
Bayangan hitam tersebut menyentuh zira. Dan satu kedipan mata mereka berpindah.
Suasana nya indah, namun sunyi dan mencekam. Bayangan itu muncul di depan mereka duduk sambil melipat kedua tangannya.
"Apa kesalahan yang kalian lakukan?" tanya bayangan tersebut ke zira dan pemimpin dunia.
"aku adalah anak jin, anak dari Daendel" kata zira.
"Pria ini tidak bersalah, kami hanya bertarung lalu pintu tak sengaja tertutup" lanjut zira menjelaskan.
"jadi kau, anak dari Daendel. Dia yang 10 tahun lalu menjumpai ku juga". Kata bayangan tersebut sambil tertawa.
"dimana dia!!!" tanya zira teriak.
"dia sudah bersama Dewa, aku hanya ingin Berbicara dengan kalian saja disini. Mungkin dia sudah di bunuh oleh Haku". Jawab bayangan tersebut.
Zira ingin menyerang nya, tapi zira tidak bisa merasakan Cakra nya.
Zira menutup mata, barangkali ada kesalahan. Tapi tetap sama, zira tak merasakan lagi sesuatu di dada nya.
"Cakra kalian sudah tidak ada lagi, mau sampai kapan pun. ketika kalian mengedipkan mata tadi, saat itu lah Cakra kalian hilang". Kata bayangan tersebut ketika melihat zira bingung.
"Itu tak ada pengaruh nya dengan ku!!!" kata zira teriak.
Dia mengubah tubuh full nya ke mode jin. Kedua tangannya berubah menajam, mata nya memerah, taring nya memanjang, disetiap otot lengan dan kaki nya tumbuh duri yang nampak tajam.
"waaaawww, aku kagum. Ternyata ada darah manusia dan jin tubuh mu. Hahahaha"
Dia menyerang tanpa menggunakan Cakra atau pun aura nya.
"ting, ting, ting, ting." dia menyerang bayangan itu dan tidak mempan.
Bayangan itu lebih keras dari pada lengan nya.
"cukup zira" kata ayah dari William louist.
"percuma saja kau menyerang nya, kita tak punya kekuatan disini. Dia lebih kuat dari kita". Lanjut keluarga dari louist tersebut.
__ADS_1
"kau dari keluarga louist ya? Nampak jelas dari mata mu yang berwarna biru dan rambut mu berwarna putih". Kata bayangan tersebut.
"sungguh sial nasib mu, kau tidak bisa lagi kedunia mu. Wahai tuan". Lanjut nya.
"jadi apa yang kami lakukan disini, kami sudah sampai disini". Tanya ayah William.
"aku akan membawa kalian ke Haku, aku adalah perantara nya". Jawab bayangan tersebut.
"bawa lah kami menemui dia, aku muak melihat mu tertawa". Jawab zira spontan.
"hahahaha, kau sungguh anak yang seru". Kata bayangan itu.
Bayangan tersebut terdiam, dan sunyi menyelimuti mereka lagi. Hampa.
Tak ada apa-apa disana, tapi rasa nya menakutkan. Membuat jantung berdebar walaupun mereka berdua.
Tiba-tiba lantai putih yang mereka pijak menghilang. Mereka terjatuh ke bawah dan dewa Haku ternyata telah menunggu mereka.
Tepat di depan mata nya seorang yang besar, Bercahaya disetiap badannya, dan memegang tongkat putih nya.
"selamat datang, zira dan DURT Louist".
"aku hanya tak sengaja masuk didalam ruangan itu, dan tertutup dari dalam". Jawab Durt louist.
"Siapa kau? Kau Dewa?" sambung Durt louist
"kau benar, aku Dewa HAKU". Jawab nya.
"kau tau, kau tidak akan bisa kembali lagi dari sini. Jika pun bisa, kau hidup dengan wujud lain bukan sebagai Durt louist. Kau akan kembali menjadi bayi dan ingatan mu akan hilang. Tapi kekuatan mu akan tetap sama" lanjut Dewa Haku menjelaskan.
