Gairah Cinta Sang Mafia

Gairah Cinta Sang Mafia
Katty dan Edwind 2


__ADS_3

"Jika diadakan secara mewah pasti Katty sedih karena Edwind bisa pastikan beberapa orang akan iri dengan Katty dan merendahkan Katty dengan kondisi Katty seperti ini." Jawab Edwind menjelaskan kenapa dirinya tidak mengadakan pesta pernikahan secara mewah.


"Jika Katty sudah sembuh dan wajahnya sudah dioperasi maka Edwind akan mengadakan resepsi pernikahan sangat mewah agar orang tahu kalau Edwind sudah menikah dengan Katty." Sambung Edwind.


"Apa yang dikatakan putraku benar adanya, kita adakan pesta pernikahan secara sederhana dan nantinya jika Katty sudah sembuh maka kami akan mengadakan resepsi pernikahan yang sangat mewah." Ucap Mommy Alona yang menyetujui usulan putranya.


"Baiklah kami setuju tapi dengan satu syarat jika Edwind tidak mencintai putri kami tolong kembalikan Katty pada kami dan jangan menyiksanya seperti yang pernah kamu lakukan." pinta Daddy William.


"Tuan jangan kuatir, aku tidak akan menyakiti Katty apapun yang terjadi karena aku menyukai Katty dan ingin menebus rasa bersalahku." Ucap Edwind yang berusaha menyakinkan ke dua orang tua Katty.


"Kami percaya padamu dan mulai sekarang dan seterusnya panggil kami dengan sebutan Mommy dan Daddy seperti anak kami memanggil dengan sebutan itu." Ucap Daddy William.


"Baik Dad." Jawab Edwind.


ceklek


Ketika Mommy Chaterine ingin bicara bersamaan pintu ruang perawatan terbuka membuat Mommy Chaterine tidak jadi bicara. Mereka berempat berjalan ke arah dokter yang berdiri di depan pintu di mana Katty di rawat.


"Bagaimana keadaan putri kami Dok?" Tanya Daddy William dan Mommy Chaterine bersamaan.


"Semakin membaik tapi ..." Ucap dokter tersebut menggantungkan kalimatnya.

__ADS_1


"Tapi apa Dok?" Tanya mereka bersamaan.


"Maaf, jujur saya bingung ke dua kaki dan ke dua tangan Nona Katty bisa digerakkan selain itu Nona Katty tidak merasakan sakit ketika menggerakkan anggota tubuhnya." Jawab dokter tersebut dengan wajah bingung karena tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.


"Dokter tidak bercanda kan?" Tanya Daddy William dan Mommy Chaterine bersamaan.


Daddy William dan Mommy Chaterine tahu kalau ke dua tangan dan ke dua kaki Katty lumpuh dan membutuhkan waktu lama untuk sembuh. Sedangkan ini kenapa begitu cepat ke dua tangan dan ke dua kakinya bisa digerakkan.


"Saya serius Tuan dan Nyonya." Ucap dokter tersebut.


"Kalau begitu kami ingin melihatnya." Ucap Daddy William dan Mommy Chaterine bersamaan sambil masuk ke dalam ruang perawatan.


"Kalau begitu kami pergi untuk mengecek kondisi pasien lainnya." Pamit dokter tersebut.


"Silahkan Dok." Jawab Mommy Alona.


Dokter dan perawat itupun pergi meninggalkan tempat tersebut sedangkan Mommy Alona menatap ke arah putranya untuk meminta penjelasan sedangkan Edwind yang mengerti arti tatapan Mommy Alona hanya tersenyum.


"Kesembuhan Katty yang mendadak pasti kamu memberikan obat ke Katty." Ucap Mommy Alona.


"Benar Mom, sebelum datang ke sini aku mampir ke mansion milik Oma Katarina untuk meminta obat agar ke dua tangan dan ke dua kaki Katty bisa digerakkan seperti semula." Jawab Edwind menjelaskan tanpa ada yang ditutup-tutupi.

__ADS_1


"Mommy bisa menebaknya, ayo kita ke dalam ruang perawatan." Ajak Mommy Alona.


"Ayuk Mom." Jawab Edwind.


Ceklek


Mommy Alona membuka pintu kamar perawatan kemudian masuk ke dalam diikuti oleh Edwind. Mereka melihat ke dua orang tua Katty berbicara dengan Katty dan terlihat jelas wajah mereka sangat bahagia.


"Katty, apakah kamu baik-baik saja?" Tanya Mommy Alona dengan nada lembut.


"Baik Nyonya." Jawab Katty.


"Jangan panggil Nyonya tapi panggillah Mommy seperti Edwind memanggilku dengan sebutan Mommy.


"Mommy?" Tanya ulang Katty.


"Iya Mommy, karena sebentar lagi kamu dan putraku Edwind akan menikah." Jawab Mommy Alona.


"Menikah? Maaf aku dan Kak Edwind baru kenal secepat itulah kami menikah?" Tanya Katty dengan wajah masih bingung.


"Putraku sudah lama menyukaimu jadi mau kan kamu menikah dengan putraku?" Tanya Mommy Alona penuh harap.

__ADS_1


__ADS_2