Fantastic Earth ( The Journey )

Fantastic Earth ( The Journey )
RAHASIA JAMES ( part 2)


__ADS_3

"kalian masih mau mendengar kelanjutan kisah nya kan?" Edwar menggoda dua anak perempuan dan laki yang duduk di hadapan nya itu dengan ber basa-basi untuk mengulur waktu cerita nya.


"mau,mau,mau!" lagi lagi mereka kompak, merengek meminta Edward untuk melanjutkan kisah nya.


" Raja Elang murka melihat kesombongan Raja Awan Hitam yang tidak mau memberi salam kehormatan untuk penduduk Bumi, atas ijin langit, dia mengutuk Raja Awan hitam dan melepas gelar kebangsawanan nya, paras nya yang semula tampan dan berseri, kini berubah menjadi buruk rupa, disertai bau busuk yang menyengat dari dalam tubuh nya, Raja Awan hitam yan tidak terima dengan keadaan nya kini, merasa marah terhadap Raja Elang dan para Dewi Bumi, dengan kekuatan nya yang tersisa dia berjanji untuk menghancurkan Bumi dengan tangan nya sendiri,dia akan mengajak para penduduk Bumi untuk membentuk aliansi, menjadikan Bumi sebagai planet terkuat dari planet planet lai nya, Raja Elang sebenar nya menyesali kutukan kepada sahabat nya itu, namun kejahatan tetaplah kejahatan, dia tidak bisa berdiri di atas kemungkaran seperti Raja Awan Hitam, namun dia berjanji kepada Raja Awan Hitam, untuk tidak mengikut campuri urusan nya lagi, dia membiarkan Raja Awan hitam dengan sumpah nya yang akan membentuk kerajaan nya sendiri di atas Bumi, Dewi Bumi yang mendengar sumpah Raja Awan Hitam itu, tertawa terbahak bahak, karena mereka yakin, Bumi yang damai ini, tidak akan semudah itu di hancurkan, karena dia tahu, para penduduk Bumi tidak akan memiliki Sifat merusak seperti Raja Awan Hitam, Raja Awan Hitam semakin Murka dengan Dewi Bumi, dia bertekad untuk merebut benda yang memiliki kekuatan besar itu dari tangan Raja Elang, agar kekuatanya kembali untuk dengan mudah menghancurkan Bumi dengan tangan nya, mengetahui hal itu, Raja Elang hanya terdiam, dia membiarkan Raja Awan Hitam merebutnya," kakek kembali menelan ludah, mengingat ingat kejadian yang tak pernah bisa dia lupakan begitu saja,


" lalu, apa yang terjadi kek?" tanya James, dengan tatapan polos penuh percaya, seperti anak kecil pada umum nya yang mendengarkan kisah dongeng dari orang tua nya sebelum tidur.


" Kamu tahu James? seketika tangan Raja Awan Hitam yang berusaha memegang benda magis itu hancur berkeping keping, begitu juga dengan benda tersebut, yang ikut terpental dan menghilang secara misterius, Raja Awan Hitam menjerit hingga suaranya terdengar sampai seisi Bumi, mengetahui hal itu, Dewi Bumi kembali tertawa karena kebodohan Raja awan hitam, Benda Magis itu di turunkan di Bumi, yang artinya dia hanya bisa di pegang oleh para penduduk Bumi, dan klan Bintang yang melapisi nya dengan Emas yang terbentuk dari element element Bumi, Raja Awan Hitam dengan sakit yang semakin dalam, segera meninggalkan tempat itu, dan akan mengumpulkan semua pasukan nya untuk menghasut para penduduk Bumi, Agar mau membantu nya mencari telur itu, karena dia tau James, telur itu hanya bisa di pegang oleh orang orang pilihan yang berasal dari Bumi, selama ratusan juta tahun dia mencari orang pilihan itu, tetapi sama sekali belum dia temukan, Raja Elang Tak berdaya menghadapi sumpah Raja Awan hitam untuk berbuat kerusakan di muka Bumi ini, sebab dia sudah termakan janji nya sendiri, saat masih menjalin persahabatan dengan Raja Awan Hitam, di perguruan langit, satu satu nya yang bisa menghentikan nya, hanyalah telur ajaib itu, dan yang bisa membunuh pasukan nya adalah serpihan terbesar dari ledakan yang di hasil kan oleh benda ajaib itu, yang juga menghilang entah kemana?"


