Fantasy Star Online

Fantasy Star Online
9. Persiapan Level 15


__ADS_3

Seperti biasa, setiap pagi, Ryuei selalu pergi untuk berolahraga. Sedikit demi sedikit, dirinya sudah menjadi orang yang terlihat berbeda, kantung mata hitam dan wajah lesunya sudah berkurang dan tingginya bertambah sekitar 2 cm. Selain rutin latihan membentuk tubuhnya, Ryuei juga melatih kemampuan permainan tongkat agar tidak kaku ketika dia sudah memutuskan untuk menggunakan tombak sebagai senjatanya di Fantasy Star Online.


Tidak mungkin baginya untuk menguasai itu semua hanya dalam 2 sampai 3 hari saja, sehingga dia juga melakukan latihan gerakan saat berada di game, kemudian dia menyimpan gerakan yang sudah dia lakukan di dalam game yang tidak dapat dilakukannya di dunia nyata. Seperti menyerang saat berputar, layaknya jurus saat dia masih bermain game favorit lamanya yang sudah tutup.


Di hari ke-empatnya, sejak mulai bermain Fantasy Star Online, Ryuei telah mencapai level 14 dengan status sebagai berikut.


———


Name: Ryzen


Level: 14


Guild: —


SP: 46


STR 17, AGI 7, INT 10, VIT 7, LUCK 6


Karma: 2


———


Ryuei juga tidak lupa untuk menerima beberapa Achievement yang dia dapatkan saat itud, diantaranya; Novice Player, Herbalist I, The Gatherer I dan II, Boar Hunter I, Monster Hunter I, Greenfields I, II, dan III.


Di antara Achievement tersebut, hadiahnya berbagai macam, ada Riil—nama mata uang perak yang digunakan—kemudian ada bonus SP dan Status, berbagai macam Item, dan Title.


Novice Player memberikan Riil sebanyak 50, Herbalist I memberi 5 botol HP Potion berwarna merah, The Gatherer I dan II memberikan buff khusus yaitu kemungkinan 5% item atau drop menjadi double. Untuk Boar Hunter I dan Monster Hunter I, masing-masing memberikan 2 SP, penambahan total bonus pada atribut status STR +3, serta sebuah Title. Terakhir dari Greenfields I, II, dan III, yaitu mendapatkan total Riil sebanyak 250 Riil.


Title yang didapatkan oleh Ryuei, selain dari Boar Hunter I dan Monster Hunter I, ada dua title lagi yang dia dapatkan dalam empat hari sejak mulai bermainnya, yaitu Newbie's Blessing dan 1H Sword Wielder.


———


Boar Hunter I


Didapatkan setelah membunuh 100 Wild Boar.


STR +2


Serangan pada monster jenis hewan bertambah 2%


———


Monster Hunter I

__ADS_1


Didapatkan setelah membunuh 150 monster apa saja.


STR +2


Rate Rare Drop bertambah 1%


———


Newbie's Blessing


Title bagi pemain baru yang dianugerahkan oleh Dewi.


Exp bonus +100%, Rate Rare Drop +40%, Damage bonus +50%


Tersisa 3 hari hari lagi


———


1H Sword Wielder


Title bagi seseorang yang memakai Pedang Satu Tangan untuk membunuh sebanyak 40 monster apa saja.


STR +3, VIT +1


Serangan bertambah 2% ketika menggunakan Pedang Satu Tangan


———


"Ternyata karena efek dari title untuk pemula ini, ya, haha."


Dia menutup semua panel yang ada, lalu kembali fokus memandang ke depan. Di depannya sudah berkumpul sekelompok Wild Boar yang dipimpin oleh yang lebih besar daripada yang lain, itu adalah Leader Of Wild Boar, levelnya adalah 16 dan terlihat lebih garang. Di sisi lain, Ryzen sedang berdiri dengan sebuah tombak panjang bermata tajam seperti mata anak panah yang terbuat dari besi namun gagangnya terbuat dari kayu.


Ryzen menarik nafas panjang, lalu menghembuskannya dan kemudian melakukan beberapa permainan tombaknya yang baru dilatihnya selama dua hari, tetapi dengan bantuan sistem gamenya, Ryzen terlihat lebih lihai memainkan tombaknya dibandingkan ketika di dunia nyata.


"Maju kalian para ba-bi!" seru Ryzen sambil memasang kuda-kuda.


Seolah mengerti seruan dari manusia tersebut, pemimpin Wild Boar tersebut mendengus keras lalu maju untuk menyerang, diikuti oleh para bawahannya.


Ryzen tersenyum lalu menyerang ke depan, menembus ke dalam kelompok Wild Boar dan menghancurkan formasi mereka dari sana. Dia mengayunkan pedangnya secara horizontal membentuk setengah lingkaran, mulai dari kiri ke kanan dan berhasil membunuh 3 Wild Boar dalam satu serangan tersebut.


Dia dapat membunuh mereka dalam satu kali tebas karena dua hal, pertama yaitu karena levelnya lebih tinggi dan statusnya sudah meningkat sejak pertama kali dia berhadapan dengan mereka, yang membuatnya sampai kewalahan untuk membunuh satu ekor Wild Boar saja. Namun sekarang, berkat level dan statusnya yang meningkat serta senjatanya yang menjadi hal kedua, Ryzen dapat membunuh Wild Boar biasa dalam sekali tebas.


Bukan serangan tebasan saja yang dia luncurkan, dia juga melakukan serangan tusukan dan mengandalkan tubuh lawan yang ditusuknya itu untuk membuat dorongan di pada musuh sekitarnya. Sekitar semenit kemudian, Ryzen berhasil mengalahkan 12 dari 21 Wild Boar yang ada.

