Gadis Pecal Lele Jatuh Cinta

Gadis Pecal Lele Jatuh Cinta
BAB 16. BERTANGGUNG JAWAB _GPLJC


__ADS_3

Wardah menatap kepergian lelaki yang berniat untuk membantu dirinya. Padahal Ia sudah pasrah kalau pelaku itu tidak akan ditemukan, karena tidak ada jejak yang mereka dapatkan di sana.


Malam harinya, sang asisten menemui Garnier di apartemen miliknya. Dengan membawa dua orang lelaki yang merusak warung pecel lele Wardah. Garnier sengaja meminta kepada asistennya, untuk tidak membawa pelaku itu ke rumah utama keluarga Hermawan. Karena Ia tidak ingin kedua orang tuanya mengetahui apa yang ia lakukan terhadap kedua pria itu.


Terlihat Garnier sudah sangat emosi melihat Kedua lelaki yang sudah di bawah kendali asistennya. Garnier mengrekatkan giginya dan mengepal tangannya, ingin segera memberikan pelajaran kepada kedua pria itu. rahangnya mengeras seolah dirinya ingin menelan hidup-hidup lelaki yang ada di hadapannya.


"Beraninya Kau menghancurkan ke warung pecel lele milik Wardah, wanita yang tak berdaya." ucap ke Garnier sembari melayangkan pukulan kepada kedua pria itu membuat pria itu langsung terpental mundur ke dinding.


Satu persatu keduanya dihajar oleh Garnier. "Katakan Mengapa kamu tega melakukan itu kepada Wardah? apa salah mereka kepada kalian?


"kurang ajar!


" Dasar brengsek! ucap Garnier sumber terus memberikan pukulan yang cukup hebat ke tubuh lelaki itu.


Kedua lelaki itu bungkam tidak ada yang membuka suaranya, membuat Garnier semakin emosi. Dan ingin kembali melayangkan pukulannya, tetapi sebelum Garnier melayangkan pukulannya, salah satu pria itu, langsung meminta Garnier untuk menghentikannya dan bersedia berterus terang kepada Garnier.


"Maaf Tuan kami hanya disuruh.


"Siapa yang menyuruh Kalian?" teriak Garnier yang tidak terima begitu saja pengakuan dari beberapa pria yang ada di hadapannya.


"Nona Rexona Hermawan!" ucap salah satu pria itu yang mampu membuat Garnier terhenyak.


"Jangan kamu asal bicara kamu." ucapnya sambil menatap kedua pria yang ada di hadapannya dengan tatapan elang.


"Tidak Tuan, Saya tidak berbohong saya berbicara apa adanya. Wanita itu yang memberikan perintah kepada kami, dan membayar kami dengan bayaran yang cukup tinggi. Jika kami berhasil menghancurkan warung pecel lele itu." ucap pria itu yang mampu membuat Garnier semakin emosi.

__ADS_1


"Tidak mungkin Rexona melakukan hal keji seperti itu. Jangan pernah kamu memfitnah adikku." ucapnya dengan ragu. Kedua pria itu memberikan bukti transfer uang pelunasan pembayaran upah mereka ketika mereka sudah berhasil menghancurkan warung pecel lele milik Wardah. Membuat Garnier sontak emosi dan membulatkan matanya.


Garnier meminta kepada anak buahnya untuk menghantarkan kedua pria itu ke kantor polisi. Dan Garnier pun berlalu ke rumah utama keluarga Hermawan. Garnier melajukan mobilnya ke arah jalan raya menuju rumah utama keluarga Hermawan, dengan kecepatan tinggi. Ia merasa kesal mendengar pengakuan dan bukti yang diberikan oleh kedua pria itu, Kalau adiknya sendiri yang pelaku utama pengrusakan warung pecel lele milik Wardah.


Beberapa menit kemudian, akhirnya Garnier tiba di rumah utama keluarga Hermawan.


"Rexona!


"Rexona! teriak Garnier yang mampu membuat seluruh penghuni rumah langsung menghampiri Garnier karena mendengar suara tarikan Garnier yang menggema di seluruh ruangan rumah utama keluarga Hermawan.


"Ada apa Nak,Mengapa kamu berteriak-teriak seperti itu? ucap Tuan Hermawan kepada Garnier yang terlihat putranya seperti sangat emosi.


Rexona datang menghampiri sang kakak.


