
Song Mino laki laki yang paling diincar kaum hawa di kampus nya , apapun yang di lakukan pria itu pasti banyak mengundang perhatian sekitar nya .
contoh nya kemarin dengan enak nya dia mencium Irene di depan kelas Irene , sebenarnya bukan masalah besar , toh Irene kan tunangan dia .
Dia melangkah kan kaki nya menuju tempat favorit nya , dia hanya berjalan kedepan dengan tatapan datar , jika Irene punya tatapan yang dingin , Mino juga punya tatapan penuh intimidasi yang membuat semua orang ogah bertatapan lama dengan Mino .
saat diri nya baru saja mendudukan diri di kursi taman , tiba tiba seorang perempuan duduk di samping nya dengan membawa 2 kaleng minuman bersoda .
" buat lu no " ucap perempuan itu sambil menyerahkan 1 kaleng ke Mino , kening nya berkerut .
" gak makasih " ucap Mino lalu mengalihkan pandanganya dari perempuan yang duduk disampingnya .
" ambil aja no , gak gua apa apain kok " ucap perempuan itu dengan paksa .
" Nancy bisa nggak lu pergi dari sini " ucap Mino jengah , dia gak suka perempuan ini , terlalu agresif menurut nya .
" kenapa sih emang salah ya gue duduk deket lu , gue kan mau deket ama lu " ucap Nancy lalu menegak minuman nya .
" gue lagi pengen sendiri " ucap Mino dingin
" ya udah kalau itu mau lu gue pergi " ucap Nancy selalu pergi meninggalkan Mino sendiri .
Mino pun menghembuskan nafas nya , dia benar benar tidak menyukai perempuan itu , dia melirik kaleng minuman itu , tanpa rasa bersalah dengan enak nya dia melempar kan ke tong sampah .
Nancy yang masih memperhatikan Mino dari jauh hanya tersenyum paksa , nyata nya dia mencintai seseorang yang sudah memiliki orang lain .
Nancy selalu berfikir , betapa beruntungnya Irene yang selalu mendapatkan cinta dan kasih sayang dari Mino .
.
.
.
Mino masih memperhatikan dosen nya yang menerangkan materi lewat proyektor .
drttt
drttt
handphone milik nya bergetar menandakan pesan masuk , dia pun mengecek notifikasi pesan tersebut .
My Irene 1pesan baru
dengan semangat 45 dia membuka chat dari tunangan nya yang tersayang dan membalas nya.
My Irene
__ADS_1
masih ada matkul gak ?
you
masih ada , udah pulang ya?
My Irene
Udah , yaudah aku tunggu di kantin ya
you
yaudah tunggu ya , sekalian makan aja
My Irene
iya bawel
Mino hanya tersenyum geli melihat chat terakhir dari Irene , padahal biasanya Irene yang paling bawel kalo sudah berdua saja .
" gimana malam ini jadi nggak??" tanya lelaki itu
" gak jadi kayaknya gue harus nemenin Irene belanja keperluan dapur " ucap Mino
" bagus deh , lu gue saranin jangan ikut itu taruhan " ucap lelaki yang di ketahui namanya bobby .
" lah emangnya kenapa ? " tanya Mino mengerutkan dahi nya .
" karena orang yang ngajakin lu taruhan itu mantannya Irene " ucap Bobby
" mantan Irene ?? " ucap Mino bingung .
" Suho " ucap Bobby , berhasil membuat bungkam Mino .
Suho bukan lah lawan yang mudah , tidak seperti Sehun dan adik tingkat nya Taehyung yang hanya dengan tatapan intimidasi nya mereka berdua sudah kalah telak .
Suho itu orang yang bergelimang harta , Ras S ( Ras Sultan ) yang bisa mendapatkan apa saja dengan mudah , memang Irene bukan tipikal cewek matre tapi yang dia takutin adalah Suho menggunakan kekuasaan dan uang nya dalam taruhan tersebut .
Mino bisa saja ikut bermain uang di taruhan tersebut karena Mino bisa dibilang orang kaya , karena dia sudah punya perusahaan ya walaupun cuman anak perusahaan dari perusahaan yang di pegang ayah nya .
" yaudah batalin aja , kalo suruh siapa kek yang mau taruhan sama itu orang " ucap mino malas , mata nya menangkap siluet badan gadis yang sangat ia kenal lewat depan kelas nya .
__ADS_1
" sip dah , tar gue urus " ucap Bobby
" yaudah gue duluan ya " ucap Mino lalu pergi menyusul gadis yang lewat tadi , dengan cepat ia rangkul bahu gadis bersurai hitam itu .
" udah kelar ? " tanya Irene sambil menyerahkan tas nya pada Mino .
" udah dong " ucap Mino
" yaudah mau langsung pulang atau mau kemana dulu ? " tanya Irene .
" pulang aja , aku punya film bagus buat kita tonton " ucap Mino sambil membuka kan pintu mobil untuk Irene .
.
.
.
Mino sibuk dengan handphone nya sambil menunggu Irene yang berdandan , ya sesuai apa yang Mino omongin dengan Bobby kalau malam ini dia akan belanja keperluan dapur nya yang sudah menipis .
cklekk
pintu kamar terbuka menampil kan Irene yang sudah rapih . mata Mino pun langsung beralih , dia menatap Irene dari bawah sampai atas .
" kalo dandan gak usah cantik cantik napa " kalimat yang selalu di lontarkan mino saat Irene selesai dandan .
" apa deh , padahal cuman pake bb cream sama lipglos " ucap Irene , Mino pun mengalah saja. susah memang mempunyai tunangan yang cantik nya kebangetan kayak Irene ini . mereka pun langsung pergi menuju supermarket .
.
.
Mino hanya mengikuti Irene dari belakang sambil mendorong trolley , hampir setengah belanjaan yang mereka beli , tiba tiba .
" Wah ketemu lagi kita Irene " ucap orang itu
" Wah udah lama juga ya gak ketemu lu , Jisoo " ucap Irene tersenyum lalu memeluk tubuh Jisoo .
ya dulu saat SMA Irene mempunyai sebuah genk kecil lah yang beranggotakan 9 orang yaitu Irene , Jennie , Wendy , Jisoo , Seulgi , Rose , Joy , Lisa dan Yeri . mereka terpisah semenjak kuliah .
" ehh dia siapa rene ? " tanya Jisoo saat melihat Mino .
" oh kenalin dia Mino , tunangan gue " ucap Irene , Jisoo pun tersenyum pada Mino dan begitu pula Mino pada Jisoo .
" gitu ya tunangan gak ngundang ngundang " ucap Jisoo sedikit ngambek .
" gue udah bilang ke grup , tapi lu nya kan gak on waktu itu karena kkn " ucap Irene , Jisoo pun menepuk dahi nya lalu nyengir .
" iya ya lupa gue , yaudah gue duluan ya udah kemaleman soal nya" ucap Jisoo yang di angguki Irene .
__ADS_1