Gadis Pecal Lele Jatuh Cinta

Gadis Pecal Lele Jatuh Cinta
BAB 33. PENOLONG _GPLJC


__ADS_3

Kini Wardah dan Garnier sudah berada di lokasi pesta pernikahan rekan bisnis Garnier yang diadakan di salah satu hotel berbintang di kota ini. Saat Garnier dan Wardah masuk ke lokasi resepsi pernikahan itu semua mata tertuju kepada mereka.


Karena selama ini setiap kali Garnier menghadiri pesta rekan bisnisnya, Ia tidak pernah datang dengan seorang wanita. Paling ia datang sendiri, kalau tidak dengan asisten yang selalu setia mendampingi dirinya.


"Wah Tuan Garnier sudah tiba di sini dengan seorang wanita cantik. Apakah ini pertanda sebentar lagi Tuan Garnier akan segera melepas masa lajangnya?" gumam salah satu pria yang selama selalu berdebat dengan Garnier mengenai pasangan hidup. Downy datang menghampiri Garnier yang masih memberi salam kepada teman-teman lainnya.


"Hai Tuan Garnier yang terhormat, senang sekali bisa bertemu dengan Anda di sini." ucap Downy kepada Garnier sambil mengembangkan senyumnya.


"Hai juga Tuan Downy, Apa kabar Anda hari ini?


"Ya seperti yang Tuan lihat, sekarang aku baik-baik saja. Dan istri saya juga baik." ucap Downy memperlihatkan istrinya yang lagi ngobrol dengan para isteri istri teman teman masa kuliah mereka yang turut hadir disana.


"Tapi kali ini ada yang berbeda dari hari hari sebelumnya, saat Tuan Garnier menghadiri pesta. Kali ini Tuan Garnier datang dengan wanita cantik. Apakah dia kekasih Tuan Garnier?" tanya Downy penuh selidik. Garnier semakin merangkul Wardah membuat Wardah sedikit bingung dengan sikap Garnier saat ini.


Seharusnya Tuan tidak perlu bertanya lagi. Kalau seorang pria membawa seorang wanita ke sebuah pesta rekan bisnisnya, ataupun temannya itu pasti wanita itu spesial baginya. Sama seperti yang aku lakukan saat ini Tuan Downy." ucap Garnier dibalas senyuman dari Tuan Downy.


Downy mengajak Garnier bergabung dengan teman-teman lainnya. Garnier berjalan mengikuti Downy dengan tangan masih menggandeng Wardah yang terlihat cantik dan anggun.


"Hai....kamu Wardah, bukan? tanya seorang wanita yang tiba-tiba datang menghampiri Wardah.


"Iya, maaf Apa Anda mengenal saya? tanya Wardah penuh selidik


"Apa kau tidak mengingatku?


Terlihat Wardah berusaha mengingat siapa sosok wanita yang ada di hadapannya. Tetapi ia belum bisa mengingat siapa wanita itu.


Saat wanita itu mengingatkan memori kala pertemuan mereka, barulah Wardah mengingat wanita itu. "Maaf saya hampir lupa." ucap Wardah meminta maaf kepada Keren. Keren Salah satu wanita yang pernah ditolong oleh Wardah.

__ADS_1


Saat wanita itu hendak dirampok tawanan penjahat. Saat itu Wardah kebetulan lewat Ingin pergi ke kampus berjalan kaki. Ketika Keren berteriak Wardah langkahnya, Wardah mencari ide, agar lelaki yang hendak berniat jahat kepada Keren pergi meninggalkan Keren.


Wardah menghampiri ketiga pria itu. "Pergi Kalian, kalau kalian tidak ingin ditangkap polisi. ucapnya sambil memperlihatkan nomor yang ia hubungi sebelumnya. Membuat ketiga pria itu kocar-kacir pergi begitu saja lalu melemparkan tas Keren di jalanan begitu saja.


"Sorry aku tidak sempat mengucapkan terima kasih kepada kamu, karena kamu sudah membantuku. Kalau kamu tidak membantuku saat itu, entah apa yang sudah terjadi padaku ucap Keren kepada Wardah.


"Tidak apa-apa aku sudah melupakan itu semua. lagian itu sudah kewajibanku menolong sesama umat, jika membutuhkan pertolongan dariku.


