
4 tahun silam Rayyan menikah dengan seorang gadis yang dipilihkan oleh ibunya.
Rayyan yang pendiam dan tak banyak tingkah, sangat menyayangi keluarganya.
Untuk menghidupi keluarga kecilnya, Rayyan memiliki sebuah toko bangunan yang cukup besar peninggalan dari kedua orangtuanya , sehingga membuat keluarganya dapat hidup berkecukupan.
Kehidupan keluarga Rayyan sangat harmonis, istrinya yaitu Sonia merupakan wanita yang cantik dan selalu ramah kepada siapapun.
Karena kehidupannya yang terasa monoton, Sonia meminta izin kepada suaminya untuk mendaftar PNS pada sebuah intansi pemerintah sesuai dengan ijazah yang dia miliki.
Rayyan tak setuju, karena dia merasa hidup mereka sudah sangat berkecukupan, jadi dia ingin agar istrinya itu cukup berdiam diri dirumah dan mengurus kedua anak mereka.
Karena istrinya yang terus saja merengek setiap harinya, membuat Rayyan akhirnya mengizinkannya.
Berkat kecerdasan dan kepiawaian yang dimiliki oleh Sonia, membuatnya lulus ujian dengan mudah, dan diterima di sebuah Instansi Pemerintah di bidang Kependudukan, sehingga membuat Sonia sering bepergian untuk turun langsung ke lapangan.
Disitulah kesalahan terbesar seorang Rayyan di dalam rumah tangganya, karena sudah mengizinkan sang istri untuk turut bekerja.
Semenjak itu, kehidupan mereka tak lagi sama.......
💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦💦
" Mamah sarapan nya mana ? Kakak udah laper??" teriak si sulung Dea yang sudah siap dengan baju seragam sekolah nya.
" Adek juga udah laper Mama.." sikecil Aksa juga terlihat merengek.
" Ya ampun...Mama udah telat sayang, harus segera berangkat ke kantor, maaf ya..tadi Mama bangun kesiangan, tapi kalian tenang aja, Papa sekarang lagi belikan sarapan buat kalian, bentar lagi datang"
ucap Sonia tampak bergegas memakai sepatunya, kemudian segera mencium pipi kedua anaknya, dan segera berangkat dengan mobil putih pemberian dari suaminya.
Sudah satu bulan ini Sonia resmi diangkat sebagai seorang pegawai di dinas kependudukan.
Awalnya dia masih bisa mengatur waktunya untuk anak-anak dan juga suaminya.
Tapi sekarang, karena kesibukannya yang padat, membuatnya tak mampu lagi untuk melayani anak-anak dan juga suaminya.
__ADS_1
Seperti pagi ini, karena pekerjaannya yang menumpuk, membuatnya pulang hingga larut, sehingga mengakibatkan bangun kesiangan.
Mau tak mau, Rayyan kembali mengalah untuk mencari sarapan keluar.
" Mama udah berangkat?" tanya Rayyan kepada dua anaknya yang terlihat cemberut di meja makan.
Tak ada jawaban dari dua anaknya itu, Rayyan tahu, kedua anaknya pasti tengah kecewa pada Mamanya itu, karena tak bisa menemani sarapan seperti biasanya.
Akhirnya mereka pun sarapan dalam diam, sifatnya yang pendiam, membuatnya tak terlalu dekat dengan dua anaknya itu.
Sebenarnya dirinya juga masih belum ikhlas, istrinya itu kerja seperti ini.
Tapi dia sungguh malas, jika harus terus berdebat dengan istrinya yang selalu saja mengungkit keinginannya untuk bekerja.
Mereka selama ini memang tidak memperkerjakan Art di rumahnya, karena Sonia dulu tak membutuhkan nya, dia selalu kerjakan semuanya sendiri.
' Nampaknya aku harus mencari seorang asisten rumah tangga sekarang ini' batin Rayyan setelah meletakkan piring piring kotor di tempat cuci piring.
