Fiance

Fiance
03.


__ADS_3

author POV


Irene berjalan dari gerbang menuju ke perpustakaan seorang diri , Mino hanya mengantarkan Irene sampai gerbang karena ia di panggil ada urusan di kantor nya .


Irene berjalan santai dengan tampang dingin nya , dia gak peduli banyak pasang mata yang memerhatikan nya , ya bisa di bilang Irene sudah biasa dengan hal hal itu .


Irene sudah biasa jadi pusat perhatian sejak ia masuk kuliah , malah waktu dia masuk kuliah dia sering di labrak kakak tingkat nya karena saat Irene masuk universitas itu banyak laki laki yang mutusin pacar nya dan mendekati Irene namun itu hanya terjadi 3 bulan saja akhirnya Mino pindah ke universitas itu juga .


namun saat Mino pindah justru keadaan berbalik , beruntung Mino mempunyai tampang yang mengintimidasi , jadi dia tidak di tonjokin sama kakak tingkat nya .


" ehh Irene tumben sendiri " ucap penjaga kampus a.k.a bu Luna


" eh iya bu , Mino nya lagi ada urusan " ucap Irene sambil tersenyum ramah


" ohh gitu " sahut bu Luna


" yaudah bu saya masuk dulu ya " ucap Irene , lalu melangkah kan kaki nya menuju rak rak buku yang menjulang tinggi .


dia memilih milih buku yang akan dia baca , buku yang biasa dibaca Irene adalah buku aku bercerita fantasi , entah mengapa dia suka sekali dengan cerita-cerita seperti itu.


setelah menemukan buku tersebut Irene pun duduk di bangku yang sudah disiapkan di perpustakaan tersebut , dia membaca dengan tenang , hingga ketenangan nya terganggu oleh orang yang duduk di depan nya


orang itu tersenyum ke Irene sedang kan Irene menatap jengah lelaki bernama park bogum a.k.a si dosen muda , Irene menatap tidak suka pada dosen tersebut .


" kenapa ? lanjutin aja bacanya "ucap pak bogum


" hm , saya udah selesai baca nya , jadi saya harus pergi " ucap Irene lalu beranjak dari kursi nya , saat ingin pergi tangan nya di cekal oleh bogum .


" ada yang mau saya tanyain ke kamu , duduk dulu " ucap bogum , dengan malas Irene pun menurut dan kembali duduk .


" kamu tunangan nya Mino ? " ucap bogum membuka pembicaraan


" iya " jawab Irene singkat


" saya tau kamu di jodohin sama orang tua kalian , saya bisa buat kamu terbebas dari perjodohan antara kamu dan Mino " ucap bogum , alis Irene terangkat lalu dia tertawa .

__ADS_1


" ya emang kami di jodohin , tapi kita udah saling suka sama lain , jadi terimakasih atas penawaran nya " ucap Irene .


bogum menatap lekat Irene , tanpa di sangka ia memajukan badan nya dan menarik dagu Irene , saat ia ingin menempelkan bibirnya diatas bibir Irene tiba tiba ,


bugh


satu pukulan berhasil membuat bogum jatuh dari kursi yang sedang ia duduki . suasana perpustakaan tersebut tiba tiba jadi ramai .


Mino yang datang entah dari mana itu menatap tajam ke arah bogum yang hendak bangun , dia pun menarik Irene dan merangkul pinggang nya .


" lu , jangan mentang mentang dosen jadi seenaknya sama mahasiswa lu sendiri " ucap Mino dengan nada sinis nya


" baru tau saya ada dosen yang ingin melecehkan mahasiswi nya sendiri , padahal mahasiswi itu udah punya tunangan " ucap Irene dengan sinis nya .


" masih tunangan kan ? belum nikah ? siapa tau aja tunangan nya sama dia tapi nikah nya sama saya " ucap bogum dengan nada meremehkan .


" sialan " ucap Mino lalu ia hendak memberikan 1 pukulan pada bogum namun tertahan oleh Irene .


" biarin aja dia mau ngomong apa , udah ayo kita pergi dari sini , muak aku satu ruangan sama dia " ucap Irene .


.


.


.


" kamu dateng dari mana ? " tanya Irene memecahkan keheningan di mobil


yaps setelah kejadian tadi Mino memutuskan untuk membawa pulang Irene , ya jaga jaga takut di ganggu lagi Irene nya sama di bogum .


" ya dari pintu lah , masa iya dari jendela " ucap Mino membuat tawa Irene pecah .


" lawak banget sih ahaha " ucap Irene diiringi ketawa nya sedangkan Mino hanya tersenyum melihat Irene tertawa .


mungkin dulu prioritas utama Mino adalah dunia luar tapi setelah ada Irene prioritas utamanya berganti menjadi yang terbaik untuk Irene .

__ADS_1


" kita mau langsung pulang ? " tanya Irene


" kamu mau kemana emng ? " Mino malah berbalik nanya ke Irene


" gak tau sih hehehe " jawab Irene , ya mereka biasanya hanya menghabiskan waktu berdua aja di apartemen .


" kerumah mama Yoona mau ? " tanya Mino


" Mau banget lah " sahut Irene dengan nada senang .


Yoona dan Siwon adalah orang tua nya Irene sedangkan orang tuanya mino yaitu Jinyoung dan Chaelin .


Mino pun melajukan mobil nya menuju kerumah orang tua nya Irene , Dulu waktu bertemu dengan Mama nya Irene Mino sempat kaget karena paras Yoona tidak terlalu mencerminkan ibu dengan 2 anak .


15 menit kemudian mobil yang di di bawa oleh Mino memasuki pelataran parkir rumah yang lumayan megah itu . dengan wajah ceria Irene membuka pintu mobil .


" mama Irene pulang " teriak Irene saat memasuki rumah nya sedang kan Mino hanya terkikik geli melihat kelakuan tunangan nya itu .


" lohh kalian kesini gak bilang bilang " ucap Yoona yang datang dari arah taman belakang rumah


" emang gak boleh ya mah " tanya Irene dengan muka cemberut nya .


" ya bukan gitu , kan kalo kalian bilang mama bisa masakin makanan yang enak buat kalian " ucap Yoona


" hehe gak usah repot repot mah " ucap Mino dengan nada gak enak , dia gak mau ngerepotin mama mertua yang cantik ini cerita nya mah .


" udah kalian duduk , mama mau bikinin minum dulu " ucap Yoona lalu pergi ke dapur .


Irene duduk dengan menyenderkan kepala nya di bahu Mino sambil memainkan handphone nya , sedangkan Mino sibuk mengelus rambut hitam Irene .


" lohhh ada kak Irene " ucap seseorang saat melihat Irene dan Mino .


" ehhh Jaemin sini sini " ucap Irene sedangkan Mino langsung mengeluarkan aura permusuhan saat melihat laki laki remaja tersebut .


__ADS_1


__ADS_2