"Oh iya kamu dengan siapa datang ke sini? tanya Keren penuh selidik.


Wardah datang menghadiri pesta ini bersama Mas Garnier. Dia yang mengajakku ke pesta teman sekaligus rekan bisnisnya.


"Apa kau mengenal Garnier? tanya Keren yang belum percaya begitu saja Wardah datang ke pesta itu, bersama Garnier


"Iya, Mas Garnier sendiri yang memintaku ikut bersamanya datang Kesini.


"Ini Mas yang aku ceritakan dulu, wanita yang membantu Keren saat Keren dirampok kawanan penjahat dan ingin melecehkan Karen saat itu.


"Oh ya, Terima kasih telah menyelamatkan istriku nona. perkenalkan saya Given suami Keren. Senang bertemu dengan anda. jujur ketika istri saya memberitahu kalau ada yang membantunya dan ternyata itu nona, Saya sangat bersyukur. Tuhan mengirimkan Nona untuk membantu istri saya."ucap Given kepada Wardah.


"Namanya juga kita sesama umat, harus saling membantu. jika siapa saja di posisi Nyonya Keren saat itu pasti akan saya tolong juga."sahut Wardah sambil mengembangkan senyumnya. Garnier yang merasa kehilangan kalau Wardah tidak berada di dekatnya, ia mencari keberadaan Wardah.


"Dimana Wardah? tanyanya dalam hati sambil netranya menelisik tempat di mana pesta resepsi itu diadakan. Beberapa menit Garnier mencari keberadaan Wardah, hingga akhirnya netranya menatap dua orang wanita, sedang ngobrol bersama dengan satu orang pria di samping kedua wanita itu. Salah satunya itu Wardah dan sahabatnya Given.


Garnier menghampiri ketiganya yang sedang asyik ngobrol sambil menikmati minuman yang ada di tangan mereka. "Sayang kamu ada disini? tanya Garnier membuat Wardah terhenyak mendengar Garnier memanggilnya dengan panggilan sayang.


Tetapi karena Wardah mengingat apa yang dikatakan oleh salah satu rekan Garnier Downy, kalau hanya Garnier saja yang seumuran dengan mereka belum menikah. Wardah mengetahui kalau saat ini Garnier sedang berakting memiliki seorang kekasih. agar dirinya tidak direndahkan di antara teman-temannya.

__ADS_1


"Iya Mas, kebetulan Wardah bertemu dengan Nyonya Keren.


"Apa kau sebelumnya pernah mengenalnya?


"Begini Tuan Garnier, Wardah yang membantuku saat aku diganggu kawanan penjahat Beberapa bulan yang lalu. Karena Wardah lah aku masih bisa berdiri disini.


Sehingga saat Saya melihat Wardah, saya langsung menghampirinya. Karena saya belum sempat mengucapkan terima kasih kepada Wardah saat itu. Karena dia buru-buru pergi hendak ke kampus."ucap Keren kepada Garnier dibalas anggukan dari Garnier.


"Sepertinya hari sudah malam, kami harus segera pulang mengingat besok pagi Wardah harus segera ke kampus." ucap Garnier minta izin kepada para sahabatnya untuk segera pulang.


Tetapi sebelumnya Keren sudah meminta nomor ponsel milik Wardah. Mereka sepakat untuk bertemu kembali suatu waktu. Kala waktu mereka senggang. Garnier dan Wardah berlalu dari lokasi acara pesta itu. Saat mereka sudah tiba di dalam mobil dan duduk manis disana. Wardah menatap Garnier dengan tatapan tanya.


"Mas untuk apa Mas berakting di depan mereka? Wardah mengetahui kalau Mas hanya berakting tadi di sana sehingga Wardah tidak komplit saat mas memanggil Wardah dengan panggilan sayang. jujur Wardah juga tidak ingin membuat Mas malu di hadapan teman-teman Mas.


Tetapi Mau sampai kapan Mas berbohong seperti ini kepada teman-teman mas? lebih baik Mas berterus terang saja daripada berbohong. Asal Mas tahu sekali kita berbohong kepada orang lain, untuk selamanya kita pasti berbohong lagi. Demi menutupi kebohongan kita yang sebelumnya.


Garnier belum menjawab ia hanya diam saja.


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓💓


sambil menunggu karya ini up yuk mampir ke karya teman emak


__ADS_1


__ADS_2