__ADS_1


Di tempat yang jauh dari pertarungan antara Ryzen dengan Wild Boar, seorang pemain berambut oren panjang sedang menonton pertarungan tersebut. Pemain itu adalah Laiten, dia sedang dibuat terkesima oleh permainan tombak dari rekannya, Ryzen.


"Ei itu, dia sangat hebat. Apa dia memang sehebat itu dalam menggunakan tombak di dunia nyata?" gumam Laiten sambil teringat pertemuan pertamanya dengan Ryzen, yang saat itu dia menjelaskan tentang efesiensi senjata.


Laiten memanggil Ryzen atau Ryuei sebagai Ei, itu adalah panggilan yang dia buat sendiri tanpa persetujuan dari orangnya. Sejak mengetahui nama asli Ryzen, Laiten kemudian selalu memanggilnya dengan sebutan Ei, dan akhirnya Ryzen pun tidak merasa itu adalah masalah jadi dia mengizinkan Laiten untuk memanggilnya dengan sebutan itu.


Kembali kepada pertarungan, setelah 5 menitan bertarung, semua keroco Wild Boar semuanya sudah dibantai oleh Ryzen tanpa kehilangan satu persen HP pun. Yang tersisa menjadi lawannya tinggal lah pemimpin dari kawanan itu, Leader Of Wild Boar yang dua level lebih tinggi dari Ryzen.


"Dengan membunuhmu disini, levelku akan naik jadi lima belas, dan aku bisa mendapatkan class favoritku."


Monster tersebut menghembuskan asap panas dari hidungnya dan matanya menjadi tajam, seolah tidak terima dengan perkataan Ryzen dan akhirnya murka.


"Eh, apa ini? ternyata kamu bisa mengerti kata-kataku, ya?"


Monster itu kembali meresponnya dengan dengusan keras, seakan memang mengerti perkataan dari musuhnya itu. Ryzen juga meresponnya dengan senyuman puas, lalu dia berlari ke arah monster itu.


"Sial, aku lupa kalau AGI-ku rendah!"


Dengan rendahnya AGI dan jika poinnya berjarak 10 poin lebih rendah dari STR, maka pergerakan karakternya akan sedikit melambat tetapi kekuatan serangnya akan meningkat 0.2 kali lipat setiap berjarak 10 poin.


Karena kelalaian dan kepercayaan dirinya akan kemenangan, Ryzen malah terjebak ke dalam kemalangan. Sebelum sempat mengayunkan tombaknya, monster besar berbulu itu telah lebih dulu menyerangnya. Ryzen dibuat terpental beberapa meter oleh serudukannya, dan HP-nya berkurang 12% dari total HP-nya yaitu 189/215.


Ryzen bangkit kembali, dia memandang monster besar di depannya. Sambil memasang kuda-kudanya yang dia tiru dari salah satu jurus karakternya di game favorit lamanya, dengan berdiri menggunakan kaki kiri di depan dan kaki kanan ke belakang, kedua tangannya memegang tombak seperti sebuah pedang yang mata tombak tersebut mengarah ke tanah di dekat kaki kanannya.


Dia memejamkan matanya beberapa saat, kemudian ketika membukanya, matanya itu seolah menunjukkan kedalaman jurang tanpa dasar. Membuat monster besar tersebut bergidik sementara dan menjadi lebih waspada. Laiten yang melihat Ryzen melakukan kuda-kuda aneh yang belum pernah dia lihat, bahkan dari pemain top yang menggunakan tombak sekalipun, menyadari hal tersebut, dia langsung berlari mendekat ke tempat pertarungan itu terjadi.


"Ei bodoh! Tunggu dulu!" teriak Laiten dari kejauhan.


Meskipun suaranya terdengar oleh telinga Ryzen, tapi sesaat kemudian suara itu ditepis dan menghilang. Ryzen mengubah kuda-kudanya menjadi posisi seperti akan melakukan lompatan, lalu kemudian, benar saja, dia melompat ke depan dan ketika berada di udara, dia memutarkan tangannya yang memegang tombak lalu seluruh tubuhnya ikut berputar seperti gangsing.


Laiten yang tidak sempat mendekat, namun dia berhasil melempar sebuah benda ke dekat Ryzen sebelum dia mulai melompat ke udara.


Putaran yang dilakukan Ryzen di udara itu kemudian membentuk sebuah putaran bor yang diselimuti angin yang berputar cepat, secepat putaran itu.


"Cyclone Drill!!"


Ryzen meneriaki seperti sebuah nama dari suatu jurus, sesaat setelahnya, putaran yang diselimuti angin tersebut meluncur ke arah monster tersebut dengan cepat, sementara Ryzen berhenti berputar dan sedang mengapung di udara untuk beberapa detik.


Sung! Jrot!!


Kecepatan putaran bor topan itu sangat cepat sampai membuat bunyi gemuruh, lalu, tepat saat bor topan itu mengenai monster itu dan kemudian menembusnya dengan sangat brutal, bor topan tersebut langsung menghilang setelah memberikan lubang besar pada tubuh monster itu. Bersamaan dengan bor topan itu menghilang, Ryzen terjatuh ke tanah dan darahnya berkurang 1 poin.


"Aduh, duh...," rintih Ryzen.

__ADS_1


Seketika setelah itu, sebuah suara sistem pun terdengar di telinganya, membawakan sebuah kalimat yang menyenangkan untuk di dengar.


"{Selamat, anda naik level!}"


__ADS_2