
BAB 27
Misi Mak Comblang
Novi terharu melihat adik kecilnya sedang bersiap-siap berangkat ke kampus bersamanya.
Semua perjuangan Novi selama ini seolah terbayar melihat Adi yang sudah menjadi mahasiswa.
Ibu sudah membuatkan bekal untuk makan siang Novi dan Adi. Nasi dan lauk di masukan kedalam box makan berwarna biru yang sudah siap untuk mereka bawa.
" Doain Adi ya Kak agar bisa lulus tepat waktu, biar nggak jadi beban Kakak lagi " Ujar Adi pada waktu memberitahukan lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru.
" Beban apa sih Di? Kamu sama Ibu nggak pernah jadi beban Kakak " Novi bersungguh-sungguh dengan ucapannya.
" Tapi setidaknya kalau Adi sudah kerja, Kakak jadi bisa fokus sama kehidupan pribadi Kakak. Biar gantian Ibu Adi yang ngurus "
Sejak kapan adik kecilnya ini menjadi sedewasa itu? Novi mengalihkan pandangannya dari Adi, Ia tidak mau Adi melihat mata Kakaknya yang berkaca-kaca karena terharu.
__ADS_1
" Nanti kamu turun di stasiun jatinegara ya Di, jangan salah. Sebisa mungkin jangan tidur di kereta ya, takut terlewat " Ujar Novi sudah seperti Ibu yang sedang memberikan arahan kepada anaknya.
" Iya Kak, aku udah paham. Semalem aku juga udah googling untuk rute-rutenya " Jawab Adi mencoba menenangkan Kakaknya.
Ia tau Kakaknya pasti akan khawatir dengannya, maka dari itu dari semalam Ia menyiapkan segalanya dengan baik, Ia tidak ingin membuat Kakaknya tambah khawatir.
" Oke satu stasiun lagi Kakak harus turun, kalau ada apa-apa hubungi Kakak ya Di " Ucap Novi sambil mengambil kartu keretanya dari dalam tas.
Sudah sampai sebesar ini dan Kakaknya masih saja mengurus semua keperluannya.
Kak Novi memang selalu mendahulukan kepentingan keluarga dibanding kepentingannya sendiri.
Setelah putus dari tunangannya beberapa tabun yang lalu, Kakak tidak pernah menjalin hubungan dengan siapapun.
Kak Novi berubah menjadi sosok yang cuek kepada lawan jenis.
Sebenarnya ada tetangga mereka yaitu Mas Firman yang selalu menitipkan salam untuk Kak Novi.
__ADS_1
Mas Firman berusia lebih muda dua tahun dari Kak Novi, Ia bekerja sebagai guru di SMAN 1 Cilebut.
Adi beberapa kali sudah menyampaikan salam kepada Kak Novi, tapi hanya dibalas Waalaikumsalam. Tidak pernah ada respon apapun.
Walaupun sudah bertahun-tahun di cuekin oleh Kak Novi, tapi Mas Firman masih saja menitipkan salam untuk Kak Novi.
Menurut tetangganya juga Mas Firman tidak pernah mengajak teman wanita ke rumahnya, sehingga Adi menyimpulkan bahwa Mas Firman belum memiliki pacar.
" Udah Di, kalau nggak kita jebak aja biar mereka bisa jalan berdua " Ucap Marcell memberikan saran.
" Gimana caranya? Susah tau. Lo tau sendiri Kak Novi sibuk banget, pas libur aja masih ngajar private anak-anak " Jawab Adi.
" Si Mas Firman bukannya punya ponakan Di? Yang kalo kita liat lavi main Mobile Legend terus? Nah Lo saranin aja Mas Adi buat minta Kak Novi jadi guru private buat ponakannya itu "
Adi memikirkan saran Marcell yang cukup meyakinkan itu, malam ini rencananya Adi akan menemui Mas Firman untuk memberikan saran kepadanya.
Di tempat lain Novi yang sedang berjalan menuju pintu keluar stasiun merasakan kupingnya gatal sari beberapa menit yang lalu.
__ADS_1
Aduh, siapa nih yang lagi ngomongin Gue sampe sampe kuping Gue gatel? Rutuk Novi dalam hati.