Gairah Cinta Sang Mafia

Gairah Cinta Sang Mafia
Bersembunyi


__ADS_3

Ceklek


Edwind membuka pintu kamar perawatan dan melihat Daddy Edward, Edmund dan Adara sedang mengobrol. Mommy Alona masuk ke dalam ruang perawatan di susul Edwind.


"Bagaimana?" Tanya Daddy Edward yang penasaran apa yang dilakukan oleh istri dan putranya.


"Besok kita pulang bersama keluarga William untuk mengoperasi wajah Katty dengan menggunakan pesawat pribadi milik William. Selesai operasi baru kita membicarakan tentang pernikahan putra kita." Ucap Mommy Alona menjelaskan.


"Kenapa kita tidak menggunakan pesawat pribadi milik kita?" Tanya Daddy Edward.


"Tidak enak menolak permintaan mereka." Ucap Mommy Alona sambil menguap.


"Baiklah kalau begitu kita istirahat." Ucap Daddy Edward sambil berjalan ke arah ranjang khusus untuk menunggu pasien.


"Edwind dan Edmund tidur di hotel yang ada di sebrang rumah sakit saja Dad, Mom." Ucap Edwind.


"Apa yang dikatakan Kak Edwind benar, lebih baik kita menginap di hotel saja atau bisa juga Daddy dan Mommy tidur di hotel sedangkan kami tidur di sini?" Tanya Edmund.


Edwind dan Edmund tidak mungkin tidur di sofa karena bisa dipastikan tubuh mereka akan sakit ketika mereka bangun karena ranjang khusus untuk menunggu pasien hanya bisa dipakai dua orang.


"Mommy sangat lelah jadi kalian berdua istirahatlah di hotel." Ucap Mommy Alona sambil berbaring di ranjang.

__ADS_1


"Ok." Jawab Edmund dan Edwind bersamaan


Edmund dan Edwind mencium punggung tangan ke dua orang tuanya secara bergantian kemudian mereka keluar dari ruang perawatan menuju ke hotel yang ada di sebrang rumah sakit.


xxxxxxx


Malam menjelang pagi keluarga Daddy William dan keluarga Daddy Edward sudah selesai mandi dan memakai pakaian santai. Mereka menunggu kedatangan Edwind dan Edmund yang belum datang di ruang perawatan Katty.


"Kak Edwind kita berangkat sekarang?" Tanya Edmund setelah melihat kakak kembarnya sudah selesai mandi dan memakai pakaian santai.


"Ok." Jawab Edwind singkat.


Ke dua pria kembar identik sekaligus sangat tampan seperti Daddy Edward berjalan ke arah pintu kamar hotel bersama bunyi ponsel milik Edwind.


"Ok." Jawab Edmund singkat.


Edwind melihat siapa yang menghubungi dirinya dan ternyata Paman Alex suami dari Dewi Arumi di novel Cinta Sejati Mafia Dan Dewi Arumi. Edwind menggeser tombol berwarna hijau kemudian menempelkan ponselnya di telinganya.


("Hallo Paman." Panggil Edwind).


("Hallo Edwind, kamu dan keluargamu jangan naik milik Tuan William." Ucap Paman Alex).

__ADS_1


("Memang kenapa Paman?" Tanya Edwind dengan wajah terkejut).


("Pesawat milik Tuan William di pasang bom, beberapa anggota keluarga besar Alvonso sudah menjinakkan bomnya dan menangkap mereka hanya saja pemimpinnya berhasil melarikan diri dengan menggunakan jalan rahasia." Jawab Paman Alex).


("Kalau bomnya sudah dijinakkan kenapa kami tidak boleh naik pesawatnya?" Tanya Edwind dengan wajah bingung).


("Agar pihak musuh mengira pesawat yang kalian tumpang meledak dan jatuh ke dalam laut." Jawab Paman Alex).


("Ok Edwind mengerti, keluarga Paman akan mengendarai pesawat dari jarak jauh terus pesawatnya diledakkan di tengah laut." Ucap Edwind).


("Tepat sekali, Paman tahu sayang kalau pesawatnya di bom tapi masalahnya keluarga besar Paman lagi meretas siapa pria itu karena pria itu sangat licin dan memakai topeng jadi kami mengalami kesulitan untuk menangkapnya." Ucap Paman Alex).


("Jadi untuk sementara pria itu mengira kalau kalian berada di dalam pesawat itu dan meledak setelah itu kalian untuk sementara bersembunyi sampai keluarga besar Paman menangkapnya." Sambung Paman Alex).


("Baik Paman dan terima kasih atas bantuannya." Ucap Edwind dengan nada tulus).


("Sama-sama, kita bersaudara jadi sesama saudara saling membantu." Ucap Paman Alex).


("Baik Paman, Edwind akan memberitahukan ke Daddy tentang ini." Ucap Edwind).


("Jangan memberitahukan ke Edward ataupun yang lainnya." Ucap Paman Alex).

__ADS_1


("Memang kenapa Paman?" Tanya Edwind dengan wajah bingung).


__ADS_2