Tak peduli lagi, denan rasa tak suka istrinya jika ada orang asing dirumahnya, karena dia sendiri juga sudah tak mampu lagi mengurus rumah dengan baik.
Setelah mengantar Dea ke sekolah, Rayyan segera menuju ke rumah ibunya, untuk menitipkan Aksa seperti biasanya.
Sang ibu yang kini hidup sendiri hanya bersama mbok Nah, tentu saja sangat senang ketika Aksa cucunya itu dititipkan kepadanya.
Sesampainya dirumah ibunya, tampak bu Fatimah sang ibu, sedang merapikan tanaman bunga-bunga nya, yang memenuhi halaman rumah nya yang terlihat asri dan juga bersih itu.
" Ehh..cucu Eyang udah datang..." sambutnya kemudian segera mencuci kedua tangannya disudut halaman rumah nya.
Aksa segera masuk dalam pelukan neneknya itu.
Rayyan kemudian segera mencium tangan ibunya yang sudah mulai keriput itu dengan ta'dzim.
" Sudah sarapan kamu nak?" tanya Bu Fatimah pada putranya itu.
"Sudah tadi bu" jawabnya kemudian duduk di ruang tengah, mencomot sepotong pisang goreng di piring, yang masih hangat .
__ADS_1
Mbok Nah segera datang dan membawakan secangkir kopi kesukaan Tuan mudanya itu.
" Bu..ibu ada kenalan nggak? Rayyan ingin cari pembantu buat dirumah" ujar Rayyan kepada sang ibu yang tengah membukakan kaleng biskuit kesukaan cucunya.
Bu Fatimah tampak mengernyit kan dahinya.
" Tumben...bukannya Sonia tidak suka kalau ada orang lain di rumah kalian?" tanya ibunya itu.
Rayyan tampak menghela nafasnya kasar.
"Sonia sekarang sibuk dengan pekerjaan barunya itu bu" ucap Rayyan terlihat kesal.
" Kasihan Dea kalau setiap hari harus selalu ikut ke toko, sedangkan kalau bolak-balik kesini terus kan capek juga bu" ujar Rayyan sambil memijat keningnya, yang akhir akhir ini selalu berdenyut pusing, karena kurang istirahat.
Bu Fatimah tampak prihatin dengan nasib putranya itu, dulu sebelum Sonia bekerja, semua dapat teratasi dengan baik.
Apalagi menantunya itu merupakan perempuan yang rajin dan pandai dalam segala hal.
Mbok Nah yang kebetulan mendengar pembicaraan majikan nya itu, segera mendekat dan ikut nimbrung.
Mbok Nah yang sudah puluhan tahun mengabdikan dirinya dikeluarga orang tua Rayyan, mulai Rayyan dan Mira adik perempuan Rayyan itu masih kecil, dia sudah ada di sini.
" Mas Rayyan lagi butuh pembantu?" tanya mbok Nah kepada Rayyan.
"Iya mbok.." jawab Rayyan kemudian menatap wanitu yang sudah terlihat sepuh itu.
" Dikampung simbok, ada keponakan embok yang sedang bingung mencari kerja" ucap Mbok Nah.
" oh iya?? Kebetulan donk mbok.." jawab bu Fatimah.
" Orangnya gimana? Rajin dan jujur kayak mbok kan?" tanya bu Fatimah lagi.
" Kalau rajin dan jujur, bisa saya jamin bu, orangnya juga baik dan sopan...tapi Faizah keponakan saya itu masih gadis bu, takutnya mbak Sonia ndak akan setuju " ucapnya kemudian.
" Yo wes...kamu diskusikan dulu ini sama istrimu nak...biar bagaimanapun istrimu juga berhak menentukan" nasihat bu Fatimah kepada putranya yang hanya terlihat diam saja.
__ADS_1
BERSAMBUNG DULU YAAAA...
Jangan lupa subscribe cerita2 ku ya kakk...🤗🤗