja sudah cukup" Balas Ren dengan cepat.
Ren langsung melakukan apa yang diperintahkan tanpa bertanya apapun takut jika dia akan menambah satu angka nol dibelakangnya..
Ren lari seratus kali dilapangan kecil..
Iya itu kecil hanya 600 meter luasnya..
Ren ingin mengeluh kepada raja namun dia tidak mau mengeluh.. takut jika ditambah..
Setelah itu Ren langsung melakukan push up tanpa istirahat..
Begitu juga dengan sit up..
Ren merasakan seluruh badannya merasakan kelelahan yang mengerikan..
Walaupun ini merupakan game namun tetap saja yang namanya stamina begitu nyata di sini..
Sungguh game yang indah..
"Tidak kata istirahat di sini" Ucap Raja dengan tidak senang.
Ren yang masih begitu kelelahan ingin merebahkan dirinya di pohon yang rindang yang dia lihat..
Ren menghela napasnya dan dengan terpaksa untuk bangkit lagi..
"Sekarang pemanasan telah siap"
Kepala Ren menjadi berkedut dan urat marah sedikit muncul..
(Semua hal tersebut hanya pemanasan)
Ren ingin marah namun dia hanya bisa memendamkan perasaannya..
"Sekarang kita akan bermain"
"Bermain ?"
"Kau pasti lelahkan karena latihan tadi jadi kita akan menghilangkan kelelahan kita dengan bermain kucing kucingan.. jadi aturannya mudah kau hanya perlu mengejarku dan menyentuhku jika kau bisa menyentuhku maka latihan hari ini akan selesai.. namun jika kau tidak berhasil maka latihan akan terus berlanjut"
Ren mendengar itu hanya bisa tersenyum licik..
Kau tahu bahwa kecoa bisa terbang maka jangan remehkan mereka..
Layaknya tokoh utama kita ini..
"Baik aku akan menerima itu dengan senang hati"
Ren memikirkan sesuatu yang licik saat ini..
Lalu dia tersenyum..
__ADS_1
"Oh ratu apa yang anda lakukan dengan pakaian seksi itu"
"Apa!!"
Raja langsung panik membalikkan lehernya ke belakang dengan cepat hingga 360 derajat.
Ren tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dan langsung menerkam Raja dengan cepat namun ketika Ren ingin menangkapnya dia hanya bisa merasakan dirinya menangkap sebuah angin..
Ren melirik kiri dan kanan dan seketika itu dia merasakan tubuhnya merinding dari belakang..
"Sebaiknya lelucon seperti itu tidak perlu kau lakukan"
Raja sudah berdiri tepat di belakang Ren..
"Apa yang.. tadi.. eh ?"
Ren tidak dapat memilih sebuah kata yang tepat karena keterkejutannya..
"Kau sebaiknya menangkapku dengan cepat karena waktu yang aku berikan hanya 10 menit"
Ren mengesampingkan hal tersebut dan bersiap kembali untuk menangkap raja namun hal yang sama kembali terjadi..
Ren hanya menyentuh angin dan tidak ada seorang pun di depannya..
Ren tidak menyerah dan langsung berbalik ke belakangnya..
Lalu mencoba menangkapnya lagi..
Lagi..
Lagi..
Ren kelelahan dengan cepat dan stamina menurun drastis..
Mengingat Ren masih sangat lelah setelah latihan sebelumnya jadi stamina miliknya hanya tersisa sedikit..
Ha..ha..ha..
Ren bernapas dengan sangat kesakitan.. paru parunya bahkan serasa sangat sakit..
"Hei nak.. aku tahu bahwa kamu berpura pura untuk menipuku karena niat licikmu untuk membuatku kasihan kepadamu"
"Aku benar-benar kelelahan"
"Anak muda sepertimu bahkan kelelahan hanya seperti ini" Ucapnya dengan menggelengkan kepalanya dengan kecewa.
"Dulu ketika aku masih muda sepertimu berlari dari sini ke gunung sana hanya memerlukan satu jam kau tahu" Sambungnya dengan sombong sambil menunjukkan gunung yang begitu jauh dari sini..
"Hmpph hanya gunung seperti itu bangga, lihat aku bahkan me--"
"Me- apa ?"
"Bukan apa apa"
Ren ingin memukul mulutnya yang hampir saja mengatakan sesuatu yang mengerikan..
Jika dia tahu gunung apa itu jelas pasti akan marah..
"Waktu sisa 3 menit tersisa apakah kau sudah menyerah" Ucapnya sambil tersenyum memandang jam pasir yang ada di tangannya..
"Sejak kapan ada itu"
Ren mengeluh akan hal itu ketika dia tahu bahwa waktunya tersisa sedikit lagi..
Ren tahu bahwa menangkap ataupun menyentuhnya adalah sesuatu yang mustahil..
__ADS_1
Gerakannya begitu cepat yang menandakan ini adalah kemampuan miliknya yang tidak dia gunakan saat melawan Ren..
Dia ingin menangis karena saat ini otaknya telah kehabisan bahan untuk rencana liciknya..
(Apa yang dapat aku lakukan ?)
Ren menjadi panik akan pikirannya sendiri..
Ketika dia berusaha memikirkan rencana licik dia melihat di belakang raja bahwa ada ratu yang sedang membawa sebuah cawan yang berisikan teh dan beberapa kue kering..
Ren tersenyum jahat akan hal ini..
Raja yang melihat anak yang ada di depannya tersenyum menjadi waspada..
(Rencana licik apa yang akan dia lakukan ?)
Ren langsung memasang wajah kaget..
"Raja.. apa yang kau katakan ?" Ucap Ren dengan wajah penuh kaget dan tidak percaya..
Raja jadi bingung dengan apa yang dikatakan Ren..
"Ratu sudah sangat cantik tapi anda berniat mencari yang lain" Ucap Ren dengan begitu keras hingga..
Hingga..
Ratu yang berada di belakang Raja langsung kaget dan melepaskan cawan yang dia pegang..
Raja merasakan dinginnya punggung miliknya ketika dia mendengar apa yang jatuh di belakangnya..
"Apakah itu benar sayang ?" Ucap Ratu dengan tersenyum masam dan wajahnya begitu marah..
"Tunggu tenanglah.. itu bohong.. percayalah.." Balas Raja dengan panik..
Raja tersebut berbalik kearahku dengan marah..
"Hei kau jangan membuat ini jadi kesalahpahaman"
"Maaf raja.. aku.. tidak tahu bahwa ada ratu di belakang anda.." Balas Ren dengan wajah menyesal..
Raja langsung merinding lagi dipunggung miliknya dan tangan sang Ratu langsung memegang bahunya..
"Sayang.. mari kita bicarakan ini di tempat lain"
"Tunggu itu semua bohong.."
...
Ketika itu Ren melambaikan tangannya dengan sangat senang ketika dia melihat Raja diseret dengan paksa oleh Ratu..
Dengan begini Ren tidak jadi latihan tambahan..
(Seperti ini rasa menang perang tanpa harus berkorban)
...
Bersambung...
Tolong donasikan like kalian untuk raja saat ini dengan menekan logo jempol di pojok kiri..
Dengan like kalian kemungkinan raja hidup akan semakin meningkat..
Aku harap raja itu selamat..
Mengheningkan cipta...
__ADS_1
:'3