GENERASI SANDWICH

GENERASI SANDWICH
Firman


__ADS_3

BAB 28


Firman


Novi sedang berjalan menuju rumahnya, ojek online yang Novi tumpangi bannya bocor sehingga tidak bisa mengantarkannya sampai rumah.


Novi harus berjalan kurang lebih lima ratus meter untuk sampai ke rumahnya.


Batere ponselnya mati sehingga Ia tidak bisa meminta Asep menjemputnya.


Firman yang melihat Novi dari kejauhan tidak menyia-nyiakan kesempatan ini.


Ia langsung menghampiri Novi dan menyapanya.


" Baru pulang Nov? " Sapa Firman dengan ramah.


" Iya nih " Jawab Novi singkat.


" Oh iya Nov, masih buka les private buat anak SD? " Tanya Firman.


Novi menghentikan langkahnya, mendengar potensi akan mendapatkan uang Novi langsung tertarik berbicara dengan Firman.


" Masih Man, kenapa memang? "


" Bisa nggak kamu ajari les private keponakanku Fitri yang berusia sebelas tahun, tahun depan Ia sudah mau kelulusan jadi bisa minta bantuannya Nov? "

__ADS_1


" Bisa Man, mau mulai kapan? "


Benar kata Adi, Novi akan tertarik berbicara dengannya jika menyangkut tentang les private.


" Sabtu ini bisa Nov? Kalau bisa aku minta nomor telpon mu agar bisa mengatur jadwal "


Novi langsung memberikan nomor telponnya kepada Firman, padahal selama ini jika Firman menanyakan nomot telponnya Novi tidak pernah menggubrisnya.


" Oke nanti aku info lagi ya untuk jadwalnya " Ucap Firman.


" Oke Man, aku duluan ya " Ujar Novi sambil melanjutkan perjalanannya.


Belum apa apa Novi sudah memikirkan income yang akan Ia terima nantinya.


Firman langsung mengirimkan pesan kepada Adi.


Semenjak memiliki nomor telepon Novi, firman dan Novi sering berkirim chat.


Walaupun hal yang mereka bahas tidak jauh-jauh dari les privat untuk keponakan Firman, tapi walaupun begitu Firman sudah cukup senang karena akhirnya Ia bisa mengobrol dengan Novi.


Hari Sabtu pun tiba, Firman sudah mengenakan baju terbaiknya, mencukur kumis dan jenggotnya dan mengenakan parfum dengan wangi yang menyengat.


" Ngapain sih Om aku harus ikut les privat, Aku mau main aja Om " Rengek Gavin keponakannya.


" Udah Kamu nurut aja, nanti Om beliin skin FF deh " Ujar Firman merayu Gavin.

__ADS_1


" Bener ya Om? " Ucap Gavin penuh harap.


" Iya pasti Om beliin "


Tidak apa jika Ia harus berkorban lima puluh ribu setiap sesi les privat Gavin dan Novi, itu semua ia lakukan hanya untuk melihat Novi lebih lama.


Sudah lama Firman memiliki perasaan dengan Novi. Itu semua berawal pada saat Novi gagal menikah dengan tunangannya.


Banyak tetangganya yang membicarakan Novi kala itu. Firman yang tidak suka bergosip saja sampai tahu tentang gosip Novi yang gagal menikah.


Dari situ Ia mulai memperhatikan Novi ketika ia lewat depan rumahnya.


Firman ingat jelas wajah Novi awal-awal melihatnya yang terlihat sedih karena gagal menikah.


Sampai satu bulan lamanya wajah Novi yang sedih terlihat normal kembali.


Melihat Novi melewati masa suramnya sampai akhirnya ia bisa meninggikan kepalanya kembali, membuat Firman kagum kepada Novi.


Iya salut dengan ketegaran dan kekuatan Novi hang bisa melewati itu semua dan bangkit dari rasa sakitnya.


Semenjak itu Ia selalu memperhatikannya dan mencoba mendekati Novi.


Namun karena masih trauma Novi tidak pernah meladeninya.


Sampai akhirnya beberapa hari yang lalu adik Novi yaitu Adi mendatangi rumahnya.

__ADS_1


Adi tahu jika Firman menyukai kakaknya dan ia memberikan saran kepada Firman untuk mendekati kakaknya lewat les privat.


__ADS_2