
Ditempat lain....Β
"Bu Sonia...hari ini kita ada tinjauan lapangan ke kota sebelah" ucap Pak Galang yang merupakan senior Sonia dikantornya.
"Baik pak, kira-kira jam berapa ya?" tanya Sonia yang tengah menyelesaikan beberapa berkas dimejanya.
"Setelah ini bu, jam 10 an" jawab Galang kemudian segera menuju ruangan nya.
Sonia pun kemudian segera bersiap. Sungguh dia sangat menikmati peran barunya sekarang ini, walau terkadang terbersit rasa bersalah, karena sering meninggalkan anak-anak dan juga suaminya.
Disaat Sonia sedang membereskan beberapa berkasnya, tiba-tiba ponselnya berbunyi.
'Pak Galang?' kemudian Sonia pun segera membuka aplikasi Chat nya itu.
π¨: Sudah saya tunggu di parkiran bu Sonia.
π©: Iya pak..saya segera turun..
Sonia pun kemudian bergegas turun, dan menuju ke area parkir.
Tampak pak Galang sudah mengenakan jaket dan juga kaca mata hitamnya,Β badannya yang tinggi besar, membuatnya hampir mirip dengan artis Gilang dirga yang merupakan artis idolanya.
Sonia tampak celingukan , kala mendapati tak ada orang lain lagi disana.
"Cari siapa bu?" tanya pak Galang karena merasa heran, rekannya itu terus celingukan seperti mencari seseorang.Β
"Kita berdua aja pak? " tanya Sonia merasa ragu.
"Iya bu..dari sini kita berdua, nanti disana kita akan didampingi oleh rekan rekan yang ada disana" jelas pak Galang sambil tersenyum.
Sonia pun mengangguk tanda mengerti.Β
__ADS_1
Kemudian dia pun membuka pintu belakang untuk masuk.
"Loh ..kok dibelakang bu?" tanya pak GalangΒ
Sonia tampak kebingungan,Β karena biasanya dia akan duduk di belakang jika sedang bertugas.
"Kita kan cuma berdua bu..yang temani saya di depan terus siapa?" tanya pak Galang sambil tertawa kecil.
"Lagian kalau bu Sonia dibelakang, saya jadi merasa seperti pak supir" kekehnya lagi.
Sonia jadi merasa malu, pak Angga kemudian segera membukakan pintu depan untuknya.
Mereka pun kemudian berangkat, Sonia tampak menghubungi suaminya, untuk meminta ijin pergi ke kota sebelah.
Sonia yang bercakap dengan suaminya, dengan suara yang di pelankan, membuat pak Galang tersenyum penuh arti.
"Ternyata bu Sonia ini istri idaman yaa" ucap Galang begitu Sonia menutup panggilannya.Β
"Pak Galang bisa aja" jawabnya kemudian memasukkan ponsel kedalam tas nya.
"Oh iya, bu Sonia sekarang umur berapa sih?" tanya Galang sambil sesekali melirik ke arah Sonia.
"Umur saya sudah 32 tahun pak, anak juga sudah 2" jawab SoniaΒ
"Masa sih bu?? Saya kira baru umur 20 an lo" gombal Galang sambil melirik Sonia lewat kaca spion dalam mobilnya.
"Sudah tua saya pak.." respon Sonia sambil tertawa , tapi jujur saja, dia merasa tersanjung dengan ucapan lelaki disebelahnya itu.
"Beneran bu..istri saya saja, madih berumur 30, tapi sudah terlihat tua lo.." ujar Galang sambil tetap fokus setirnya.
"Ya mungkin istri bapak tidak sempat untuk melakukan perawatan, sibuk dengan anak dan urusan rumah, memangnya pak Galang sudah punya anak berapa? " tanya Sonia merasa kepo.
__ADS_1
"Memang sih bu..anak saya sudah mau 4" jawab Galang sambil terkekeh.
"Empat?? Banyak juga ya pak?" seru Sonia seakan tak percaya.Β
"Iya bu, dulu kami menikah muda, biasalah dijodohkan sama orang tua,Β kala itu istri saya baru berusia 17 tahun, sedangkan saya 24 tahun, setelah nikah..ehh istri langsung hamil" ungkap pak Angga kembali terkekeh.Β
"Wah...berarti sekarang sudah 13 tahun ya pak usia pernikahan nya" ucap Sonia.
"Sebenarnya sudah mau 17 bu...usia istri saya itu 34 tahun sekarang." ujar Galang lagi lagi tertawa.
Pak Galang yang banyak bercerita dan ramai, membuat perjalanan menjadi tak terasa membosankan.
Sungguh berbeda jauh dengan suaminya. Jika bepergian bersama Rayyan suaminya, biasanya hanya Sonia dan anak anak saja yang akan ramai didalam mobil.
Rayyan hanya akan sesekali menimpali pembicaraan mereka jika ditanya. Sangat membosankan menurut Sonia.
Tapi walau begitu, Rayyan tak pernah marah, dia juga mau membantu kesibukan Sonia di pagi hari, selalu Royal dalam memberikan uang belanja, dan masih banyak sifat baik lainnya.
Hanya satu saja yang tak disukainya dari sang suami, sikapnya yang dingin, dan juga tidak romantis menurut Sonia, yang merupakan penggemar drama korea.
Tapi Rayyan suaminya juga merupakan pria yang tampan, kulitnya yang sedikit gelap, hidungnya yang mancung, dan mempunyai alis yang tebal, membuatnya dulu banyak di gandrungi oleh para perempuan.Β
Sedangkan pak Galang berkulit putih dan mirip dengan sosok Gilang dirga idolanya....
Setelah berbincang cukup lama, membuat Sonia menjadi banyak tahu dengan kehidupan seniornya itu.
Tak terasa,Β mereka pun kini sudah sampai di tempat tujuan.Β
ππππππππππππππππ
BERSAMBUNG DULU..
__ADS_1
Jangan lupa subscribe cerita cerita aku ya Kak...π€π€π€