
Hari ini adalah hari kepergian Adi untuk mengikuti study tour.
Dari semalam Ia sudah menyiapkan beberapa baju, terlihat sekali Adi begitu bahagia.
Marcell bahkan diminta menginap oleh Adi agar mereka bisa berangkat bareng.
Setelah packing Adi dan Marcel mengobrol di teras rumah.
Novi sendiri sedang menyuci piring bekas makan malam mereka.
" Kak..ada tamu nih "
Tamu? Sudah lama rasanya Novi tidak ada teman yang bertamu.
Buru-buru Ia menyelesaikan pekerjaannya dan segera ke ruang tamu.
Novi terkejut ternyata mantan pacarnya Adam yang datang bertamu.
Mereka sudah putus tiga tahun yang lalu dan tanpa memberi kabar Adam bertamu ke rumahnya.
Adam adalah pacar Novi dari SMA, mereka berpacaran selama lima tahun.
Di tahun kr tiga berpacaran mereka memutuskan untuk merencanakan pernikahan.
Mereka menabung bersama untuk rencana pernikahan mereka.
Sambil mengumpulkan uang untuk biaya pernikahan, Adam dan Novi melangsungkan pertunangan.
Novi bener-bener Di Mabuk Kepayang, akhirnya Ia akan bertunangan dengan orang yang amat di cintainya.
Lamaran di hari Minggu itu berjalan dengan lancar. Dengan dekorasi seadanya mereka berdua terlihat sangat bahagia.
Cincin emas bermata satu melingkar di jari manis Novi.
Novi cantik dengan balutan kebaya berwarna hijau dan ada menggunakan batik dengan warna Senada.
Seingat Novi itu adalah momen paling bahagia dalam hidupnya, ia bisa melupakan sejenak masalah hidupnya ketika bersama Adam.
Mereka berdua pun sudah merencanakan untuk masa depan mereka dengan mengambil KPR rumah untuk mereka tinggalkan nantinya.
Begitulah Adam dengan semua janji manisnya. Dia berjanji untuk selalu setia kepada Novi, akan melamarnya, dan akan menikahinya kelak.
Novi percaya dengan semua janji Adam apalagi mereka sudah sampai di tahap pertunangan.
Namun janji tinggallah janji, tiga hari setelah pertunangan mereka Adam ketahuan selingkuh dengan rekan kerjanya.
Memang insting wanita tidak pernah salah, setelah pertunangan mereka Novi merasa Adam sulit untuk dihubungi.
Semua chat yang Novi kirimkan di pagi hari baru dibalasnya di siang hari dan jika ia mengirimkan chat di siang hari Adam akan membalasnya di malam hari.
Berpacaran lama dengan Adam membuat Novi mengenal Adam luar dalam.
__ADS_1
Tidak pernah sekalipun dalam masa pacaran mereka Adam melakukan hal ini.
Novi menjadi curiga, Iya sengaja mendatangi kantor Adam ketika libur dan membuntutinya seharian.
Benar saja Ketika pulang kantor Adam membonceng teman wanitanya.
Dari gelagatnya jelas mereka bukan hanya teman biasa.
Wanita itu melingkarkan tangannya di pinggang Adam dan memeluknya, Wajah keduanya begitu bahagia.
Buru buru Novi mengikuti sepeda motor adam, dan mereka tiba di kontrakan perempuan berwarna putih.
Mereka berdua masuk ke dalam kontrakan itu, Novi mengikutinya dengan sangat hati-hati. Ia tidak ingin Adam menyadari kehadirannya.
Sengaja Novi tidak melabrak Adam langsung, dengan sabar Ia menunggu di depan kamar wanita itu.
Sampai jam tujuh malam kamar itu terbuka, Adam yang pertama keluar dan mata mereka beradu.
Sekuat tenaga Novi menahan air matanya, berdiri tegar menatap Adam yang salah tingkah karena Novi menangkap basah dirinya.
Adam bahkan sudah tidak bisa berkata kata, lidahnya kelu.
Tanpa bicara apa apa, Novi meninggalkan Adam yang diam mematung.
Adam mengejar Novi " Nov..sayang tunggu dulu aku mau jelasin "
Novi menghentikan langkahnya, Ia menatap Adam dengan penuh amarah.
