Gadis Pecal Lele Jatuh Cinta

Gadis Pecal Lele Jatuh Cinta
BAB 23. MELARANG _GPLJC


__ADS_3

Sang asisten mengendarai mobil milik Garnier dengan kecepatan sedang. Wardah yang merasa tidak enak hati, karena dirinya meninggalkan Oval sendiri di sana pun akhirnya mengirimkan pesan Whatsapp. Ingin memberitahu kalau dirinya sudah kembali ke rumah.


Kring....


Kring....


kring.....


Suara sendiri ponsel milik Wardah terdengar jelas di telinganya. Ia pun menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya agar sambungan telepon selulernya tersambung kepada Oval. "Kau dimana, Mengapa kau pergi meninggalkanku? Tanya Oval penuh selidik. "Nanti aku akan cerita sama kamu." sahut Wardah.


Wardah memutuskan sambungan telepon selulernya dan kembali memasukkan ponselnya ke dalam tas sandang miliknya.


"Bagaimana dengan perkembangan usaha pecal lele kamu, apa berjalan dengan lancar?" tanya Garnier, ketika dirinya melihat Wardah sudah selesai berbicara didalam sambungan telepon selulernya.


"Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Semua itu berkat bantuan mas. Mungkin kalau tidak ada mas, entah apa yang akan terjadi dengan warung pecal lele peninggalan almarhum orang tua Wardah. Wardah mengucapkan banyak trimakasih kepada mas, karna mas sudah membantu Wardah. " ucap Wardah sambil menatap Garnier Dangan tatapan seksama.

__ADS_1


"Seharusnya saya yang meminta maaf kepada kamu. Karna ulah adikku Rexona, yang menghancurkan warung pecal lele milikmu, membuat kamu harus menutup warung untuk pengunjung dan hanya melayani pesanan online saja. " ucap Garnier, mengingat apa yang telah di lakukan adiknya kepada Wardah.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 20 menit, mereka tiba di warung pecal lele milik Wardah. Sang asisten memarkirkan mobil yang mereka tumpangi. Garnier keluar dari mobil miliknya dan kembali menghampiri Wardah.


"Entar malam saya akan datang menyicipi menu makanan yang kau hidangkan disini. Tapi untuk saat ini, aku harus segera kembali ke kantor. Karena masih ada urusan di kantor." ucap Garnier sambil mengebangkan senyumnya menatap Wardah dengan tatapan yang sulit diartikan.


"Iya mas, akan Wardah tunggu ya mas." ucapnya sambil melambaikan tangannya ketika mobil Garnier sudah berada di dalam mobil miliknya. Wardah masuk ke dalam warung pecal lele miliknya.


****


"Kakak ngapain sih sering kali pergi ke warung pecel lele itu?


"Ngak malu apa, seorang CEO perusahaan ternama di kota ini tapi makanya di warung pecal lele kecil seperti itu." ucap Rexona yang akhir akhir ini Rexona sering melihat Garnier masuk ke warung pecel lele milik Wardah.


"Memangnya kenapa kalau CEO perusahaan ternama di kota ini makan di warung pecal lele kecil seperti milik Wardah? memangnya ada yang larang?" tidak kan.

__ADS_1


kalau tidak ada yang larang terus apa masalahnya sama kamu kakak makan disana atau tidak? makanan yang disajikan disana cocok di lidah kakak." ucap Garnier membuat Rexona semakin kesal kepada Garnier.


"Pokoknya aku tidak suka kakak sering makan disana!" titik


"Apa masalahnya sama kamu?


"Ada dendam apa kamu sama Wardah?apa dia pernah nyakitin hati Kamu?


Rexona terdiam. Karena mang Wardah tidak membuat sakit hati Rexona. Tetapi Rexona merasa cemburu terhadap Wardah, atas keberhasilan Wardah selama ini.


"Disamping karna orang jenius yang di miliki Wardah, teman teman dan lelaki yang di sukai Rexona, selalu lebih memilih berteman dengan wardah dan ingin lebih dekat kepada Wardah daripada Rexona.


Padahal Wardah hanyalah anak yatim piatu dan tidak sebanding dengan Rexona. Rexona anak orang kaya raya dan memiliki segalanya. tetapi jarang sekali teman teman dekat dengannya. Bahkan lelaki yang ia cintai , mencintai Wardah. Hal itulah yang membuat Rexona merasa tidak terima akan keberhasilan yang di raih Wardah.


Bersambung.....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


__ADS_2