God' Mistake

God' Mistake
Chapter 12 : Louist


__ADS_3

"bawa aku menemui nya lagi!!!" minta zira kepada Dewa Haku.


"maaf, kau bisa di bunuh jika datang lagi"


"aku tidak akan mengantar mu"


Jawab Dewa Haku.


Dewa Haku membawa zira pergi, dia memberi nya sebuah kekuatan yang membuat nya tertidur untuk sementara waktu.


Dewa Haku membawa nya pergi ke tempat dimana ayah dan ibu nya di tahan.


"siapa itu Dewa Haku?" tanya Daendel menjerit, Haku sedang berjalan menggendong zira.


Haku berjalan mendekati mereka


"kau lihat lah siapa ini" ucap Haku kepada mereka.


"siapa ini?" jawab Daendel bingung.


"ini zira anak kalian, dia sudah besar sekarang".


"kau serius?" tanya ibunya heran belum percaya.


"lihat lah, dia mirip dengan mu lifa" kata Dewa Haku meyakinkan.


"jika ini bukan zira, aku tidak akan membawanya kesini".


"bisakah kau turun kan dia, aku ingin menyentuh nya" minta daendel


Dewa Haku menurunkan nya dan Daendel dan lifa hanya bisa memegang tangannya, karena dibatasi oleh sel besi yang berongga.


"ini benar anak kita lifa, ini benar zira. Aku sangat rindu padanya" ucap Daendel menangis.


"benar, dia anak kita zira. Tapi mengapa dia pingsan Haku?" tanya lifa khawatir.


"dia sebentar lagi akan sadar, itu hanya untuk menenangkan nya. Tapi maaf aku tidak bisa melindungi anak kalian. Dia sudah dileceh kan oleh pemimpin kami. Aku sungguh minta maaf" ucap Dewa Haku menyesal tak bisa berbuat apa-apa


"dia lagi, akan ku bunuh dia suatu saat!!!!" ucap Daendel mengamuk sambil memukul lantai.


Tiba-tiba telinga Dewa Haku ada yang berbicara.


"Haku mengapa belum kau masukkan juga dia, tahan dia tepat di depan orang tua nya. Biar kan mereka saling berhadapan menahan rindu". Pemimpin tersebut ternyata mengawasi Haku ntah dari mana, dia berbicara lewat telepati nya.


"maaf, seperti nya aku harus memasukkan dia kesini. Ini perintah dari dia, aku tidak bisa melawan nya. Maaf".


Dewa Haku mengangkat nya dan memindahkan nya ke ruang tahanan yang berada di depan Daendel dan lifa.

__ADS_1


"terimakasih kau sudah membantu kami selama ini Dewa Haku, kau pahlawan kami" ucap lifa.


"aku hanya bergerak sesuai keinginan ku" jawab Dewa Haku.


"aku harus pergi, aku akan memantau kalian jadi Tenang lah" lanjut nya. Lalu ia pergi meninggalkan zira yang masih tertidur di dalam tahanan.


Hingga kini zira hanya bisa melihat dan berbincang dengan orang tua nya, dia tidak bisa memeluk.


Karena itu zira selalu mengamuk. Namun belakangan ini Haku memperbolehkan nya bertemu, karena jika dia masih ribut pemimpin tersebut akan membunuh nya.


.......


Didesa kala itu.


Semua warga kota heboh, semua orang yang berada di istana mencari durt louist. Pemimpin mereka hilang.


Keluarga louist menangis kehilangan sosok pemimpin nya, begitu juga William anak nya.


"Apa sudah ada melihat durt?" tanya ibu durt ke salah satu penjaga istana.


"maaf, belum ada yang melihat nyonya". Jawab penjaga tersebut.


Telah 3 hari durt menghilang. Keluarga dan warga pikir dia di jemput oleh Dewa atau menemui Dewa.


Yang mana durt sedikit mencoreng nama baik keluarganya dipandangan warga nya.


Keluarga louist mengadakan pertemuan antar keluarga, semua keluarga louist berkumpul di istana putih. Dari yang tua hingga yang muda.


