Gairah Cinta Sang Mafia

Gairah Cinta Sang Mafia
Bom


__ADS_3

Katty menatap ke arah ke dua orang tuanya untuk meminta jawabannya sedangkan ke dua orang tuanya yang mengerti arti tatapan putri bungsunya hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju. Katty memejamkan matanya beberapa saat kemudian membuka matanya menatap ke arah Mommy Alona lalu ke arah Edwind.


"Ke dua kaki dan ke dua tanganku sudah bisa digerakkan berkat obat yang diberikan oleh Kak Edwind tapi wajahmu cacat. Apakah Kak Edwind mau menerima wajahku yang cacat?" Tanya Katty dengan wajah sendu.


Edwind tersenyum terlebih melihat ke dua tangan dan ke dua kaki milik Katty sudah tidak di perban lagi.


"Kak Edwind akan menerimanya." Jawab Edwind tanpa banyak berpikir lama.


"Banyak gadis yang sangat cantik dan sempurna sedangkan aku ..." Ucap Katty menggantungkan kalimatnya dengan wajah sendu.


"Bagi Kakak, kamu adalah gadis yang sempurna." Jawab Edwind.


"Katty, kamu jangan merasa rendah diri karena apa yang dikatakan oleh Edwind adalah benar kalau kamu adalah gadis yang sempurna untuk putra pertamaku." Sambung Mommy Alona.


"Jadi kamu maukan menikah denganku?" Tanya ulang Edwind.


Katty hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju membuat Edwind dan yang lainnya sangat gembira.


"Kapan rencana pernikahannya?" Tanya Mommy Chaterine.


"Bagaimana kalau Katty sudah di operasi? Untuk hari ini aku dan Katty bertunangan." Usul Edwind sambil memasukkan tangannya ke arah saku kantong celana panjangnya.

__ADS_1


Edwind mengeluarkan bungkus warna merah berbentuk hati kemudian membukanya. Sepasang cincin emas dan tentunya sangat mahal.


"Kami setuju, ayo Katty ambil cincin nya 💍 ." Ucap Mommy Chaterine.


Mommy Chaterine dan Daddy William setuju dengan Edwind karena mereka tahu keluarga besar Alexander terkenal dengan kesetiaan terhadap pasangannya. Walau terkenal arogant dan tidak mempunyai perasaan terhadap para musuh baik pria maupun wanita tapi mereka percaya kalau keluarga Alexander akan melindungi putri bungsunya.


Mommy Chaterine dan Daddy William tahu Edwind sangat jahat dan tidak mempunyai perasaan ketika menyakiti putrinya tapi Mommy Alona menyakinkan kalau putranya menyesali perbuatannya dan menjamin tidak akan melukai putrinya. Karena itulah sepasang suami istri tersebut merestui hubungan putrinya dengan Edwind.


Katty mengambil cincin tersebut kemudian memakaikannya di jari manis Edwind. Edwind tersenyum kemudian mengambil cincin satunya lagi lalu memakaikan di jari manis Katty.


'Semoga keputusan kami untuk melupakan apa yang pernah dilakukan oleh Edwind ke putri kami tidak salah. Kami juga sangat berharap putri kami bahagia dan Edwind menjadi suami yang baik dan bisa melindungi serta menyayangi putri kami.' Ucap Mommy Chaterine dalam hati.


'Aku melihat senyum Edwind sangat tulus untuk putriku dan semoga senyuman tulus untuk putriku tidak pernah pudar. Aku berharap Edwind bisa melindungi, menyayangi dan bisa membuat putriku selalu tersenyum bahagia karena kebahagiaan putriku merupakan kebahagiaan kami.' Ucap Daddy William dalam hati.


"Maaf acara pertunangan kita sangat sederhana tapi Kakak janji acara pernikahan kita akan berlangsung sangat mewah." Ucap Edwind sambil menggenggam tangan Katty.


"Tidak apa-apa Kak." Jawab Katty sambil tersenyum.


"Kalau begitu kami akan mencari dokter yang sangat ahli untuk mengoperasi putri kami." Ucap Daddy William.


"Tidak perlu Dad, ada beberapa keluarga besar Edwind bisa melakukan operasi wajah jadi biar wajah Katty di operasi oleh beberapa anggota keluarga besar Edwind." Jawab Edwind.

__ADS_1


"Apa yang dikatakan oleh Edwind benar, bagaimana kalau besok kita kembali ke negara kita untuk mengoperasi wajah Katty?" Tanya Mommy Alona yang ingin secepatnya putranya menikah dengan Katty.


"Kalau begitu besok kami akan mengurus biaya administrasi setelah itu kita pulang bersama-sama dengan menggunakan pesawat pribadi kami." Ucap Daddy William.


"Baik, kalau begitu kami pamit dan besok pagi kami ke sini lagi untuk pulang bersama." Ucap Mommy Alona yang tidak bisa menolak permintaan Daddy William.


"Ok." Jawab Daddy William dan Mommy Chaterine bersamaan.


Katty mencium punggung tangan Mommy Alona sedangkan Edwind mencium punggung tangan Daddy William dan Mommy Chaterine secara bergantian.


Mommy Alona dan Edwind keluar dari ruang perawatan menuju ke ruang perawatan di mana Adara di rawat. Tanpa sepengetahuan mereka sepasang mata melihat Mommy Alona dan Edwind keluar dari ruang perawatan di mana Katty di rawat sambil tersenyum menyeringai kemudian orang tersebut pergi meninggalkan tempat tersebut sambil mengambil ponselnya di saku jasnya.


("Tuan, mereka sudah keluar dari ruang perawatan." Ucap pria tersebut).


("Bagus, pantau terus dan aku sudah mendengar percakapan mereka kalau mereka akan pulang ke negaranya dengan menggunakan pesawat pribadi milik Tuan William." Ucap pria dari sebrang).


("Baik Tuan." Jawab pria tersebut).


Tut Tut Tut Tut


Sambungan komunikasi langsung diputuskan secara sepihak oleh pria dari sebrang sambil tersenyum devil.

__ADS_1


"Besok siang ketika Tuan Edward dan Tuan William bersama keluarga mereka masing-masing, naik pesawat pribadi milik Tuan William tiba-tiba bom 💣 ... Lalu meledaklah pesawat itu dan jatuh ke dalam laut 🌊... Hahahaha... Mereka langsung ma x ti bersama di dalam laut." Ucap pria tersebut sambil tertawa jahat.


__ADS_2