Fantastic Earth ( The Journey )

Fantastic Earth ( The Journey )
RAJA NAGA 2


__ADS_3

Dengan di temani Edward, James menunggangi Naga itu, dia berpegangan dengan kencang pada tanduk Naga yang menjuntai memanjang ke belakang.


Dengan gesit Raja Naga menyelami kedalaman sungai kematian tersebut, Mereka menerjang lapisan terdalam sungai hingga melewati beberapa kegelapan tanpa cahaya matahari sedikit pun, beberapa biota terlihat bersinar dalam kegelapan, merayap di dasar laut mencari makanan untuk bertahan hidup dalam keras nya seleksi Alam.


Mereka terus berjalan melintasi batas waktu antara Klan Bintang dan Bumi, menembus cahaya melingkar yang menjadi puncak perbatasan dua dimensi tersebut.


"Siap siap James, kita akan sampai di perbatasan dua dunia ini, pejamkan matamu!"


Edward menutup wajah James sembari mendengungkan mantra mantra dengan bahasa yang tidak dimengerti oleh laki laki kecil tersebut, Edward sangat tahu, kelemahan dari manusia penduduk Bumi, mereka tidak akan mampu bertahan di dalam gelap nya dasar lautan, Sistem pernafasan James kini kembali ke mode normal seperti manusia pada umum nya, oleh sebab itu Pangeran Edward membacakan mantra untuk membangkitkan energi James, agar bisa bernafas dalam lautan kembali.


Dari sisi sisi leher James tumbuh sesuatu yang menyerupai insang ikan sebagai ganti paruh paruh nya yang tidak berfungsi di dalam air.


James kembali membuka mata nya, dia melihat hamparan pemandangan di bawah air yang luar biasa indah nya, sesuatu yang belum pernah di lihat oleh James sebelum nya.


"Indah bukan James?"


Laki laki kecil itu terperangah dengan pemandangan yang sangat memanjakan mata nya, beberapa spesies kerang Mutiara terbuka menunjukan pesona keindahan perhiasan nya yang berkilauan, seperti memberi salam atas kehadiran mereka, sesekali wajah James menabrak gerombolan kupu kupu laut yang pasrah terombang ambing oleh arus air laut yang tak menentu.


"Indah nya!"


Anak kecil itu tersenyum lebar, menikmati keajaiban demi keajaiban di depan mata nya, yang terhampar di dasar lautan lepas,


"Pegangan yang kuat James!"


ucap Edward.


Raja Naga mempercepat gerakan nya, dia melesat melewati beberapa cela cela bebatuan, tubuh nya meliuk dengan indah di dasaran laut yang luas nya seperti tanpa batas.


James berpegangan dengan kuat, tubuh nya yang kecil menempel di punggung Naga, seperti ikan remora yang menempel lekat di tubuh Hiu, dia takut sekali terjatuh, Edward tertawa melihat tingkah James yang terlihat takut dengan ketinggian.

__ADS_1


"Seorang pejuang tidak akan mudah mati James!"


Edward meledek James yang sudah sangat tegang.


"Bersiaplah lagi James, kau akan melihat pemandangan tak biasa setelah ini!"


Mendengar instruksi Edward, James mulai resah, dia tahu karakter Edward jika dia sudah berbicara seperti itu, artinya akan ada sesuatu yang tidak baik baik saja yang akan di lihat nya.


James menghela nafas panjang, membesarkan hati nya bersiap siap untuk melihat pemandangan yang mungkin tidak mengenakan mata nya.


Raja Naga masih terus melanjutkan perjalanan nya.


Sampailah mereka pada suatu tempat yang terlihat hampa, tempat itu gelap, tak seindah pemandangan pemandangan yang lalu, yang baru saja mereka lewati sebelumnya, seperti ada tembok pemisah diantara dua lautan tersebut.


"Tempat apa ini Kek? Kenapa Aku mencium bau amis darah di mana mana?"


Pangeran Edward yang paham situasi mulai memasang jubah transparan nya untuk meminimalisir hal hal buruk yang terjadi pada Cucu nya tersebut.


"Tenanglah, kamu harus memakai jubah ini, kamu akan aman dari serangan serangan mahluk jahat!"


