Hitam Dan Putih

Hitam Dan Putih
Episode 148


__ADS_3

“Je,aku hanya pergi 2 hari sayang,gpp kok aku aman sayang,yang telah lama jangan di ingat,itu tidak akan terjadi lagi,Ok…kamu harus percaya sama aku….” Ucap Cio memegang kedua pipi Jeje dengan melemparkan senyuman nya.


Jeje mau tak mau harus membiarkan Cio pergi Nantik malam,Jeje mencium bibir Cio dan tersenyum ke arah Cio dan bangkit dari duduk nya.


“Aku siapkan air untuk kamu ya,.” Ucap Jeje bangkit dari duduknya,namun Cio menahan tangan Jeje dan menarik Jeje Kedalam pelukan nya sehingga Jeje terjatuh di atas badan Cio.


“Aku bisa mandi saat ingin pergi Je,kenapa Buru-Buru sih,tidur di badan aku dulu aja,karena aku bakal merindukan badan yang wangi ini dan membuat tubuh ini mulai tergoda lagi….” Ucao Cio tersenyum


“Jangan mulai deh,kamu tadi malam udah melakukan Cio,jangan ya,aku ikut lelah juga sayang,bagaimana dengan tidur sama saja tapi tidak melakukan….” Saran Jeje menirukan badan nya dsri tubuh Cio dan tidur di samping badan Cio sambil menatap wajah Cio.

__ADS_1


“Ya ampun kenapa kamu kasih lemah sih sayang,padahal kita sudah punya dua anak lo,tampan dan cantik seperti orangtuanya,rencana aku ingin membuat lagi,supaya Eliza ada teman nya…” ucap Cio m*l*m*t mulut Jeje dengan perlahan.Jeje memundurkan wajah Cio dengan tangan nya dan mulai berbicara.


“Tambah anak…?engk ya sayang,aku ini sudah tua,jangan tambah lagi ya,lagian Eliza sebentar lagi akan menikah,jangan ya,aku gabakal kesepian karena Eliza sudah berjanji saat sudah menikah akan tingga dirumah ini….” Ucap Jeje.


“Eliza menikah…?eliza saja aku belum pernah lihat pacarnya,lagian aku tidak percaya sama laki-laki diluar sana,aku takut eliza disakiti.” Jawab Cio


“Aku juga berpikir begitu,But bagaiman dengan Mauza….” Ucap Jeje berpikir keras.


Mereka melakukan nya sampai benar-benar mereka kelelahan,begitu dengan jeje yang merasakan kesakitan dengan tindakan Cio yang sedikit keras,seperti biasa,semua pakaian dari luar sampai dalam,telah berserakan di lantai karena ulah nakal Cio,mereka di tutupi dengan selimut,Jeje memeluk tubuh Cio begitu juga dengan Cio,dia juga memeluk jeje,mereka sama-sama tertidur.

__ADS_1


****


Malam telah tiba,dimana Adelio dan Cio akan berangkat ke canada.


Disaat ingin berangkat Jeje dan Caca tiba-tiba menangis,entah apa sebab menangis,namun perasaan kedua wanita yang telah menjadi istri ini seakan di gundah ke khawatiran.


Semua ikut mengantar Adelio dan Cio ke bandara,Cio dan Adelio telah masuk Kedalam jet pribadi miliknya,dan Jeje,Caca,Sigadis kecil,Mauza,Eliza,Edward,Arora mereka akan pergi makan malam di tempat makan favorit mereka.


makan malam berjalan dengan lancar tanpa ada kendala sedikitpun,selesai makan,semua pulang kerumah Masing-Masing kecuali Arora dan Edward,mereka berencana menginap di rumah Cio karena Jeje yang memintanya supaya terlihat ramai.

__ADS_1



__ADS_2