Gadis Muslim, Milik Tuan Arogan!!!

Gadis Muslim, Milik Tuan Arogan!!!
Semua Bahagia


__ADS_3

Prok! Prok! Prok!


Entahlah, apakah tepuk tangan ini adalah tanda kagum atau mengejek.


"Serius juga elu sama si Husna!" Goda rama dengan menyeruput jus miliknya.


"Gue ga pernah gak serius sama doi!" Sewotnya menyeruput minuman miliknya, Oke! nampaknya tepuk tangan tersebut adalah tanda mengejek dari Rama untuk seorang Bagas.


"Dari sekian banyak cewek kenapa harus dia si yang elu pilih?" Tanyanya sedikit heran. "Lagian cara doi berpakaian!" Laju kata Rama terhenti,


"Gue jitak pala lu kalau ngebayangin mesum!" Sarkas Bagas begitu galak.


"Hehehe.... sorry sorry!"


"Gue gak tau, tapi bukannya cinta itu tanpa alasan ya?"


"Anj*ng sejak kapan elu bisa jadi sok puitis kayak gini? mau jadi penyair lu?" Sindirnya dengan gaplokan tangan dari Rama.


"Gakpapa sih gue jadi penyair, asalkan untuk neng Husna seorang!" Ujarnya berbangga diri.


"Ngontrak gue, ngontrak dibumi ini! mau ke Mars aja! gumoh gue denger kalimat bucin elu!" Nadanya dibuat ingin muntah.


"Gue titip dia ya!"


"Apaansih emang Husna barang elu titap titipi?"


"Gue udah bilang kedia meskipun kita jauh tapi kalau dia punya masalah gue bakal ada buat dia, tapi gue kurang yakin kalau dia mau jujur ke gue!"


"Lah, malah enak dong elu gak usah mikirin masalah dia. Fokus aja noh sama kuliah lu!"


"Rama, gue gak mau itu. Baru kali ini gue pengen dan bener bener ada buat dia meskipun terpisah jarak, gue mau Ram, gue pengen Husna bagi masalah nya ke gue!"


"Pindah ke Mars juga ini gue!" Sinis Rama.


"Gue serius Ram!"

__ADS_1


"Lu gak takut bakal gue tikung?"


"Gue percaya sama lu, jagain Husna dari jauh aja. Jangan terang-terangan, gue takutnya dia gak nyaman atau berfikir gimana gitu tentang gue!"


"Iya ya, gue jagain bini masa depan elu!" Ucap Rama.


Adanya pertemuan antara dua sosok manusia ataupun lebih pasti akan dibumbui dengan kata perpisahan yang selalu membersamai, Entah perpisahan sebentar atau bahkan selamanya.


Ini tentang Takdir Tuhan yang hanya Dialah yang Maha Mengetahui atas segala hal.


Dilain tempat Husna sedang membuka kotak yang diberikan Bagas pada dirinya. pesannya seperti ini "Cantik bukan? Tentu. karena harus secantik kamu."



Senyum tipis dilayangkan Husna kala menggenggam kotak musik itu, nadanya begitu tak biasa. Rupanya Bagas telah menyetelnya dengan lagu yang memang Husna sukai.


Sangat menenangkan


"BUKA AKU JIKA SEDIH!" sebuah botol dengan beberapa kertas yang digulung begitu banyak memenuhi didalamnya. tangan mungil itu membuka dan mengambil selembar gulungan.


Tertulisnya "Cantik sedih? coba mamam es cream dulu ya,nanti bisa senyum hehehe!"


"Terimakasih kak, mungkin hari ini aku belum memiliki perasaan yang lebih untukmu. memang sengaja untuk tidak melebihkan sebuah perasaan terhadap mahluk yang belum ditakdirkan Tuhan untukku, tapi untukmu akan selalu ada doa baik dariku. Semoga Tuhan memperlancarkan segala urusanmu. Aamiin!"


***************************


Ucapan selamat diberikan oleh beberapa jajaran dewan direksi dan pemegang saham atas dilantiknya direktur baru yakni "Christian Pradipta Herlambang" sebagai direktur utama perusahaan Gemilang. namun, Tuan Herlambang akan sesekali datang memantau pekerjaan sang putra, dirinya tidak lepas tanggung jawab sebelum putranya benar-benar bisa mengemban amanah yang begitu besar.


"Selamat Chris, papa percayakan ini semua padamu!" ketukan pundak menyalurkan rasa kagum sebagai orangtua yang sebentar lagi akan berhasil mendidik putranya.


"Thanks Pa, bimbing Christian ya!"


"Tentu, dan Papa sudah menyiapakan sekretaris untukmu yang akan membantumu dalam segala tugas dan pekerjaan."


"Ha? Sekretaris pa?"

__ADS_1


"Ya dan........."  Ucapannya terjeda "Silahkan masuk."


"Sebastian?" Ucap Christian tergugu.


"Iya, sebastian yang nantinya akan membantumu!"


"Serius Pa? Ini........"


"Sangat serius, Papa akan berusaha membuatmu nyaman dengan segala tugas ini sehingga tidak akan membebanimu nantinya."


"Thanks pa!" Pelukan hangat penuh haru dilayangkan Christian untuk sang Papa, sangat erat.


"Papa rasa kalian butuh waktu berdua, dan Sebastian! terimakasih telah bergabung dengan PT Gemilang!" Papa Herlambang memberikan selamat dengan menjabat tangan milik Sebastian.


"Tentu tuan, terimakasih atas kepercayaannya!" Disambut dengan baik uluran tangan tersebut.


"ARGHHHHHHHHHHHH!!!!!" Teriakan senang yang mungkin orang lain dengarkan akan membuat telinga siapa saja sakit mendengarnya.


"Bro!!!!!!!" Keduanya berpelukan penuh haru, untung Tuan Herlambang sudah keluar dari ruangan ini.


Argh, nampaknya memang sangat menggembirakan jika kita bekerja dengan sahabat yang sudah lama membersamai, seolah kata penyesuain diri akan lebih mudah. Baik ide dan tujuan tentu akan banyak kesamaannya bukan? Semoga dua orang ini bisa membawa Perusahaan Gemilang menjadi lebih sukses nantinya.


"Cih direktur utama PT Gemilang telah pulang kerumah!" Sambutan penuh kasih diberikan kepada adik kesayangannya.


"Hehehe.... sini salaman dulu sama Direktur utama PT Gemilang!" Kurang ajarnya sungguh mendarah daging.


"Chris........"Ibu negara sudah bersuara.


"Hehehe... selow mama, bercanda kok!" Ujarnya langsung menjawab sang mama dengan cengirannya, "Thanks kak!"


"Makanya jangan kurang ajar, oke sama sama. Yang amanah ya dek!"


"Semoga Aamiin, terimakasih dukungan dan kepercayaannya Ma! Pa! Kak!" Senyumnya tulus, hari ini semuanya nampak bahagia bukan?


Husna dengan alat musik, kondisi Bunda Sulis yang sudah membaik dan sekarang bisa kembali beraktifitas. Christian yang sudah dilantik menjadi pemimpin, semoga amanah ya anak nakal, hehehehe........

__ADS_1


****************************


HAPPY READINGGGGG!!!!!!!!!!!!!!!!!


__ADS_2