
"Wardah......! teriak Oval ketika dirinya sudah tiba di warung pecel lele milik Wardah yang selama ini dikelolanya. "Ada apa Kok kamu berteriak-teriak ? ucap Wardah menatap oval dengan tatapan penuh tanya mengapa ketika sahabatnya sudah tiba di halaman warung pecel lele miliknya, langsung berteriak memanggil namanya.
Oval langsung memeluk sahabatnya membuat Wardah semakin bingung dengan tingkat sahabatnya itu. "Apa kamu sudah lihat pengumuman?
"Pengumuman apa?
"Astaga! Oval menepuk jidatnya yang melihat Wardah seolah tidak mengetahui kalau hari ini pengumuman kelulusan masuk universitas setelah beberapa minggu yang lalu mengikuti ujian tes masuk universitas negeri di negara ini.
"Iya aku lupa, aku belum melihatnya. Memangnya kenapa?
"Selamat ya friend kamu lulus." ucap Oval memberi selamat kepada Wardah.
"Apa kamu serius?
"Iya aku serius."
"Bagaimana dengan kamu? Apa kamu juga lulus masuk di sana?" tanya Wardah penuh selidik.
Oval menganggukkan kepalanya, pertanda dirinya juga lulus tetapi ia tidak melalui jalur Bidikmisi. "Aku juga lulus masuk di universitas itu, melalui jalur mandiri." ucap wanita berparas cantik itu kepada Wardah dengan senyum sumringah.
"Alhamdulillah kalau begitu. Syukurlah akhirnya kita satu kampus lagi." ucap Wardah merasa bersyukur ternyata sahabat yang begitu dekat dengannya satu kampus lagi dengan Wardah.
Bagaimana untuk merayakan hal ini kita berpesta nanti malam? setelah jam operasi pecel lele ini sudah berakhir ?" ucap Oval sambil mengembangkan senyumnya.
"Setuju! tiba-tiba elips datang menghampiri keduanya yang Mendengar pembicaraan kedua wanita itu.
Hal itu membuat Wardah terhenyak tiba-tiba saja elips hadir disana.
__ADS_1
"Ayo kita pesta nanti malam." ucap Wardah dengan senyum sumringah, karena akhirnya dirinya berhasil masuk ke salah satu universitas ternama di negara ini walaupun dirinya mengambil program Bidikmisi.
Drama berpelukan itu telah usai, kini mereka disebutkan dengan warung pecel lele yang selama ini mereka kelola. Satu persatu pesanan ojek online sudah datang menghampiri pecel lele milik Wardah. Dengan penuh semangat, Mereka pun mengerjakan tugas masing-masing.
Sejujurnya Wardah enggan melihat Oval yang ikut membantunya di sana. Ia tahu keluarga Oval terlahir dari keluarga kaya raya, tetapi Oval selalu membantu dirinya untuk mengelola usaha kuliner miliknya.
"Hai Oval, Bagaimana kabarmu? Aku tidak salah melihat kamu bekerja di sini? tanya seorang pria yang datang menghampiri Oval di sana. "Eh kakak!" ucap Oval yang melihat Kakak sepupunya di sana.
"Ada apa Kakak datang ke sini? kalau untuk mengejek Oval lebih baik Kakak pergi." ucap Oval sambil memicingkan matanya ke arah seorang pria yang ada di hadapannya.
Iya fair memang kakak sepupu Oval.
"Ini tempat umum Oval, tidak ada larangan siapapun yang datang ke sini. Jadi untuk apa kamu komplain Kakak datang ke sini?
"Oval tidak keberatan Kalau Kakak datang ke sini untuk menikmati menu makanan yang disediakan di warung pecel lele ini. Tetapi Oval tidak suka kalau kakak ujung-ujungnya mengejek Oval di sini. ucap Oval menatap kakaknya dengan tatapan penuh arti.
" Kakak tidak yakin kalau kamu yang membuatnya. Karena jika kamu yang memasaknya, itu sudah pasti tidak enak. Aku ingin teman kamu yang cantik itu memasaknya untukku." ucap kakak sepupu Oval yang terlihat genit melihat sahabatnya Wardah.
"Jangan macam-macam Kepada sahabatku. dia wanita baik-baik, tidak seperti yang kakak pikirkan." ucap Oval kepada pria itu yang mampu membuat pria itu langsung mengerutkan keningnya.