Edward memasangkan jubah itu ke tubuh James, beberapa bayangan hitam mencoba mendekati mereka, mengendus endus bau mereka, namun lantaran mereka telah memakai pelindung membuat bayangan bayangan hitam itu tak mampu mendeteksi keberadaan mereka.


"Siapa mereka kek? Kenapa mereka sangat banyak dan merajai lautan ini?"


James bergidik ngeri melihat mereka yang seakan akan tidak tenang untuk mencari sesuatu.


"Dulu nya mereka adalah Raja yang berkuasa di berbagai belahan Bumi, mereka telah mati dan berubah menjadi bayangan hitam untuk mencari serpihan terbesar yang hilang tersebut, sampai saat ini mereka tidak tahu, serpihan itu telah berubah menjadi pedang yang kini menjadi milik mu James!"


"Atas dasar perintah Raja Awan Hitam?"

__ADS_1


Tanya James yang seolah olah sudah paham dengan kejahatan Raja Awan Hitam.


"Dulu mereka adalah Raja yang baik dan Bijaksana, namun karena hasutan Raja Awan Hitam lah, yang membuat mereka mati tidak tenang, haus akan kekuasaan, haus akan pujian, yang membuat mereka terperangkap dalam belenggu hasrat nya sendiri!"


Bayangan bayangan hitam itu, terus berenang kesana dan kemari, dari dasar lautan itu, terlihat begitu banyak jasad jasad manusia yang sebagian sudah berubah menjadi tengkorak, sekali lagi James bergidik melihat pemandangan itu.


"Lalu, bagaimana dengan mereka?"


James kembali bertanya tentang apa yang dilihat nya itu.


"Mereka adalah korban kejahatan Raja Awan hitam, banyak dari mereka yang tidak bersalah di bantai habis habisan, kerajaan yang tidak mematuhi perintah Raja Awan Hitam akan diserang dan di lengserkan, penduduk sipil yang tetap berpegang teguh dengan kebaikan akan di bunuh dan mayat nya di buang di lautan ini!"


Sebagai seorang manusia dia merasa tidak terima atas apa yang di lakukan oleh Raja Awan Hitam kepada Kaum nya, hanya karena sebatas ingin di akui kehebatan nya, dia ingin menyingkirkan Manusia dari peradaban Bumi, tangan laki laki kecil itu mengepal, menandakan keinginan nya untuk membalaskan dendam atas hilang nya nyawa mereka yang tidak bersalah.


"Kakek, Apakah Bayangan hitam itu mengincar sesuatu yang berkilauan? Seperti gelang yang pernah kau berikan kepada Akira?"


Lagi lagi James membahas tentang Akira, entah kenapa perempuan itu seperti tidak akan hilang dari ingatan James.


"Bukan James, Bayangan hitam itu mengincar Mu, untuk di jadikan Raja di atas semua Raja di Bumi ini yang dari kalangan Manusia, sebab di dalam darah Mu, terdapat darah Raja Awan Hitam yang bercampur dengan DNA beberapa Klan di galaxy ini!"


Kini James mulai memahami tentang apa yang sebenar nya terjadi dengan Akira.


" Kakek, Mau kah kau berjanji kepada ku? Untuk menceritakan sedikit saja tentang Akira, agar Aku bisa tenang dalam mengemban misi ku ini sendirian!"


Edward menundukkan kepala nya, sejenak berpikir bagaimana cara nya agar James tidak terus larut dalam bayangan Akira, namun kenyataan memang menyakitkan, James harus tahu semua kebenaran nya, kenapa tubuh nya menolak Akira.


"Baiklah, tapi sekarang kamu harus fokus berpegangan pada Raja Naga, kita akan menuju laut selatan, tempat di mana Raja Naga bersemayam, disana kau akan tau seperti apa susah nya mengambil mutiara Naga yang berisi pedang Api ini, kamu akan tahu bagaimana perjuangan Ayah mu untuk menjadikan nya benda pusaka sebagai alat perlindungan diri nya!"


James mengangguk, Raja Naga mempercepat gerakan nya, menjauh dari kedalaman laut yang penuh penderitaan itu.

__ADS_1


__ADS_2