Gairah Cinta Sang Mafia

Gairah Cinta Sang Mafia
Katty dan Edwind


__ADS_3

"Oh iya, besok orang tuaku memintaku untuk pulang dan temanku akan di rawat di rumah sakit dekat tempat tinggal kami." Ucap Adara terpaksa berbohong.


Katty terdiam namun nampak jelas kalau Katty sangat sedih membuat Adara tidak tega kemudian menatap ke arah Charli untuk meminta bantuan.


Charli yang mengerti arti tatapan Adara membuat Charli menghembuskan nafasnya dengan perlahan karena sejujurnya dirinya tidak tega melihat wajah sedih adiknya.


"Tinggallah di sini beberapa hari dan hubungi orang tuamu untuk beberapa hari tinggal di negara ini." Ucap Charli akhirnya.


"Apa yang dikatakan oleh Kakak ku benar tolong hubungi orang tuamu karena aku sangat kesepian tidak ada teman mengobrol." Ucap Katty.


"Kan ada Mommy, Daddy dan kakak, kok bilangnya sangat kesepian?" Tanya Charli.


"Memang benar Kak tapi Katty merasa nyaman mengobrol dengan Adara." Jawab Katty.


"Memang bicara dengan kami tidak nyaman?" Tanya Charli dengan wajah cemberut.


"Nyaman Kak tapikan Katty ingin mengobrol sesama wanita." Jawab Katty.


Charli hanya diam dan dirinya tahu kalau Katty ingin bicara sesama wanita berbeda dengan dirinya seorang pria.


"Sudah malam, tidurlah." Ucap Adara sambil membetulkan selimut Katty.


"Kamu ingin pergi?" Tanya Katty yang tidak ingin Adara pergi.


"Iya aku ingin pergi karena aku ingin menemani temanku." Jawab Adara.


"Kenapa tidak menemaniku?" Tanya Katty.


"Temanku tidak ada yang menjaganya, aku janji besok ke sini lagi." Jawab Adara.

__ADS_1


"Janji ya." Ucap Katty.


"Janji." Jawab Adara.


Selesai mengatakan hal itu Adara pergi meninggalkan ruang perawatan menuju ke ruang perawatan sahabatnya.


Ceklek


Adara membuka pintu ruang perawatan dan melihat sahabatnya sedang menatap dirinya.


"Belum tidur?" Tanya Adara.


"Belum mengantuk." Jawab Cintya.


"Memikirkan Kak Charli?" Tanya Adara asal tebak.


"Coba ceritakan siapa tahu aku bisa membantu." pinta Adara.


"Kak Charli meminta kita pergi dari sini dan jangan mengganggu adiknya jadi besok pagi kita pergi dari rumah sakit ini." Ucap Cintya.


"Bagaimana dengan lukamu?" Tanya Adara tanpa menjawab ucapan Cintya.


"Hanya luka kecil." Jawab Cintya.


"Besok pagi kita tengok Kak Katty dan Kakak sepupuku setelah itu kita pulang." Sambung Cintya.


"Ok." Jawab Adara singkat.


"Oh ya kamu tidak hubungi Kak Edwind kalau Kak Katty ada di sini?" Tanya Cintya.

__ADS_1


"Tapi Kak Charli bilang jangan mengganggu adiknya." Jawab Adara.


"Kitakan tidak mengganggu hanya memberi tahukan ke Kak Edwind kalau Kak Katty ada di negara ini." Ucap Cintya.


"Benar juga, soalnya Kak Edwind selalu sedih dan merasa bersalah terhadap Kak Katty." Ucap Adara sambil mengambil ponselnya untuk menghubungi Kakak kembarnya dan sambungan pertama langsung di angkat.


("Ada apa Dek? Kakak sangat mengantuk." Ucap Edwind sambil masih memejamkan matanya).


("Sudah pagi Kak." Ucap Adara yang sangat suka mengusili Kakak kembarnya).


("Masih jam tiga Dek, ada apa? Kalau tidak penting Kakak tutup teleponnya." ucap Edwind dengan nada setengah mengancam sambil menatap ke arah jam kemudian kembali memejamkan matanya).


("Tutup saja, Adara nanti tinggal bilang sama Kak Katty kalau Kak Edwind menutup teleponku." Jawab Adara).


("Katty? Kamu jangan bercanda." Ucap Edwind sambil bangun kemudian duduk dengan bersandar di kepala ranjang).


("Aku tidak bercanda Kak, datanglah ke rumah sakit nanti Kakak akan bertemu dengan Kak Katty." Ucap Adara).


("Rumah Sakit? Katty bagaimana keadaannya? Katty baik-baik sajakan?" Tanya Edwind beruntun sambil turun dari ranjang.


("Tubuh dan wajah Kak Katty di balut perban, ke dua kakinya lumpuh begitu pula dengan ke dua tangannya selain itu sebagian ingatannya hilang." Jawab Adara bicara apa adanya).


("Hilang ingatan sebagian?" Tanya Edwind memastikan).


("Benar, kak Katty tidak ingat kejadian waktu berada di hotel di mana kita mengadakan pesta reuni." Jawab Adara).


("Termasuk tidur bersama dan melakukan hubungan suami istri?" tanya Edwind memastikan).


("Tepat sekali jadi jika Kak Edwind tidak suka dengan Kak Katty, maka Kakak bisa melupakannya dan cari wanita lain. Biarkan Kak Katty di rawat oleh keluarganya." Ucap Adara).

__ADS_1


__ADS_2