"jadi kami harus berbuat apa disini?" tanya Durt louist.
"aku mendapat tugas membunuh siapa pun orang yang telah datang kesini. Tapi aku tidak mau membuang nyawa tanpa sebab akibat". Kata nya.
"kau akan ku letakkan disuatu desa buatan ku, bersama yang lainnya disana. Dewa lainnya tak tahu tentang desa buatan ku". Lanjut nya
"tapi terkecuali zira, dia telah di minta oleh pemimpin kami sejak awal kelahirannya. Sebenarnya kami sudah tau akan hal itu, bangsa jin memberitahu kan".
__ADS_1
"mungkin dia akan bisa menjadi tontonan yang menarik, begitu kata nya"
"maaf zira, aku ingin menyelamatkan mu. Tapi tidak bisa". Kata Haku.
Zira tak takut dia akan dibunuh. Zira hanya ingin bertemu dengan orang tua nya sekarang.
"dimana ayah ku dan ibu ku? apa mereka kau selamatkan?". Tanya zira ke Dewa Haku.
"ibu dan ayah mu sedang di tahan setelah berjumpa dengan pemimpin kami. Tapi mereka baik-baik saja, aku yang menjaga tahanan nya". Jawab Dewa Haku.
"Apa kah semua Dewa memiliki hati seperti mu?" tanya Durt spontan ketika melihat suatu kejanggalan dari Haku.
"kami berlima, dan salah satu dari mereka adalah pemimpin kami semua. Serta yang menciptakan kalian, dan bayangan hitam yang bersama kalian".
"aku tak tau asal ku dari mana, bagaimana aku bisa menjadi dewa dan memiliki kekuatan. Yang aku sadar tiba-tiba aku sudah ada bersama yang lain. Seperti takdir".
"bermilyaran tahun lalu, tak ada apa pun disini selain kami. Kemudian Salah satu dari kami mengusulkan membuat alam semesta beserta isi nya".
"kami semua setuju dengan ide nya. Tapi, hanya dia seorang yang bisa menciptakan atau pun meniadakan sesuatu. Kekuatan kami jauh di bawah nya".
"kami semua mempercayai nya, dia membuat alam semesta yang begitu luas. Tak terhitung berapa miliyaran planet bertebaran di alam semesta buatan nya"
"ditempat ini dia membuat nya, di tempat semua yang serba putih ini. Menciptakan alam semesta yang begitu indah, menciptakan manusia, hewan, dan jin dengan sempurna. Karena itu kami mengangkat nya sebagai pemimpin. Kekuatannya sungguh luar biasa".
"waktu terus berjalan, hingga akhir nya dia menciptakan kalian para manusia. Kalian adalah makhluk hidup ciptaan nya yang pertama dan sempurna".
"dia menciptakan seorang pria dan seorang wanita disini. Dengan segenggam Cakra yang dimasukkan nya ke dalam tubuh mereka".
"sejak bayi mereka berdua selalu bersama kami, bermain, bercanda. Hingga remaja mereka di hempaskan ke bumi. Aku menolak akan hal itu, tapi mereka semua tak memperdulikan perkataan ku. Disitu lah aku berpikir bahwa mereka semua telah berubah".
"hati nurani mereka perlahan menghilang, kami dulu saling melengkapi. Hingga sekarang terpisah di dimensi masing-masing dan tugas yang diemban pada kami". Kata Haku menjelaskan Kepada mereka.
"kami sempat meneliti kekuatan nya, bagaimana dia bisa menciptakan sesuatu itu dengan semau nya. Dan kami menemukan sebuah fakta bahwa kekuatan nya berasal dari kepalanya. Yang kalian sebut otak".
Terimakasih sudah membaca novel saya jangan lupa kasih rate, like, dan comment. Saya harap kalian suka.
Jangan sampai kelewatan update berikut nya, maka itu tekan favorit biar ada motif nya. Terimakasih.
__ADS_1
Salam hangat, RAMA.