Gairah Cinta Sang Mafia

Gairah Cinta Sang Mafia
Janji


__ADS_3

"Akhhhhhhhh... Sakit! Lepas!" Teriak pria tersebut yang merasakan sakit di ke dua telapak tangannya akibat di tekuk oleh Daddy Edward dan Edmund.


"Katakan siapa yang menyuruhmu?" Tanya Daddy Edward dengan nada satu oktaf.


Hening


"Pria itu namanya Fitnes kepanjangan dari Awake Fit, atine ngenes bahasa Indonesianya badannya sehat, hatinya terluka." Ucap Marbella yang akhirnya angkat bicara.


"Kamu mengenalnya?" Tanya Edmund.


"Tentu saja, dulu Fitnes rekan kerjaku yang di ambil dari panti asuhan sama seperti diriku." Jawab Marbella dengan jujur.


"Daddy, Kak Edwind dan Kak Edmund, tolong lepaskan Fitnes." Mohon Marbella.


"Dia itu sudah berbuat jahat dan kamu hampir saja kehilangan nyawamu jadi Daddy tidak setuju jika pria ini dibebaskan." Ucap Daddy Edward.


"Aku juga tidak setuju." sambung Edwind dan Edmund bersamaan.


"Aku tahu, tapi aku ingin memberikan kesempatan ke dua untuk Fitnes jika Fitnes melakukan lagi maka aku tidak akan ikut campur." Ucap Marbella.


"Tapi Marbella ..." Ucapan Edmund terpotong oleh Marbella.

__ADS_1


"Aku awalnya seperti Fitnes tapi sejak kenal Daddy dan keluarga Daddy khususnya kak Edmund membuatku berubah untuk tidak mencelakai Daddy dan keluarga besar Daddy. Jika memang Fitnes di hukum maka hukumlah aku juga karena aku juga orang jahat." Ucap Marbella sambil berusaha bangun dengan wajah meringis menahan rasa sakit.


"Apa yang kamu lakukan?" Tanya Edmund sambil menahan tubuh Marbella.


"Aku ingin berlutut dan menerima hukuman." Jawab Marbella.


'Jika suatu saat nanti Fitnes melukai keluarga Edmund maka akulah orang pertama yang maju sebagai tamengnya dan tidak perduli jika nyawaku melayang di tangan Fitnes.' Sambung Marbella dalam hati.


Ke tiga pria tampan tersebut menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian ketiganya saling menatap untuk memberikan pendapat.


"Baiklah, Daddy memberikan kesempatan ke dua jika nanti Daddy melihatnya atau mendapatkan informasi kalau Fitnes melukai keluargaku maka Daddy tidak segan-segan untuk menghukum nya." ucap Daddy Edward.


Fitnes pun dibebaskan membuat Fitnes menatap Marbella dengan perasaan bersalah karena tadi dirinya hampir saja membunuhnya.


"Terima kasih banyak Tuan - Tuan dan juga Marbella, aku tidak akan pernah melupakan kebaikan kalian." Ucap Fitnes sambil menerima kartu gold tersebut.


Selesai mengatakan hal itu Fitnes keluar dari ruang perawatan meninggalkan mereka berempat.


"Apakah ada yang sakit?" Tanya Edmund.


"Sedikit." Jawab Marbella.

__ADS_1


"Syukurlah Daddy ikut senang." Ucap Daddy Edward.


"Dad, bagaimana keadaan Adara?" Tanya Marbella dengan wajah kuatir.


"Keadaannya baik - baik saja." Jawab Daddy Edward.


"Syukurlah Marbella senang mendengarnya." Ucap Marbella dengan nada tulus.


"Kalau boleh tahu kenapa kamu memilih di suntik racun daripada menembak adikku?" Tanya Edmund penasaran begitu pula dengan yang lainnya.


"Karena Adara sudah aku anggap sebagai adikku jadi bagaimana mungkin aku tega melukainya." Ucap Marbella.


"Aku sangat senang mendengarnya tapi aku tidak ingin kamu terluka. Kamu seharusnya mengatakan padaku apalagi waktu itu kita lagi bersama." ucap Edmund.


"Maaf saat itu Tuan Vincent kirim pesan padaku yang berbunyi : Kalau kamu ingin menyelamatkan gadis ini datang ke gudang tua di pinggiran hutan jika tidak maka jangan salahkan aku membunuhnya dan menuduh mu sebagai pelakunya." Ucap Marbella.


"Aku yang tidak ingin terjadi sesuatu dengan Adara membuatku datang ke sana untuk memintanya membebaskannya dan di ganti dengan menangkapku." Sambung Marbella.


"Lain kali jangan ulangi lagi, apapun yang terjadi nanti tolong beritahukan aku." Pinta Edmund untuk pertama kalinya mengucapkan kata tolong.


"Baiklah." Jawab Marbella singkat.

__ADS_1


'Maaf aku tidak bisa janji jika salah satu keluarga Kak Edmund maupun orang yang aku cintai yaitu Kak Edmund maka aku akan menjadikan tubuhku sebagai tameng.' Sambung Marbella dalam hati.


"Ehem ... Marbella ada ingin Daddy tanyakan padamu." Ucap Daddy Edward dengan wajah serius.


__ADS_2