
Wardah pergi meninggalkan gedung pencakar langit itu. Tentunya setelah menghantarkan menu makanan pesanan Garnier di sana. dengan menggunakan taksi online yang ia pesan sebelumnya ia meninggalkan gedung itu.
Garnier menatap kepergian Wardah. Sampai benar-benar taksi yang dikendarai oleh warga hilang dari pandangannya. Sejujurnya Garnier ingin sekali menghantarkan Wardah kembali ke warung pecel lele miliknya. Tetapi untuk saat ini Garnier tidak memiliki waktu karena dalam waktu dekat dia harus memimpin rapat di Kantor miliknya.
"Jarang sekali aku menemukan wanita seperti dia. Zaman sekarang wanita hanyalah ingin mengharapkan yang instan saja. Tetapi dia hidup dengan perjuangan yang sangat keras Apalagi setelah aku mendengarkan dirinya Hidup Hanya sendiri menghidupi kehidupannya sendiri.
Ingin sekali aku mengenal wanita itu lebih dekat. Gumam Garnier di dalam hati sembari melangkah masuk ke ruang kerjanya karena sebentar lagi meeting juga akan segera dimulai. Tuan Hermawan yang merupakan pemilik perusahaan yang dipimpin Garnier Hermawan saat ini. Datang menghampiri Garnier.
"Dari mana kamu? tanya Tuan Hermawan penuh selidik.
__ADS_1
"Maaf Pak tadi sebentar ada urusan ke bawah tumben Papa datang sekarang. Ada apa Pak ada yang bisa Garnier bantu tanya Garnier penuh selidit karena melihat kedatangan Tuan Hermawan dengan mendadak.
"Tidak, Papa hanya sebentar saja mampir lihat-lihat ternyata Papa tidak salah mempercayakan kamu memimpin perusahaan ini. Setelah Papi selidiki perusahaan Memang pantas kamu pegang ucap Tuan Hermawan kepada putranya.
Garnier mengembangkan senyumnya menatap Tuan Hermawan memuji kemampuannya memimpin perusahaan yang dikelolanya selama ini. "okey kalau begitu papa akan kembali ke rumah Papa yakin kamu bisa. ucap Hermawan sembari bangkit dari tempat duduknya jalan keluar ruang kerja yang diselamat ini ditempati oleh Garnier.
Tuan Hermawan tampak bahagia memiliki Putra yang begitu telaten dan dapat diharapkan untuk melanjutkan perusahaan yang dia kelola mulai dari 0. tetapi ia tidak menyangka tingkah putrinya yang terlihat sesuka hatinya berbicara kepada orang lain. membuat Tuan Hermawan sedikit kewalahan dengan tingkah Putrinya itu.
Rexona selalu mengatakan Kalau kakaknya tidak sayang kepadanya sehingga terus mengalahkannya padahal Garnier ini sekali yang terbaik kepada adiknya dia tidak ingin kalau adiknya itu terkena masalah di kemudian hari akibat tingkahnya yang terkadang merugikan orang lain.
__ADS_1
Bahkan ya tidak pernah peduli akan perasaan orang lain dengan tingkah lakunya yang sesukanya Bahkan menghina orang lain di hadapan orang banyak. Tetapi Garnier sama sekali tidak mengetahui kalau Rexona adalah teman satu kelas warga saat mereka masih duduk di bangku sekolah. Ia hanya mengetahui kalau Rexona kerap sekali melakukan tindakan yang terkadang membuat teman-temannya kesal kepadanya.
Ia mendapatkan kabar itu dari orang-orang terdekat yang selama ini menemani Rexona. tetapi setiap kali garden memberikan nasehat kepada Rexona ia selalu membantah perkataan sang kakak membuat Garnier lelah dan tidak ingin mau tahu lagi dengan tingkah adiknya itu.
" Ada apa denganku Mengapa Aku begitu ingin mengetahui siapa sosok wanita itu. sepertinya aku tertarik dengannya." gumam Garnier di dalam hati sambil membayangkan wajah cantik yang dimiliki oleh keluarga saat itu.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
__ADS_1
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓 sambil menunggu karya ini up yuk mampir ke karya baru emak.