Edward kembali menghentikan kisah nya, mata nya mulai berkaca kaca, tidak mampu mengingat kerusakan demi kerusakan yang di timbulkan oleh Raja Awan Hitam di Bumi ini, Akira yang melihat itu, segera turun dari kursi nya, dan memeluk tubuh kakek Edward yang sudah mulai keriput itu, Edward menepuk nepuk pundak Akira, dia tahu, perempuan kecil itu berhati sangat baik, dia akan menemani James, dalam segala kesulitan nya kelak,


" kau tau James? Apa hubungan mu dengan cerita tersebut?" Edward melanjutkan perkataan nya kembali, dengan pertanyaan yang tak mungkin bisa di jawab oleh James. Laki laki kecil itu hanya menggelengkan kepala nya,


" Kamu adalah orang yang terpilih untuk mencari telur Raja Elang itu!" seketika James dan Akira berdiri dari kursi nya, sejenak mereka saling pandang

__ADS_1


" ha?!" ekspresi terkejut itu memuat Edward tertawa kecil.


"Raja Elang itu orang yang datang kesini tadi ya kek?" Akira memberanikan diri untuk bertanya tentang sesuatu yang di lihat nya tadi.


" betul sekali Akira!" Jawab Edward,


" kakek, boleh Aku bertanya sekali lagi?" Edward terdiam sejenak,


" tentu boleh, kenapa tidak?" sebenar nya, Edward sedikit merasa takut, Akira akan bertanya sesuatu yang tidak bisa di jawab nya.


" jika James adalah orang pilihan? Lalu bagaimana jika dia berubah menjadi monster seperti tadi?" Akira memang perempuan yang cerdas, bahkan pertanyaan itu tidak terlintas di Fikiran James sama sekali.


Setelah dia sudah memastikan ruangan itu kembali kondusif, dengan suara nya yang agak berat, dia memanggil Akira yang masih duduk di samping James,


" Akira, kemari lah!"

__ADS_1


Akira pun melompat turun dari kursi yang di duduki nya tadi,


" iya kek,!" dia menghampiri Edward yang berdiri di depan laci tadi.


" Raja Elang memberikan mu ini, untuk melindungi James dari serangan Raja awan Hitam!" sembari memberikan sebuah gelang transparan yang terlihat bercahaya di atas tangan Akira.


" ke, kenapa kek?" Gadis itu sedikit ragu menerima benda berharga yang di berikan Edward untuk nya.


" Akira, di dalam tubuh James, terdapat darah Raja Awan Hitam, yang sewaktu waktu bisa merubah nya menjadi sesosok monster seperti tadi, hanya benda ini yang bisa mencegah nya untuk merubah diri nya menjadi sesosok monster!" ucap Edward dengan suara yang setengah berbisik, agar tidak terdengar oleh James,


" kenapa bukan kakek sendiri yang memasang kan nya?" lagi lagi Akira bertanya dengan cerdas.


" hanya kau yang sanggup memasang kan nya, molekul di tubuh mu, yang mampu menenangkan James, sebab untuk memasang kan gelang ini, akan membuat tubuh James tersiksa setengah mati, setelah kau memasangkan nya, benda ini tidak akan pernah lepas dari tubuh James,kecuali kau yang melepas kan nya!" ucap Edward masih dengan suara yang sedikit berbisik.


" kalau begitu, baik lah kek!" ucap Akira yang dengan senang hati menerima gelang itu dari tangan Edward.

__ADS_1


" berjanjilah Akira, jangan memberi tahu kan hal ini kepada James, dia tidak boleh tau jika di tubuh nya mengalir darah Raja Awan Hitam!"


Mereka berdua, saling menautkan kelingking untuk berjanji tidak akan membocorkan rahasia James yang sesungguh nya, kepada James itu sendiri.


__ADS_2