" Ada apa sih Kak? kok Kakak berteriak-teriak Memanggil nama Rexona?" ucap Rexona yang belum mengetahui Kalau kakaknya sudah mengetahui kalau dirinya lah dalang pengrusakan warung pecel lele Wardah.


"Setan apa yang merasuki Kakak, sehingga kakak seperti ini kepadaku? Aku benci kepada kakak!" teriak Rexona sambil menangis sesungguhkan mengadu kepada Tuan Hermawan dan juga Nyonya Hermawan.


"Apa yang kamu lakukan kepada adik kamu? mengapa kamu menampar Adik kamu? ucap Tuan Hermawan yang sudah sangat emosi tiba-tiba saja putranya membabi buta memberikan pelajaran kepada putrinya.


"Tanyakan saja langsung kepada putri Papi itu. Putri yang selama ini Papi manjakan. kriminal Apa yang dilakukan dia di luar sana hingga membuat orang kehilangan mata pencahariannya." ucap Garnier yang mampu membuat Tuan Hermawan terhenyak.


"Maksud kamu apa? lebih baik kamu berterus terang kepada Papi. tidak usah berteka-teki seperti itu. Papi tidak mengerti apa yang kau maksud." teriak Tuan Hermawan.


" Apa yang kamu lakukan Rexona Mengapa Kakak kamu semarah itu kepadamu? Kalau tidak ada kesalahan yang kamu lakukan pasti Kakak kamu tidak akan marah besar kepadamu." ucap Tuan Hermawan yang udah mulai percaya apa yang diucapkan oleh Garnier kepadanya.

__ADS_1


Rexona terdiam. lalu menundukkan kepalanya Ia tidak mampu menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh Tuan Hermawan kepadanya.


"Jawab saja apa yang kamu lakukan sebenarnya! tidak perlu seperti itu Aku tidak suka." ucap Garnier dengan nada meninggi tetapi Rexona tidak memberikan respon apa-apa dan memilih untuk bungkam.


Karena tak kunjung mendapat pengakuan dari Rexona, akhirnya Garnier pun memberitahu kepada ayah kandungnya kalau Rexona sudah melakukan pengrusakan terhadap Warung pecel lele milik Wardah.


Tuan Hermawan terhenyak mendengar apa yang diucapkan Garnier kalau Rexona sudah melakukan tindakan yang Di luar batas.


"katakan yang sebenarnya Mengapa kamu sampai melakukan itu? tanya Tuan Hermawan penuh selidik kepada putrinya.


Rexona sama sekali tidak menjawab. Ia terus memilih untuk diam dan tidak ingin memberikan komentar apa-apa."Papa tidak menyangka kamu mampu melakukan hal seperti itu. Dan Papa tidak ingin mau tahu kamu harus bertanggung jawab akan apa yang kamu lakukan.


Papa tidak pernah mengajarkan kamu untuk bertindak seperti itu. Kamu jangan merusak reputasi papa, karena itu dapat mempengaruhi perkembangan bisnis yang selama ini dikelola oleh apa-apa dan kakak kamu untuk membiayai kehidupan kamu yang glamor itu.


sekarang juga Kamu harus pergi meminta maaf kepada pemilik warung itu. sekecil apapun orang lain kita harus menghargainya Jangan pernah kamu menganggap sepele orang lain. Papa tidak pernah mengajarkanmu seperti itu Mengapa kamu melakukannya? ucapkan Hermawan tetapi tidak ada jawaban dari Rexona Ia hanya tertunduk di sana.


Sementara Nyonya Hermawan menatap putrinya yang seolah diintimidasi. Padahal niat hati Tuan Hermawan dan juga Garnier agar sifat putrinya merubah agar tidak terlalu meremehkan orang lain.


"Sudahlah Pa, tinggal ganti rugi saja itu aja kok ribet ucap Nyonya Hermawan dibalas tatapan tajam dari Tuan Hermawan.


"Tidak semua masalah diselesaikan dengan uang. Jangan pernah kamu memanjakan putrimu.


Kamu lihat sendiri kan didikan kamu seperti apa inilah akibat pendidikan kamu yang tak mau tahu dengan kehidupan putrimu. Kau selalu menuruti apa yang dia inginkan dan akhirnya seperti ini ujung-ujungnya bisa-bisa ia akan melakukan tindakan yang lebih jauh. ucap Hermawan sambil menatap istrinya dengan tatapan tajam.


Bersambung.....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


__ADS_2