Ya, dia berhak atas penjelasan itu.
Bahkan sudah tertangkap basah Dia masih saja berbohong.
" Cuma itu penjelasan yang bisa kamu jelasin? Ada lagi? "
" Aku nggak bohong sayang, aku cuma ngerjain tugas "
" Kamu tau kapan aku mulai ngeliat kalian? "
Adam hanya diam tidak menjawab ucapan Novi.
" Aku sudah ngikutin kamu dari mulai di kantor, aku ngeliat wanita itu memelukmu, aku lihat kalian berdua masuk ke dalam kamar itu dengan ringannya dan aku menunggu di depan kamar itu berjam jam "
Adam terlihat tidak bisa membela diri, Novi jelas sudah menang telak akan dirinya.
Novi melepaskan cincin tunangan yang baru Ia kenakan beberapa hari dna memberikannya kepada Adam.
" Semoga bahagia dengan pilihanmu "
Novi beranjak pergi dari kontrakan itu meninggalkan Adam yang mungkin sedang menyesali kebodohannya.
Hari berikutnya Adam terus mencoba mendekati Novi untuk meminta permintaan maaf, tapi hati Novi terlalu sakit.
__ADS_1
Sekeras apapun usaha Adam untuk meminta maaf, Novi tidak pernah memaafkannya.
Sampai akhirnya Dia lelah dan berhenti menghubungi Novi.
Sampai hari ini Adam datang lagi ke rumah Novi dengan tubuh yang lebih kurus.
" Hai Nov " Ucap Adam ragu ragu.
Novi langsung duduk tidak jauh dari Adam.
" Ada apa Dam? " Novi tidak ingin basa basi, ini sudah malam dan Ia ingin tau apa yang diinginkan Adam.
" Apa kabar Nov? "
" Baik" Jawab Novi singkat.
Ada hening beberapa menit di antara mereka, sampai akhirnya Adam mengambil sesuatu dari tasnya san memberikan kepada Novi.
Undangan berwarna coklat dengan namanya di sana. Adam datang untuk mengundangnya ke acara pernikahannya.
" Dateng ya Nov, Mama kangen sama Kamu "
Dasar gila! Siapa perempuan yang sudi untuk datang ke pernikahan mantan tunangannya yang berselingkuh!
Novi bahkan tidak membuka kartu undangan itu, dengan masih tidak melihat Adam Ia berkata " Ada yang lain? "
" Kamu kayanya masih marah sama aku ya, walaupun sudah bertahun tahun kata maaf itu belum ada untukku ya "
Jika tidak ingat ada Ibunya di kamar dan Adiknya di luar, ingin sekali Novi memaki-maki Adam.
Tapi Ia memilih untuk diam saja dan tidak memandangnya sama sekali.
Adam yang melihat Novi masih dingin terhadapnya memutuskan untuk pamit pulang.
" Kalo begitu aku pamit pulang dulu ya, salam sama Ibu, kalo bisa hadir di nikahan aku ya "
Novi masih tidak berucap sepatah katapun, melihat wajah Adam membuat tensi darahnya meninggi.
Setelah Adam sudah benar benar pulang, Ia membuang kartu undangan itu ke tempat sampah dan langsung masuk ke dalam kamar.
Apa yang dipikirkan Adam, bisa bisanya mengundang Novi ke pernikahannya, dasar gila!
" Gile Kakak Lo galak banget Di, takut Gue ngeliatnya " Ucap Marcel yang sudah menguping pembicaraan mereka sedari tadi.
" Dia pantes digituin, bagus bagus Kakak gue nggak gila dia selingkuh setelah tunangan beberapa hari sama Kakak Gue. Dulu kalo Gue udah gede pasti Gue samperin tuh "
Bukan hanya Novi yang marah dengan sikap Adam.
Adi ingat betul Ibu menangis sedih ketika mendengar Novi dan Adam tidak jadi menikah.
Sekeras apapun Ibu bertanya alasannya, Novi tidak mau menjawab.
__ADS_1
Sampai akhirnya Adi melihat Adam sedang membonceng seorang perempuan dan terlihat sangat mesra.
Ternyata itu alasan Kak Novi membatalkan rencana pernikahannya.