"jadi bagaimana ini?" tanya ayah louist membuka pembicaraan


Ayah nya cukup tua, durt menggantikan ayah nya karena dia melihat ayah nya sudah sering jatuh sakit.


"aku tidak tau, bagaimana pun kita harus mencari pengganti nya. Sesegera mungkin".


Jawab salah satu keluarga nya lagi.


"aku ingin mengusulkan anak, William. Dia juga sudah besar sekarang"


Kata guru Sin.


"dia sangat bijaksana dibandingkan anak yang lain". Lanjut nya.


"kau gila Sin, dia masih terlalu kecil". Salah satu keluarga nya tidak setuju.


"aku percaya pada anak ku" ucap ibu nya.


William yang hanya tertunduk mendengarkan pembicaraan nya.

__ADS_1


Setelah perbincangan yang panjang tanpa jawaban apa pun, karena yang ingin di naikkan menjadi pemimpin tidak mau menerima tanggung jawab tersebut.


Tiba-tiba William berdiri, kala itu umur nya masih 18 tahun.


"biarkan aku saja, aku akan menjadi pemimpin yang adil" ucap nya berdiri.


Mereka semua terkejut dan terdiam.


"kakak kau serius" kata adik nya William berbisik.


"tentu saja aku serius. Aku akan melanjutkan tugas ayah ku". Jawab pertanyaan adik nya dengan kuat agar semua mendengar nya.


Mereka berbincang kembali, tidak lama dari itu. Mereka semua setuju William louist menjadi pemimpin nya.


Pemimpin termuda dalam sejarah God earth.


God earth adalah ucapan warga untuk tempat tinggal nya. Mereka percaya bumi ini milik tuhan dan akan kembali dengan tuhan.


Setelah beberapa hari upacara peresmian William di adakan, di hadiri oleh warga dan berbagai kalangan keluarga, termasuk keluarga louist sendiri.


Di halaman istana putih yang cukup besar, mereka berpesta sekaligus berduka akan pemimpin baru dan pemimpin lama.


"Hari ini kita resmikan pemimpin yang baru kita, pemimpin dari keluarga yang kita percaya sejak ratusan tahun lalu. Selamat untuk tuan William louist sejarah baru akan terbentuk ditangan nya".


"terimakasih, aku akan mengemban tanggung jawab ku. Keadilan adalah yang paling utama di God earth ini" ucap William louist.


Mereka semua bertepuk tangan. Ada ribuan warga yang datang ke acara itu, dengan makanan yang mewah. Ini kesempatan rakyat jelata makan-makanan yang mewah.


...***...


"kakak, kau yakin dengan ini semua, ini tanggung jawab yang besar" ucap adik nya bertanya.


"kau tidak percaya dengan kakak mu sendiri ya" ucap William.


"aku hanya tidak ingin melihat kakak yang terlalu sibuk nanti, aku ingin selalu disamping kakak" ucap adik nya. Yang kala itu usia adik nya masih 14 tahun.


"kita bisa bermain setiap saat, tenang lah" ucap William sambil mengeluh kepala adik nya.


Bertahun-tahun berlalu, William menjadi pemimpin yang adil. Yang sangat dermawan. Hingga kini dia telah memiliki seorang anak.


Dan adik nya telah di usir oleh nya dari keluarga, atau di keluarkan dari keluarga louist.


Karena adik nya jatuh cinta dengan seseorang yang bukan dari keluarga nya, dan menikah secara diam-diam didesa.


Keluarga louist hanya boleh menikah dengan sesama keluarga nya, mereka tidak memperbolehkan darah luar masuk ke keluarga nya.


Dan adik William mencemarkan darah keluarga nya ke orang lain, dan kini tidak ada yang tau keberadaan adik nya. Kata nya dia dan suami nya telah meninggal di sebuah kecelakaan mobil.

__ADS_1


Terimakasih jangan lupa like, dan bintang nya ya.


Salam hangat, RAMA.


__ADS_2