
Ella berangkat ke sekolah seperti biasanya. Semua orang masih terus bergosip tentang hal yang sama, apalagi kalau bukan tentang hubungannya dengan Reinan dan Mike. Cewek itu memilih tak peduli dan mengedarkan pandangannya ke arah kantin, melihat apa ada seseorang yang sedang dicarinya saat ini? Kata-kata yang Mike lontarkan kemarin benar-benar membuat cewek pencandu novel itu termenung.
"Morning Sweet heart." Sapa seseorang yang berada di sampingnya.
Ella langsung menoleh, dan kontan tatapannya melebar ketika melihat Mike berdiri seraya menggenggam kedua tali tasnya sambil menyunggingkan seulas senyum. Kemudian Mike menarik lembut tangan cewek itu dan mengajaknya masuk ke kelas. Seketika tubuh Ella menegang ketika tangan Mike menggenggam tangan mungilnya. Perkataan Mike kemarin membuat Ella mengambil kesimpulan bahwa Mike mencintainya! dan ayolah! Jangan jatuh atau kau akan kesakitan. Mike yang notabenenya cowok pembenci cinta bagaimana bisa mencintai wanita?
-000-000-
" Mike, entar kalau ulangan gue nyontek, yah? Lu kalau gue panggil tuh ngerespon, jangan pura-pura bolot! Entar gue doain bolot beneran lu." Mike hanya mengangguk singkat tanpa menolehkan kepalanya ke arah Rara.
"Shit! Pak Kenan baru ngasih tau kemaren kalau hari ini ulangan, kan gue belum ngapal semua rumus- rumusnya." gerutu Anna.
Mike membuang napas dengan kasar lalu menghentikan aktivitas bermain ponsel.
"Bacot aja lo, Na. Kan yang penting entar gue contekin." kesalnya.
"Elah gaya lo! Paling juga pas dipanggil pura-pura bolot." sindir Ditto.
Lagi-lagi Mike membuang napas dengan kasar, “Lama-lama nggak gue contekin beneran lo pada. Lagian bego amat sih, belajar dong biar pinter kayak gue. Gimana mau laku kalau lo pada bego begini?" Ledek Mike kesal.
"Astaga! emang situ udah laku pak?" sambar Rara.
"Nggak laku sih, tapi banyak yang suka." Balas Mike sambil tertawa pelan.
Ditto mencibir, sedangkan Rara bersiap untuk berdebat panjang dengan Mike.
__ADS_1
"Kenapa nggak lu pacarin aja salah satu?"
"Buat apa macarin anak orang kalau nggak ada rasa cinta?"
Sekakmat! Perkataan Mike membuat geng nano-nano cekrek terdiam kaku. Bagaimana bisa seorang Mike Angelo sebijak itu tentang cinta.
"Busett dah.. Omongan lu udah kek Vicky Prasetyo aja dah. Belajar dari mana lu Mikei?" Tanya Rara yang mengeluarkan muka kagumnya lebih tepatnya muka idiot.
"Belajar dari novel buatan Ella." Lagi-lagi nano-nano cekrek di buat kagum oleh Mike Angelo.
"Bener kata Axis, kalo Rabu is amazing." ucap Rara yang membuat teman temannya tertawa keras. Sedangkan Ella hanya menggeleng geleng dramatis melihat tingkah sahabat - sahabatnya ini.
-000-000-
SMA Tunas Bangsa saat ini sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan acara perlombaan dance antar sekolah. Acara itu akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini. Semua yang ikut serta dalam mengisi acara melatih diri mereka agar terlihat maksimal saat acara tiba nanti.
"Istirahat dulu aja, La." ajak Mike yang diikuti oleh Ella. Mereka duduk di atas matras sambil bersender didinding. Tiba-tiba suara handphone Ella berbunyi menandakan ada BBM masuk. Karena penasaran Mike melirik untuk mengetahui siapa yang mengganggu istirahat mereka.
"PING!"
Hati Mike kembali teriris ketika tau siapa yang mengirimkan PING! Kepada Ella. Siapa lagi kalau bukan Reinan! Ella menoleh ke arah Mike, sedangkan cowok itu langsung bersikap netral seolah-olah dirinya tidak membaca apa isi pesan Rei untuk Ella..
'Kenapa Rei?' Balas Ella.
"Kangen.”
__ADS_1
Balasan BBM dari Reinan berhasil membuat Ella mengangakan mulutnya. Sedangkan Mike yang sedari tadi mengintip menahan emosinya. Mengapa Rei berani- beraninya bilang kangen sama cewek yang ia tahu cewek itu sudah dimiliki oleh Mike?
'Apaan sih, Rei?' Balas Ella lagi.
"Kenapa emang nggak boleh?"
'Nggak!'
"Kenapa nggak boleh? Lo kan cuma pacar pura-puranya Mike, jadi bebas dong.
Satu balasan dari Reinan berhasil membuat kesabaran Mike habis. Kenapa Reinan bisa tahu kalau Ella dan Mike pura-pura pacaran? Kecuali jika Ella yang memberi tahunya. Tidak salah lagi! Ella-lah yang memberi tahu rahasia besar ini.
"Kenapa lo ngasih tau Rei kalau gue cuma pacar boongan?"
Pertanyaan Mike sontak membuat Ella menoleh. Mike menghela napas panjang kemudian berdiri dari duduknya. Ia melangkah tenang dengan kaki panjangnya. Ella ikut berdiri dan menyusul cepat kemana Mike akan pergi. Cewek itu terus saja membuntuti Mike, tidak peduli pandangan semua murid yang menatapnya annoying. Ella berlari cepat berusaha menjangkau Mike. Ia melihat cowok itu melangkah ke belakang sekolah.
Dilihatnya Mike sedang bersandar pada tembok, matanya menatap lurus ke atas dan kedua tangannya dimasukkan ke dalam saku celananya.
"Mike..." sapa Ella mendekat pada Mike.
Mike tersadar akan lamunannya, ia menoleh dengan muka sayu penuh kekecewaan.
"Mike gu-"
"Shutt..." belum sempat Ella menyelesaikan perkataannya, Mike sudah memotongnya dengan menaruh jari telunjuknya tepat di depan bibir Ella.
__ADS_1
"Makasih udah ngebantu gue buat ngejauh dari Bella. Mungkin lo ngerasa terkekang. Lo jadi nggak bisa deket sama cowok lain selain gue, dan sekarang lo bebas kok. Lo bisa deket sama Reinan karena sekarang gue ngelepas semua beban lo. Gue bakal bilang kalau sebenernya kita udah putus. Thanks." Mike berjalan meninggalkan Ella, sedangkan Ella termenung memikirkan kata demi kata yang Mike ucapkan.