Fantastic Earth ( The Journey )

Fantastic Earth ( The Journey )
KLAN BINTANG


__ADS_3

Raja Elang, kembali menepuk nepuk Pundak James,untuk membesarkan hati nya, agar mau menerima kenyataan pahit ini dengan segenap jiwa dan raga nya,


" istirahatkan tubuhmu dari rasa lelah!" ucap Raja Elang, dia sangat tahu tentang keadaan James, tak mudah bagi anak sekecil itu, yang baru tahu tentang dunia dan isi nya, untuk menerima kenyataan kenyataan pahit yang harus di hadapi nya, kini, di dalam diri nya, sudah mulai timbul semangat baru, untuk menemukan jati diri yang sebenar nya, Raja Elang sudah bersedia untuk membimbing nya secara langsung, agar kekuatan yang sebenar nya di dalam diri nya benar benar muncul, dan juga Raja Elang siap untuk melatih mental dan jiwa nya, agar mampu menyeimbangkan aliran aliran darah yang mengalir di dalam tubuh nya, untuk mencegah nya berubah menjadi James yang mengerikan,


James menganggukkan kepala nya, dia benar benar ingin istirahat dari rasa lelah nya, dengan di dampingi para pelayan, dia berjalan menuju kamar nya,


" Wau, Amazing!" gumam nya, dia melihat betapa bagus nya kamar itu, ornamen ornamen perak dan emas, menjadi hiasan hiasan yang menyedapkan pandangan mata nya, kamar dengan dipan yang berbentuk seperti kepala Elang menambah kesan tersendiri bagi James, belum lagi kamar itu menghadap langsung dengan pemandangan alam yang super duper indah, sepanjang yang di lihat nya, adalah para penduduk Bintang yang hidup dengan segala kemudahan nya, sungguh negri ini sangat makmur, sungguh negri ini, nyaris tanpa penderitaan, James pun menenggelamkan diri dalam kelelahan nya dalam menghadapi hari yang benar benar berat ini.


****


Setelah cukup lama dia beristirahat, dari rasa lelah nya, James perlahan lahan terbangun dari tidur nya, matanya mencoba mencari cari sesuatu yang lazim di miliki orang orang di Bumi dan sangat berguna setelah bangun dari tidur, namun dia sama sekali tidak menemukan benda itu, bagaimana cara nya dia bisa melihat waktu? Jika tak ada jam atau penunjuk waktu disana? James seakan akan lupa, jika dirinya sudah berada di tempat lain, bukan lagi di Bumi tempat nya berpijak,


Dia menurunkan kaki nya kelantai, kemudian bangkit untuk melihat pemandangan di sekitaran kamar itu, dia merasa heran, perasaan dia tadi tidur sudah cukup lama, tapi kenapa waktu seperti tidak berjalan disana? Langit sama sekali tidak berubah menjadi gelap, dengan rasa penasaran itu, kemudian dia beranjak dari kamar nya untuk menemui Edward dan Raja Elang yang sedang duduk di taman istana.


Dengan penuh senyuman ramah, Raja Elang dan Edward menyambut kedatangan James,


" ada apa James? Kenapa kau berlari tergesa gesa kesini?" tanya Raja Elang yang sedang duduk di kursi taman itu,


" Aku merasa, sudah tidur cukup lama, tapi kenapa waktu seperti tidak berjalan disini? Apa yang terjadi paman?"


Sungguh, James tampak menggemaskan saat itu, Edward yang mendengar nya tertawa terbahak bahak,


" James, kau sedang berada di klan Bintang, tidak ada waktu siang dan malam disini!" ucap Edward

__ADS_1


"apa?" James terkejut mendengar pernyataan itu,


" lalu, bagaimana cara kalian beristirahat paman?" tanya James lagi,


" kami tidak pernah istirahat James, sudah Fitra kami tidak punya rasa lelah, istirahatlah jika kau ingin beristirahat!" ujar Raja Elang, dia memaklumi pertanyaan James itu, sebab bagaimana pun, dia adalah manusia yang mempunyai rasa lelah, tidak seperti dirinya yang hidup tanpa rasa lelah atau pun rasa bosan,


"mari James, Aku perkenalkan dengan putra ku!" Raja Elang mengajak nya berjalan menuju istana bawah, dan James mengikuti nya dari belakang, lagi lagi dia dibuat takjub oleh Kerajaan Bintang ini, istana ini terdiri dari banyak tingkatan, salah satu nya adalah istana pangeran yang berada langsung di bawah istana utama,


begitu banyak pangeran pangeran muda yang ada di istana tersebut sedang berlatih bela diri dengan menggunakan pedang, salah satu nya adalah pangeran Roni, putra raja Elang yang paling menonjol di bandingkan dengan yang lain nya, dia sudah banyak menguasai ilmu peperangan,


" James, perkenalkan, ini Roni, putra pertama ku!" laki laki gagah itu,memberi salam penghormatan kepada James.


