Gairah Cinta Sang Mafia

Gairah Cinta Sang Mafia
Kamu Percaya?


__ADS_3

Mommy Alona dan Edwind berjalan ke ruang perawatan hingga di depan pintu ruang perawatan Mommy Alona membuka pintu kemudian masuk ke dalam begitu pula dengan Edwind.


Ceklek


Mommy Alona dan Edwind masuk ke dalam, mereka melihat Daddy William, Mommy Chaterine, Charli dan Katty yang berbaring di ranjang di mana seluruh tubuhnya di tutupi dengan kain putih seperti mumi. Hanya mulut dan hidung yang tidak di tutup.


"Maaf Nyonya dan Tuan, apakah Nyonya dan Tuan tidak salah masuk keruangan?" Tanya Mommy Chaterine dengan wajah bingung begitu pula dengan yang lainnya kecuali Charli.


Charli tahu siapa Edwind tapi mengingat permintaan Katty sebelum Katty tidak sadarkan diri untuk tidak menyakiti Edwind membuat Charli diam namun ke dua tangannya di genggam dengan erat.


"Maaf, apakah yang berbaring di ranjang adalah Katty?" Tanya Mommy Alona.


"Memang benar, Nyonya kenapa bisa kenal dengan putriku?" Tanya Mommy Chaterine dengan wajah terkejut.


Ketika ingin menjawab bersamaan ponsel milik Edwind berdering membuat Edwind mengambil ponselnya dari saku jasnya untuk melihat siapa yang menghubungi dirinya sedangkan Mommy Alona langsung terdiam tidak jadi menjawab hanya menatap ke arah Edwind.


"Siapa yang telepon?" Tanya Mommy Alona.


"Daddy Mom." Jawab Edwind sambil menggeser tombol berwarna hijau.


Mommy Alona hanya menganggukkan kepalanya sedangkan Edwind mulai mengobrol dengan Daddy Edward lewat telepon. Belum ada satu menit Edward sudah selesai berkomunikasi.


"Ada apa Edwind?" Tanya Mommy Alona.

__ADS_1


"Daddy bilang, Adara dan Katty sama-sama di serang oleh musuh tidak di kenal hingga akhirnya ke duanya masuk ke rumah sakit. Jadi Daddy memintaku untuk menjaga Katty." Jawab Edwind.


Mommy Alona hanya menganggukkan kepalanya kemudian menatap ke arah Daddy William dan Mommy Chaterine secara bergantian.


"Maaf kami akan temani Katty karena Katty sudah kami anggap putriku dan kami tidak ingin terjadi sesuatu dengan Katty." Ucap Mommy Catherine.


"Memang Katty kenapa Nyonya?" Tanya Charli yang sejak tadi diam tiba-tiba bicara.


"Panggil aku Tante jangan Nyonya, Katty tidak ada yang menemaninya karena sahabatnya sekaligus putri kami juga terluka dan sekarang di temani Daddynya sekaligus suamiku." Jawab Mommy Alona menjelaskan.


"Kalau begitu aku saja yang menemani Katty." Ucap Charli.


"Kamu mengenalnya?" Tanya Mommy Alona dengan wajah terkejut.


"Baiklah, tolong jaga Katty." Pinta Mommy Alona.


Charli hanya menganggukkan kepalanya kemudian berjalan meninggalkan ruang perawatan.


"Maaf Nyonya, kenapa bisa kenal dengan putriku?" Tanya Mommy Chaterine mengulangi perkataannya.


"Kebetulan Katty adalah teman satu sekolah ke tiga putra kembarku walau beda kelas dan ..." Ucap Mommy Alona menggantungkan kalimatnya.


"Dan apa?" Tanya Mommy Catherine penasaran begitu pula dengan suaminya serta Katty.

__ADS_1


"Bisa kita bertiga bicara berdua di luar." Pinta Mommy Alona yang tidak ingin Katty mendengar percakapan mereka.


"Baik." Jawab ke dua orang tuanya bersamaan karena mereka sangat penasaran akan apa yang akan dikatakan oleh Mommy Alona.


"Edwind, kamu temani Katty." Pinta Mommy Alona yang ingin putra kesayangannya bicara secara pribadi dengan Katty.


"Baik Mom." Jawab Edwind.


Mommy Alona, Daddy William dan Mommy Chaterine keluar dari ruang perawatan meninggalkan Edwind dan Katty berduaan. Edwind berjalan ke arah Katty dengan wajah kesedihan dan penyesalan yang teramat sangat dalam terhadap Katty karena ulah dirinya Katty jadi seperti ini.


"Kamu masih ingat denganku?" Tanya Edwind.


"Maaf Tuan, saya tidak ingat siapa Tuan." Jawab Katty sambil berpikir.


"Jangan panggil aku Tuan tapi panggillah dengan sebutan Edwind." Pinta Edwind.


"Tidak sopan kalau panggil dengan nama, bagaimana kalau kak Edwind?" tanya Katty.


"Silahkan, kamu percaya padaku?" Tanya Edwind balik bertanya.


"Maksudnya?" Tanya Katty yang tidak mengerti arah pembicaraan Edwind.


grep

__ADS_1


"Maksudku kamu percaya kalau aku tidak akan menyakitimu?" Tanya Edwind sambil menggenggam tangan Katty.


__ADS_2