
Jeje merasa ada sebuah tangan yang sedikit panas,ia tahu betul ini orang,ia sedikit membalikkan badanya dan melihat suami nya sudah pulang dari tadi malam,tetapi ia tidak menyadari..
Kenapa cobak,setiap kamu melakukan perjalanan bisnis pasti selalu pulang nya sakit…”Guman Jeje mencoba menyingkirkan tangan Cio dan menggeser tubuh mungil Edward..
Mungkin saja,karena jauh dari istrinya apalagi yang dipeluk tidak ada…”ucap Cio terbangun karena suara Jeje,ia menarik Jeje kepelukan nya dan mencium nya..
Yaudah sini aku peluk..”seru Jeje memeluk tubuh suaminya,,”tapi ini sedikit terhalang sayang,si cantik sudah membesar..
Gpp,sebentar lagi ia akan keluar…
Bentar aku ambilin obat dulu,supaya panasnya turun,lagian apa kamu tidak cek kesehatan dulu di aus…?”ujur Jeje bangkit dari ranjang dan mengambil obat di kotak P3K
__ADS_1
Saya tidak terbiasa dengan dokter di aus,kalau saya kerumah sakit di aus,bisa-bisa Nantik aku berpaling…”ucao Cio mencandai Jeje kini sedang menyuapkan ia obat..
Omggg,benarkahhhhh,tidak apa sayang,pawang aku ada kok,tu dia lagi tidurr”ucap Jeje kembali mencandai Cio..
Daddy kapan pulang nya…?”seru Edward bangun dan bergendong di punggu Cio…
Malam sayang…”seru Cio mencium junior kecilnya..
hay pembaca setia semuanyaaaa,maaf kalau ceritanya agak belibet,karena mau mikir mya sulit….
apalagi misalnya ada typo,atau kesalahan kata yang membuat kalian merasa sulit untuk membacanya…
__ADS_1
Tapi mohon bantuannya,untuk jangan lupa Vote,like mya jangan lupa ya geisss,
Shere nya juga
Comen deh,kayak tinggalin jejak gitu,supaya bisa senang
tapi aku setiap dapat comen dari kalian,aku merasa girang tau..
Senang nya bukan main gitu😀😄😄😄😄😄
Mungkin novel ini akan gagal untuk di terima karena aku sudah berapa kali mengajukan,belum juga diterima,tapi harus tetap kiyowooo🫀🤲🏻🤲🏻🤲🏻🤲🏻
__ADS_1