" selamat datang di istana para pangeran James!" ucap nya, di iringi oleh adik adik nya yang juga ikut memberi salam penghormatan kepada James,


" baik Ayah!" dia membungkuk kan badan nya, dengan tangan kanan yang di taruh di dada nya, seperti para panglima kerajaan pada umum nya.


" mari james, ikuti kami!" pangeran Roni, mengajak James untuk berjalan menuju istana bawah lagi, tempat penyimpanan benda benda pusaka. Disana dia melihat berbagai macam benda pusaka mulai dari pedang hingga serbuk beracun, dan sebagai nya.


" silahkan kau lihat lihat benda pusaka ini James, agar mereka yang ditakdirkan untuk mu, dapat mengenali wajah mu, gunakan darahmu untuk memancing mereka!" ucap Roni, laki laki gagah itu mencoba menjelaskan tentang bagaimana cara mendapatkan benda pusaka di istana itu.


" bagaimana bisa harus menggunakan darah?" laki laki kecil itu masih belum paham dengan apa yang dikatakan oleh Roni,


" benda pusaka yang ada disini, memilih tuan nya sendiri, untuk mendapatkan nya tidak semudah membalikan telapak tangan, kau harus berjuang dengan darah mu sendiri!"

__ADS_1


" lantas, jika Aku tidak bisa menaklukan nya? Apa yang akan terjadi?" tanya James


" benda itu akan membunuh mu, dan mencari tuan yang layak untuk di jadikan pemilik nya!"


James menelan ludah, kenapa raja Elang memberi nya syarat yang susah seperti ini? Tidak kah ada cara lain selain ini? Apa jangan jangan dia memang berniat untuk membunuh James dari awal? Pikiran pikiran kotor itu mulai keluar di kepa nya.


" ayo James, gunakan darah mu untuk menemukan benda pusaka mu!" Roni memberi nya aba aba, saat semua benda pusaka itu, sudah mulai ber lompatan untuk menyambut kedatangan tuan nya.


James masih menelan ludah, dia benar benar ketakutan, sebab ini adalah kali pertamanya mendapat tantangan seberat ini,


" ayo James tunggu apa lagi!" Roni yang mengetahui keraguan James, segera menghunuskan pedang nya,dan merobek lengan James dengan pedang nya, hingga darah segar pun keluar dari luka sabetan itu,


" tidak,Roni!" James merasa belum siap dengan pemandangan itu,


Darah segar James yang jatuh ke lantai, seketika mengeluarkan cahaya emas yang berpendar membentuk garis garis lurus merambat ke arah benda benda pusaka yang ada di sana, sontak seluruh benda yang tidak memilih James sebagai tuan nya, berlarian dan melesat ke arah James untuk menyerang nya secara bertubi tubi, James yang merasa ketakutan, segera berlari sekuat tenaga, dia benar benar sangat takut saat ini, bagai mana tidak? Benda sebanyak itu mengejar nya, dan bersiap untuk menyerang nya,


" James, lawan mereka, nanti benda pusaka yang memilihmu, secara otomatis akan melindungi mu!" teriak Roni dari kejauhan,Raja Elang dan Edward yang berada di istana Utama, tertawa melihat James yang di kejar kejar benda pusaka, dia tahu, wajah James sudah pucat pasi, menahan rasa takut di benak nya,


" kamu yakin dia tidak akan terbunuh?" Edward sedikit khawatir tentang James


" percayalah, dia adalah anak pilihan, dia tidak akan menyerah begitu saja!" ucap Raja Elang dengan santai, sembari menikmati secangkir minuman.


James yang sudah terkepung itu, mengerahkan seluruh tenaga nya untuk melawan benda benda magis tersebut, secara ajaib tubuh nya yang kecil itu, mampu mengeluarkan kemampuan bela diri yang begitu baik, tubuh nya mendadak lincah untuk menepis semua serangan serangan itu, namun tetap saja, yang namanya benda pusaka tidak punya rasa lelah seperti diri nya, benda benda itu terus menyerang dan menyerang diri nya tanpa ampun.

__ADS_1


__ADS_2