"Memangnya siapa yang mengatakan teman kamu itu wanita yang tidak baik-baik? kakak tidak ada mengatakan seperti itu, bukan? Jadi kamu jangan berprasangka buruk kepada kakak."ucapnya sambil berlalu menghampiri Wardah di meja kasir.
"Neng cantik, tolong buatkan untukku menu spesial yang ada di warung ini. Saya tunggu di meja sana." ucap fair sambil mengedipkan matanya sebelah ke arah Wardah, membuat Wardah menggelengkan kepalanya. Ia tahu pria yang datang menghampirinya adalah kakak sepupu oval yang sering sekali menggoda dirinya.
Iya Kakak Tenang saja, Wardah akan membuatkannya. kakak tunggu saja di sana." ucap Wardah mempersilahkan fair untuk duduk di kursi yang disediakan di warung pecel lele itu. Oval datang menghampiri Wardah. Kakakku tidak pernah berubah aku minta maaf kepadamu." ucap Oval kepada Wardah.
"Kenapa kamu minta maaf kakak? kamu tidak berbuat apa-apa kok. Hanya dia datang ke sini untuk memesan makanan spesial yang ada di warung kita ini." ucap Wardah memberitahu kepada Oval.
__ADS_1
"Maaf kalau dia selalu menggodamu." sahut oval mau minta maaf kembali kepada Wardah. "Sudah tidak perlu kamu pikirkan. santai saja, yang penting dia tidak melanggar norma selagi Mas itu masih wajar itu tidak masalah bagiku.
Namanya juga lelaki punya caranya tersendiri untuk lebih dekat dengan seseorang." ucap Wardah sambil mengembangkan senyumnya menatap Oval yang merasa tidak enak hati terhadap warda karena tingkah Kakak sepupunya yang ingin sekali selalu menggoda Wardah.
15 menit kemudian, menu makanan pesanan fair pun akhirnya siap untuk dihidangkan. Saat ini Wardah sendiri yang langsung menghidangkan menu makanan yang dipesan oleh fair.
"Silakan Kak, ini menu spesial yang ada di warung ini." ucap warga sambil menghidangkan menu makanan pesanan fair.
"Aku yakin menu makanan ini pasti enak rasanya karena kamu sendiri yang menghidangkan. Rasanya pasti semakin enak Jika kamu duduk bersamaku menikmati makanan ini di sini." ucap fair menggoda Wardah tetapi Wardah hanya mengembangkan senyumnya saja. Iya tidak pernah mengambil ke hatinya godaan yang dilakukan fair.
Terlihat Fair sudah mulai menyantap menu makanan yang disediakan oleh Wardah.
"Wow delicious, kamu memang sangat luar biasa resep menu makanan di sini memang benar-benar mengunggah seleraku fair sambil menyantap menu makanan itu.
"kakakku memang tidak pernah berubah. Dari dulu kerjaannya selalu saja menggoda wanita. Tetapi tak seorangpun wanita yang bertahan berada di sampingnya." gumam Oval dalam hati membuat Wardah langsung terkekeh.
"Sirik amat sih lo jadi orang!" kalau itu yang membuat dirinya bahagia asalkan jangan menyalahi aturan dan melanggar norma, Sepertinya itu hal yang wajar." ucap Wardah kepada Oval yang tampak kesal melihat Kakak sepupunya itu.
"Tapi kakakku, sering sekali php-in wanita. Oval merasa jika suatu saat oval di php-in Seorang lelaki pasti itu sakit rasanya." ucap Oval yang tidak tega melihat setiap wanita yang menaruh hati kepadanya diberikan pengharapan oleh Fair dan akhirnya fair tidak menerimanya kembali.
"Kamu ngapain dipikirin yang seperti itu? lebih baik pikirkan bagaimana supaya kita kelak nanti cepat lulus kuliah dan berkuliah kita berjalan dengan lancar, itu saja yang kamu pikirkan tidak perlu berpikir yang macam-macam. Karena usia kamu dan usiaku masih sangat terlalu muda, untuk berpikir hal jauh sampai ke sana." ucap Wardah sambil terus mengerjakan apa yang patut ia kerjakan di sana.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓 sambil menunggu karya ini up yuk mampir ke karya baru emak.
__ADS_1
"Gadis Pecal lele jatuh cinta"